Journal
PENDALAMAN LITERASI NUMERASI SEBAGAI UPAYA MENINGKATAN KOMPETENSI GURU SD DI SEKOLAH-SEKOLAH YPII SEMARANG DALAM RANGKA MENYIAPKAN ASESMEN NASIONAL
BERDAYA Indonesian Journal of Community Empowerment · Vol. 1 No. 2 (2022) · pp. 27–32
- ISSN
- 2808-2133
- Published
- 2022-08-02
- Publisher
- Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
- Language
- eng
Abstract
Pemerintah, melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengubah kebijakan tentang Ujian Nasional (UN). Mnurut rencana, pada tahun pelajaran 2020/2021 ujian nasional dihapuskan dan diganti dengan Asesmen Nasional. Namun karena terjadi pandemic Covid 19, penghapusan UN dilaksanakan lebih awal yaitu pada tahun pelajaran 2019/2020 yang lalu. Sedangkan Asesmen Nasional akan dilaksanakan pada bulan September 2021. Hal ini dilakukan berdasarkan evaluasi Ujian Nasional yang hanya menilai aspek kognitif saja dan belum menyentuh karakter siswa secara menyeluruh. Asesmen Nasional meliputi Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) dan Survey Karakter. AKM terdiri dari: (1) Literasi Membaca; (2) Literasi Numerasi dan (3) survey karakter. Asesmen Nasional dirancang untuk memotret mutu input, proses dan hasil belajar yang mencerminkan kinerja satuan pendidikan dan sekaligus menghasilkan informasi yang obyektif dan komprehensif untuk perbaikan kualitas belajar mengajar yang kemudian diharapkan berdampak pada karakter dan kompetensi siswa. Dalam mengatasi kelemahan siswa tentang literasi numerasi dibutuhkan kemampuan bernalar dan berpikir kritis. Higher-Order Thinking Skills (HOTS) merupakan suatu proses berpikir siswa dalam level kognitif yang lebih tinggi yang dikembangkan dari berbagai konsep dan metode kognitif dan taksonomi pembelajaran seperti metode problem solving, taksonomi bloom, dan taksonomi pembelajaran, pengajaran, dan penilaian (Saputra, 2016:91). HOTS meliputi di dalamnya kemampuan pemecahan masalah, kemampuan berpikir kreatif, berpikir kritis, kemampuan berargumen, dan kemampuan mengambil keputusan. Peningkatan mutu pendidikan dapat dicapai melalui berbagai cara, antara lain dengan meningkatkan kualitas guru melalui pelatihan dan pendidikan. Berdasarkan diskusi dengan pihak YPII, diperoleh informasi bahwa sebagian besar guru masih mengalami kesulitan dalam membelajarkan konsep matematika kepada siswa, menyusun soal-soal yang mengembangkan HOTS sehingga mengalami kesulitan dalam mempersiapkan siswa menghadapi AKM yang salah satu materinya adalah literasi numerasi yang membutuhkan daya nalar dan berpikir kritis.
Collaboration network of the authors
40 authors · 77 co-authorship links · 10 across different organisations · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Airlangga
- State University of Semarang
- Universiti Teknologi MARA
- Universitas Halu Oleo
- Universitas Widya Mataram Yogyakarta
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Endang Susilaningsih | State University of Semarang | 4 |
| Saiful Ridlo | State University of Semarang | 2 |
| Supriyadi Supriyadi | Affiliation unknown | 2 |
| Ani Rusilowati | State University of Semarang | 2 |
| Indra Kharisma Raharjana | Universitas Airlangga | 1 |
| Halim Wildan Awalurahman | Universitas Airlangga | 1 |
| Shukor Sanim Mohd Fauzi | Universiti Teknologi MARA | 1 |
| Ine Fausayana | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Ayub M. Padangaran | Affiliation unknown | 1 |
| Indah Werdiningsih | Universitas Airlangga | 1 |
| Alexander Ryan Hendarto | Affiliation unknown | 1 |
| Isnarto Isnarto | Affiliation unknown | 1 |
| Satriya Herlambang | Affiliation unknown | 1 |
| Noviani Try Ardhiati | Affiliation unknown | 1 |
| Rochamd Rochmad | Affiliation unknown | 1 |
| Rina Fardiana | Affiliation unknown | 1 |
| Ali Alfatah | Affiliation unknown | 1 |
| S.B. Waluya | Affiliation unknown | 1 |
| Rumini Rumini | Affiliation unknown | 1 |
| Lalu Demung Patria | Affiliation unknown | 1 |
| Masrukan Masrukan | State University of Semarang | 1 |
| Arif Hidayad | Affiliation unknown | 1 |
| Muhammad Khumaedi | Affiliation unknown | 1 |
| Khofina Ulfa | Affiliation unknown | 1 |
| Maria Gerrin Windrianti | Affiliation unknown | 1 |
| Endang Susiloningsih | Affiliation unknown | 1 |
| Vera Wahyuni | Affiliation unknown | 1 |
| Zainul Arifin | Affiliation unknown | 1 |
| Muh Ikhsanul Yakin | Affiliation unknown | 1 |
| Wahyu Lestari | Affiliation unknown | 1 |
| M. Ikhwanul Hakim | Affiliation unknown | 1 |
| Krisna nur widiansah | Affiliation unknown | 1 |
| Nur Romdlon Maslahul Adi | Affiliation unknown | 1 |
| Hartanto Hartanto | Universitas Widya Mataram Yogyakarta | 1 |
| Sulhadi Sulhadi | Affiliation unknown | 1 |
| Resvia subay | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.