Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pemodelan dari Luas Kebakaran Hutan di Indonesia dengan Pendekatan Metode Seleksi Maju dan Metode Eliminasi

PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika · Vol. 4 (2021) · hlm. 577–583

ISSN
2613-9189
Terbit
2021-02-25
Penerbit
Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Bahasa
eng

Abstrak

Kebakaran merupakan sebuah peristiwa yang disebabkan karena kelalaian manusia baik di sengaja maupun tidak disengaja dengan dampak kerugian harta benda. Kebakaran hutan secara tidak sengaja seperti buang puntung rokok sembarangan, pembakaran sampah serta pembakaran untuk membuka lahan. Secara alami kebakaran hutan terjadi akibat gesekan ranting saat kemarau panjang karena rendahnya curah hujan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi luas kebakaran hutan seperti lama terpapar sinar matahari, curah hujan, jumlah hari hujan, kelembaban udara, tekanan udara, dll. Untuk mengetahui model matematika dan faktor yang paling berpengaruh terhadap luas kebakaran hutan, akan dilakukan penelitian menggunakan analisis regresi linear berganda dengan metode seleksi maju dan metode eliminasi. Tujuannya untuk mengestimasi besar koefisien yang dihasilkan oleh analisis yang bersifat linear yang melibatkan dua variabel bebas untuk digunakan sebagai alat prediksi. Dalam penelitian ini luas kebakaran sebagai variabel independent dan faktor-faktor yang mempengaruhi luas kebakaran sebagai variabel dependen. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan diperoleh kesimpulkan bahwa model terbaik adalah model yang diperoleh dari metode seleksi maju yaitu: 𝑌 ̂ = 2502831,2 − 10501,6𝑋3 + 471,4𝑋1 − 12,4𝑋2 + 1029,6𝑋4 − 56,7𝑋5. Sedangkan faktor yang paling berpengaruh terhadap luas kebakaran hutan di Indonesia adalah jumlah hari hujan dengan pengaruh sebesar 16,5%.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 121 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Airlangga
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Rahayu Budhiati VeronicaAfiliasi tidak diketahui6
Kartono KartonoUniversitas Airlangga4
Isnarto IsnartoAfiliasi tidak diketahui3
Emi PujiastutiState University of Semarang3
Mashuri MashuriAfiliasi tidak diketahui3
Isti HidayahAfiliasi tidak diketahui2
St. Budi WaluyaAfiliasi tidak diketahui2
Scolastika MarianiState University of Semarang2
Y L SukestiyarnoAfiliasi tidak diketahui1
Intan WahyuningsihAfiliasi tidak diketahui1
Kholipah TunisaAfiliasi tidak diketahui1
Andi WibowoAfiliasi tidak diketahui1
Arief AgoestantoAfiliasi tidak diketahui1
Najmah Fithria QothrunnadaAfiliasi tidak diketahui1
Zaenuri MasturAfiliasi tidak diketahui1
Fenti NugraheniAfiliasi tidak diketahui1
Ema KhoerunnisaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Abdul AzizAfiliasi tidak diketahui1
Rochmad RochmadAfiliasi tidak diketahui1
Nila Kumoro ManahAfiliasi tidak diketahui1
PRIMA SEKAR WIDYANINGRUMAfiliasi tidak diketahui1
Aizzatun NikmahAfiliasi tidak diketahui1
Endang Retno WinartiAfiliasi tidak diketahui1
Novia Wulan DaryAfiliasi tidak diketahui1
Siti Aminah SilvianiAfiliasi tidak diketahui1
Oktriviani DewiAfiliasi tidak diketahui1
Safana Aulia FazaAfiliasi tidak diketahui1
ZaenuriAfiliasi tidak diketahui1
Arum DinasariAfiliasi tidak diketahui1
Ikvina Dhyah RatnawatiAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Nur ChalimAfiliasi tidak diketahui1
Dwijanto DwijantoAfiliasi tidak diketahui1
Linda Ajeng PratiwiAfiliasi tidak diketahui1
Rini WulandariAfiliasi tidak diketahui1
Tintrim Sri RejekiAfiliasi tidak diketahui1
Siti Jami’atunAfiliasi tidak diketahui1
Nuriana Rachmani DewiAfiliasi tidak diketahui1
Yasin PrasetiaAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pemodelan dari Luas Kebakaran Hutan di Indonesia dengan Pendekatan Metode Seleksi Maju dan Metode Eliminasi</dc:title>
	<dc:creator>Mahfiyah, Amaliyatul</dc:creator>
	<dc:creator>Wijayanti, Kristina</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kebakaran merupakan sebuah peristiwa yang disebabkan karena kelalaian manusia baik di sengaja maupun tidak disengaja dengan dampak kerugian harta benda.&amp;nbsp; Kebakaran hutan secara tidak sengaja seperti buang puntung rokok sembarangan, pembakaran sampah serta pembakaran untuk membuka lahan. Secara alami kebakaran hutan terjadi akibat gesekan ranting saat kemarau panjang karena rendahnya curah hujan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi luas kebakaran hutan seperti lama terpapar sinar matahari, curah hujan, jumlah hari hujan, kelembaban udara, tekanan udara, dll. Untuk mengetahui model matematika dan faktor yang paling berpengaruh terhadap luas kebakaran hutan, akan dilakukan penelitian menggunakan analisis regresi linear berganda dengan metode seleksi maju dan metode eliminasi. Tujuannya untuk mengestimasi besar koefisien yang dihasilkan oleh analisis yang bersifat linear yang melibatkan dua variabel bebas untuk digunakan sebagai alat prediksi. Dalam penelitian ini luas kebakaran sebagai variabel independent dan faktor-faktor yang mempengaruhi luas kebakaran sebagai variabel dependen. &amp;nbsp;
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan diperoleh kesimpulkan bahwa model terbaik adalah model yang diperoleh dari metode seleksi maju yaitu:
𝑌 ̂ = 2502831,2 − 10501,6𝑋3 + 471,4𝑋1 − 12,4𝑋2 + 1029,6𝑋4 − 56,7𝑋5.&amp;nbsp; Sedangkan faktor yang paling berpengaruh terhadap luas kebakaran hutan di Indonesia adalah jumlah hari hujan dengan pengaruh sebesar 16,5%.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Matematika FMIPA UNNES</dc:publisher>
	<dc:date>2021-02-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/prisma/article/view/45031</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika; Vol 4 (2021): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika; 577-583</dc:source>
	<dc:source>2613-9189</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/prisma/article/view/45031/18557</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika</dc:rights>
</oai_dc:dc>