Jurnal
Analisis Biaya Pengupasan Overburden dan Ore getting Pada Blok Tengah PT. Arga Morini Indah Kabupaten Buton Tengah
Jurnal Riset dan Teknologi Pertambangan (JRISTAM) · Vol. 1 No. 1 (2021)
- Published
- 2021-03-17
- Publisher
- Jurnal Riset dan Teknologi Pertambangan (JRISTAM)
- Language
- en
Abstract
Proses dari kegiatan penambangan yang dilakukan oleh PT. Arga Morini Indah ini terdiri dari pembersihan lahan (land clearing), pengupasan OB (overburden), ore getting, pemuatan dan pengangkutan ore. Biaya pengupasan overburden dan ore getting termasuk dalam biaya langsung. Biaya langsung adalah biaya yang dengan jelas dapat ditelusuri keberadaannya untuk dibebankan pada produk, proses atau jasa. Oleh karena itu dalam proses pengupasan overburden dan ore getting diperlukan perencanaan dan konsep-konsep yang tepat guna meminimalisir pengeluaran biaya langsung. Untuk mengetahui total biaya yang akan dikeluarkan berdasarkan jumlah alat gali-muat dan alat angkut yang dibutuhkan maka peneliti mengangkat judul tentang analisis biaya pengupasan overburden dan ore getting. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu menentukan jumlah alat gali muat dan alat angkut yang dibutuhkan pada kegiatan pengupasan overburden dan ore getting, serta menentukan total biaya yang dibutuhkan dalam kegiatan pengupasan overburden dan ore getting. Berdasarkan dari hasil simulasi teori antrian jumlah alat gali–muat dan angkut yang dibutuhkan dalam kegiatan pengupasan overburden yaitu untuk alat gali–muat menggunakan 1 unit excavator Sany SY215c, dan untuk alat angkut dalam kegiatan hauling overburden menggunakan 2 unit dumptruck HINO 500 FM260TI. Adapun untuk kegiatan ore getting dan loading ore menggunkan 3 unit excavator Sany SY215c, sedangkan pada kegiatan hauling ore untuk bulan ke-1 sampai bulan ke-7 menggunakan 8 unit dumptruck dan untuk bulan ke-8 menggunakan 2 unit dump truck HINO 500 FM260TI. Adapun total biaya sewa dan biaya operasional alat gali – muat dan angkut yang dibutuhkan dalam kegiatan pengupasan overburden sekitar Rp. 5.978.000.000,00 dan untuk kegiatan ore getting membutuhkan biaya sekitar Rp. 11.108.000.000,00
Collaboration network of the authors
26 authors · 69 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Erwin Anshari | Affiliation unknown | 5 |
| Muhammad Achida | Affiliation unknown | 2 |
| Deniyatno Deniyatno | Affiliation unknown | 2 |
| Aldina Aldina | Affiliation unknown | 1 |
| Laode Muhammad Buyung | Affiliation unknown | 1 |
| Ali Arsad | Affiliation unknown | 1 |
| Hasnawati Hasnawati | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Marwan Zam Mili | Affiliation unknown | 1 |
| Wahab Wahab | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Alfian Hendra Saputra | Affiliation unknown | 1 |
| La Ode Restele | Affiliation unknown | 1 |
| Hasria Hasria | Affiliation unknown | 1 |
| Muliddin Muliddin | Affiliation unknown | 1 |
| Ali Okto | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Suparwi Suparwi | Affiliation unknown | 1 |
| Ade Saputra | Affiliation unknown | 1 |
| Ritna Wahyuni | Affiliation unknown | 1 |
| Dhanu Bagas Pratomo | Affiliation unknown | 1 |
| Rizal Adi Saputra | Universitas Halu Oleo | 1 |
| L.M Bahtiar Aksara | Affiliation unknown | 1 |
| Nur Asyik | Universitas Halu Oleo | 1 |
| SRI REJEKI | Universitas Halu Oleo | 1 |
| SRI WAHYUNI | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.