Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

SINTESIS DAN KARAKTERISASI NANOKATALIS CuO/TiO2 YANG DIAPLIKASIKAN PADA PROSES DEGRADASI LIMBAH FENOL

Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 2 No. 2 (2013)

DOI
10.15294/ijcs.v2i2.1597
ISSN
2502-6844, 2252-6951
Published
2013-08-02
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Telah dilakukan sintesis nanokatalis CuO/TiO2 dengan metode sol-gel dimodifikasi Polietilen Glikol (PEG). CuO/TiO­2 disintesis, dikarakterisasi dan diaplikasikan pada degradasi fenol. CuO/TiO2 disintesis dengan variasi temperatur kalsinasi, yaitu 400°C, 500°C dan 600°C, kemudian diberi nama K-400, K-500 dan K-600. Data XRD K-400 menunjukkan fasa anatase sedangkan K-500 dan K-600 terdapat puncak rutil. Perhitungan ukuran partikel masing-masing CuO/TiO2, yaitu 6,89 nm, 17,716 nm dan 41,877 nm. Semakin tinggi temperatur kalsinasi menyebabkan kenaikan ukuran partikel dan terbentuknya fasa rutil. Karakterisasi menggunakan metode BET menunjukkan masing-masing luas permukaan CuO/TiO2 yaitu, 89,2 m2/g, 76,87 m2/g dan 29,94 m2/g. Semakin tinggi temperatur kalsinasi mengurangi luas permukaan CuO/TiO2. Dari hasil karakterisasi menggunakan XRD dan BET dipilih K-400 untuk diaplikasikan sebagai katalis. K-400 dikarakterisasi dengan SEM-EDX menunjukkan morfologi kristal yang terbentuk tidak homogen dan terdapat residu karbon. Uji aktifitas katalis menunjukkan waktu optimum degradasi t=50 menit dengan persentase degradasi 60,625%. Proses degradasi menggunakan oksigen sebagai oksidator pada reaktor slurry. Hasil analisis GC-MS menunjukkan terbentuknya 2-propanon yang diduga merupakan hasil oksidasi fenol.

Collaboration network of the authors

40 authors · 110 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Semarang
  • Gunadarma University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad Syukri SadimantaraUniversitas Halu Oleo11
SRI REJEKIUniversitas Halu Oleo10
RH Fitri FaradillaAffiliation unknown10
Ansharullah AnsharullahUniversitas Halu Oleo8
Andi KhaeruniUniversitas Halu Oleo7
Hermanto HermantoUniversitas Halu Oleo6
Asnani AsnaniAffiliation unknown5
LA KARIMUNAUniversitas Halu Oleo4
Sigit PriatmokoState University of Semarang4
Tamrin TamrinUniversitas Halu Oleo3
Rudi HartonoAffiliation unknown3
Harjito HarjitoAffiliation unknown3
Agung Tri PrasetyaState University of Semarang3
Nur AsyikUniversitas Halu Oleo2
Sarinah SarinahAffiliation unknown2
Zulfa SakhiyyaAffiliation unknown2
Januarius MujiyantoAffiliation unknown2
Rahayu Puji HaryantiAffiliation unknown2
Yuni Dwi SusantiAffiliation unknown2
Abdurrachman FaridiAffiliation unknown2
Sri KadarwatiState University of Semarang2
F. ‪Widhi MahatmantiAffiliation unknown2
Jumaeri JumaeriAffiliation unknown2
Sri Endah WahyuningsihAffiliation unknown2
Muh Fakhrihun Na'amAffiliation unknown2
Nurul HidayatiAffiliation unknown1
Rudi TriyonoAffiliation unknown1
Rindi Anti Nur FadhilahAffiliation unknown1
LIANTO -Affiliation unknown1
Fitrianingsih FitrianingsihGunadarma University1
Fitriani FitrianiAffiliation unknown1
Nabila UkhtyAffiliation unknown1
Akbardiansyah AkbardiansyahAffiliation unknown1
Nurdin SalamaAffiliation unknown1
Safrika SafrikaAffiliation unknown1
Bagio BagioAffiliation unknown1
Rezqi MaliaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/oai, first harvested 5 Nov 2026, last seen 5 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SINTESIS DAN KARAKTERISASI NANOKATALIS CuO/TiO2 YANG DIAPLIKASIKAN PADA PROSES DEGRADASI LIMBAH FENOL</dc:title>
	<dc:creator>Lestari, Mastuti Widi</dc:creator>
	<dc:creator>Saputro, Subiyanto Hadi</dc:creator>
	<dc:creator>Wahyuni, Sri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Telah dilakukan sintesis nanokatalis CuO/TiO2 dengan metode sol-gel dimodifikasi Polietilen Glikol (PEG). CuO/TiO­2 disintesis, dikarakterisasi dan diaplikasikan pada degradasi fenol. CuO/TiO2 disintesis dengan variasi temperatur kalsinasi, yaitu 400°C, 500°C dan 600°C, kemudian diberi nama K-400, K-500 dan K-600. Data XRD K-400 menunjukkan fasa anatase sedangkan K-500 dan K-600 terdapat puncak rutil. Perhitungan ukuran partikel masing-masing CuO/TiO2, yaitu 6,89 nm, 17,716 nm dan 41,877 nm. Semakin tinggi temperatur kalsinasi menyebabkan kenaikan ukuran partikel dan terbentuknya fasa rutil. Karakterisasi menggunakan metode BET menunjukkan masing-masing luas permukaan CuO/TiO2 yaitu, 89,2 m2/g, 76,87 m2/g dan 29,94 m2/g. Semakin tinggi temperatur kalsinasi mengurangi luas permukaan CuO/TiO2. Dari hasil karakterisasi menggunakan XRD dan BET dipilih K-400 untuk diaplikasikan sebagai katalis. K-400 dikarakterisasi dengan SEM-EDX menunjukkan morfologi kristal yang terbentuk tidak homogen dan terdapat residu karbon. Uji aktifitas katalis menunjukkan waktu optimum degradasi t=50 menit dengan persentase degradasi 60,625%. Proses degradasi menggunakan oksigen sebagai oksidator pada reaktor slurry. Hasil analisis GC-MS menunjukkan terbentuknya 2-propanon yang diduga merupakan hasil oksidasi fenol.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2013-08-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/1597</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijcs.v2i2.1597</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Chemical Science; Vol 2 No 2 (2013)</dc:source>
	<dc:source>2502-6844</dc:source>
	<dc:source>2252-6951</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijcs.v2i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/1597/1649</dc:relation>
</oai_dc:dc>