Journal
Simulasi Waveguide SiO2 dan TiO2 untuk Mengurangi Loss daya dengan Python
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences · Vol. 48 No. 1 (2025) · pp. 22–29
- ISSN
- 2774-7832
- Published
- 2025-04-30
- Publisher
- Universitas Negeri Semarang
- Language
- eng
Abstract
Simulasi adalah sebuah pemodelan secara sederhana yang dirancang untuk mengetahui dan memahami suatu permasalahan yang akan diselesaikan. Sebelum melakukan kegiatan riset, seorang peneliti terlebih dahulu membuat hipotesis eksperiment. Dalam membuat hipotesis eksperiment diperlukan pendekatan secara numerik, atau komputasi. Dua pendekatan ini bertujuan untuk memberi gambaran atau simulasi experiment yaitu dapat memodelkan suatu permasalahan. Salah satu experiment yang sedang banyak dikembangkan oleh peneliti yaitu experiment waveguide. Riset waveguide adalah salah satu riset yang banyak dikembang pada sensor yang memerlukan karakteristik material, dan indeks bias yang tepat guna menciptakan sensor yang mempunyai tingkat akurasi yang tinggi, sensitifitas yang sensitif, dan nilai loss yang kecil. Salah satu material yang sering digunakan pada riset waveguide adalah material SiO2 dan TiO2. Oleh karena itu pada riset ini dicari perbandingan loss daya pada material SiO2 dan TiO2, selain itu Parameter yang menyebabkan tinggi loss daya pada Waveguide dan cara mengatasi tinggi loss daya pada waveguide. Riset ini dilakukan dengan tahap yaitu tahap analisis permasalahan dan tahap pemprogaman komputer. Dengan tahapan yang dilakukan maka riset ini menghasilkan. Waveguide loss use material SiO2: 1.11% Waveguide loss use material TiO2: 2.90% New value of alpha: 0.05; Waveguide loss use material SiO2: 1.16% Waveguide loss use material TiO2: 4.35%; Waveguide loss use material SiO2: 2.22% Waveguide loss use material TiO2: 5.80% New value of alpha: 0.15; New value of alpha: 0.10; Waveguide loss use material SiO2: 2.78% Waveguide loss use material TiO2: 7.25% New value of alpha: 0.20; Waveguide loss use material SiO2: 3.33% Waveguide loss use material TiO2: 8.70% New value of alpha: 0.25; Waveguide loss use material SiO2: 3.89% Waveguide loss use material TiO2: 10.15% New value of alpha: 0.30. Pada data yang didapat kami melakukan variasi pada sudut alpha yaitu sebanyak six variasi dengan setiap variasi berselisih five dimulai dari 0.10 hingga 0.30. Hasil tersebut menunjukan bahwa Perbandingan loss material SiO2 dan TiO2 bernilai sama dan parameter yang mempengaruhinya yaitu sudut alpha datang nya gelombang cahaya, hal ini kita dapat atasi untuk mengurangi daya loss dengan cara mengecilkan sudut alpha dibandingkan sudut kritis nya sehingga gelombang cahaya yang terpantul-pantul pada waveguide tidak keluar pada jalur nya dan mengakibatkan Loss daya.
Keywords
Collaboration network of the authors
40 authors · 127 co-authorship links · 5 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- State University of Semarang
- National Research and Innovation Agency
- Institut Agama Islam Negeri Kendari
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Putut Marwoto | State University of Semarang | 2 |
| Bambang Subali | Affiliation unknown | 2 |
| Husna Arifah | Affiliation unknown | 2 |
| Budi Astuti | Affiliation unknown | 2 |
| Agus Yulianto | Affiliation unknown | 2 |
| Fianti | Affiliation unknown | 2 |
| Hadi Susanto | National Research and Innovation Agency | 2 |
| Ellianawati Ellianawati | State University of Semarang | 2 |
| Eka Nurhidayah | Affiliation unknown | 1 |
| Sugiyanto Sugiyanto | Affiliation unknown | 1 |
| Langlang Handayani | Affiliation unknown | 1 |
| Delvananta Givarin | Affiliation unknown | 1 |
| Ani Rusilowati | State University of Semarang | 1 |
| Candra Dewi | Affiliation unknown | 1 |
| Dendy Randa | Affiliation unknown | 1 |
| Tamara Rizky Senda | Affiliation unknown | 1 |
| Edy Cahyono | State University of Semarang | 1 |
| Asmaul Husna | Institut Agama Islam Negeri Kendari | 1 |
| Ian Yulianti | Affiliation unknown | 1 |
| Nafisah Irfani Setiasiwi | Affiliation unknown | 1 |
| Salisa Yumna Salim | Affiliation unknown | 1 |
| Puji Nikmaturroby | Affiliation unknown | 1 |
| Lulu Fajrotir Rohmah | Affiliation unknown | 1 |
| Nathan Hindarto | State University of Semarang | 1 |
| Syifa Ulya | Affiliation unknown | 1 |
| Dwi Yulianti | State University of Semarang | 1 |
| Novita Triwidianingsih | Affiliation unknown | 1 |
| Sekar Rachmawati | Affiliation unknown | 1 |
| Intan Fauziyyah Pakungwati | Affiliation unknown | 1 |
| Luqman Hakim | Affiliation unknown | 1 |
| Durrotun Nafisah | Affiliation unknown | 1 |
| Azizah Mutiarani | Affiliation unknown | 1 |
| Siti Wahyuni | Affiliation unknown | 1 |
| Marosyana Ayu Febriani | Affiliation unknown | 1 |
| Pratiwi Dwijananti | Affiliation unknown | 1 |
| Yuni utami | Affiliation unknown | 1 |
| Rulyaimah Rulyaimah | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.