Jurnal
Optimasi Personal Branding dan Digital Marketing bagi Komika Lokal di Kota Semarang
Varia Humanika · Vol. 5 No. 1 (2024) · hlm. 10–14
- ISSN
- 2745-5238, 2716-361X
- Terbit
- 2024-05-28
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kapasitas pemasaran para komika lokal yang tergabung dalam komunitas Stand Up Comedy Kota Semarang (S.U.C.K.S.). Kota Semarang, sebagai pusat ekonomi dan budaya di Jawa Tengah, menghadapi tantangan dalam industri hiburan khususnya stand-up comedy, dimana komika lokal cenderung kurang bersaing dibandingkan dengan rekan-rekan mereka dari Jabodetabek. Untuk mengatasi hal ini, kami mengembangkan dan menerapkan sebuah program pelatihan yang berfokus pada aspek personal branding dan digital marketing. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan komika alat yang diperlukan untuk meningkatkan visibilitas dan kemampuan pemasaran mereka, sehingga mereka dapat bersaing lebih efektif baik di panggung lokal maupun dalam skala yang lebih luas. Melalui pendekatan ini, kami berharap dapat tidak hanya meningkatkan kesejahteraan individu komika tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan industri kreatif di Semarang secara umum. Pengabdian ini menggarisbawahi pentingnya pemberdayaan melalui pelatihan terkait dengan teknologi dan inovasi pemasaran dalam era digital, dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi dinamika kompetitif di sektor hiburan.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 85 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Issy Yuliasri | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Dwi Rukmini | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Rudi Hartono | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sri Wuli Fitriati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Katharina Rustipa | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Frimadhona Syafri | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Fahrur Rozi | Institut Teknologi Sepuluh Nopember | 2 |
| Syahrul Syah Sinaga | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ibnu Amar Muchsin | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Henrikus Joko Yulianto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Bambang Purwanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Indah Nurhidayah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahmiwati Rahmiwati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Januarius Mujiiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Annisa Nur Atikah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| SRI WAHYUNI | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Prahda Alifa Fegasanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fahmi Musthafa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Urfatul Makhsunah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fahmi Arif Sangaji | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yesi Novita Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syifa Fellashufa Fadillah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Regita Widya Murti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Faiz Maulida | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Egi Raputri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yan Mujiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Etri Wijayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Luluatul Musyafa'ah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Etik Khusnul Khotimah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Djanuarius Mujiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tomy Widiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahayu Puji Haryanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ayu Dewi Fatimah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Heru Priyatna | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| umniyyatul makmuroh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Zaiim Muhtadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.