Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Desentralisasi Kewenangan Pelayanan Publik pada Kecamatan di Kabupaten Pangkep

JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) · Vol. ume (2017) · hlm. 73–92

DOI
10.31947/jakpp.v2i1.1523
ISSN
2527-6476, 2460-6162
Terbit
2017-03-17
Penerbit
Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS
Bahasa
en

Abstrak

Permasalahan yang krusial dalam desentralisasi pemerintah adalah tarik menarik kepentingan antara dinas-dinas dengan kecamatan. Dalam konteks pelayanan publik, bahwa desentralisasi kewenangan dari dinasdan lembaga teknis lainnya ke kecamatan sudah saatnya dilakukan demi peningkatan pelayanan kepadamasyarakat. Kenyataannya implementasi dari Peraturan Pemerintah bahwa kecamatan merupakan SatuanKerja Perangkat Daerah (SKPD) yang melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan daerah, belum berjalandengan maksimal. Penelitian ini bertujuan: 1) menganalisis kewenangan distributif pemerintah kecamatan;2) menganalisis desain struktur organisasi pemerintahan kecamatan sesuai dengan kewenanganyang diberikan dalam menunjang pelaksanaan pelayanan publik; 3) menganalisis kompetensi SDM yangdibutuhkan dalam pelaksanaan tugas pelayanan publik di tingkat kecamatan. Penelitian ini merupakanpenelitian kualitatif dengan menggunakan teknik “triangulasi” dalam pengumpulan data. Unit analisis iniadalah organisasi pemerintah kecamatan di Kabupaten Pangkep. Penelitian ini mengindikasikan bahwadesain struktur organisasi pemerintah kecamatan di Pangkep belum memiliki keterkaitan dengan visi, tugaspokok dan fungsi yang dimiliki pemerintah daerah, desain strukturnya masih berpedoman sepenuhnya padaPP No. 41 Tahun 2007. AbstractThe crucial problems in the government’s decentralization are conflict of interest between departments/offices and district. In the context of public service, decentralization authority from the department/officeand other technical institutions to the district it’s time to do in order to improve services to the community.In fact, the implementation of Government Regulation (PP) that stated if districts are regional work units(SKPD) which carry out the regional administration, has not gone up. This study aimed to: 1) analyze thedistributive authority of the district governments; 2) analyze the design of the organizational structure ofthe government district in accordance with the authority granted to support the delivery of public services;3) analyze the competence of human resources needed in the implementation of public service duties at thedistrict level. This study is a qualitative study using the technique of “triangulation” in the data collection.The unit of analysis is a government organization of districts in Pangkep. The analysis showed that from44 authorities at the district level there were 23 of authorities are still considered to be implemented by therelevant SKPD. Design of the organizational structure of the district governments of Pangkep Regency hasnot own relationship with the vision, the duties and functions of existing local government and its structurestill guided by PP No.41 tahun

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 118 tautan kepenulisan bersama · 11 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Islam Malang
  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Malang
  • University of Technology Malaysia
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Bandung Islamic University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Hamsinah DjaingAfiliasi tidak diketahui3
Ariska Wanti AmaliaAfiliasi tidak diketahui2
Atta Irene AlloranteAfiliasi tidak diketahui2
Ayu WulandariInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Adnan NasutionAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad NursadikAfiliasi tidak diketahui2
M. Faruq UbaidillahState University of Malang1
Erfan Nurkholis EfendiUniversitas Islam Malang1
Ronald RonaldUniversitas Islam Malang1
Huan Yik LeeUniversity of Technology Malaysia1
Eka Lestari AriyantiAfiliasi tidak diketahui1
Rahmat JahuddinAfiliasi tidak diketahui1
Kobajashi Togo IsamuAfiliasi tidak diketahui1
Suwarjoyowirayatno SuwarjoyowirayatnoAfiliasi tidak diketahui1
SRI WAHYUNIAfiliasi tidak diketahui1
Hermanto HermantoAfiliasi tidak diketahui1
Astriana NapirahUniversitas Halu Oleo1
Achmad Selamet AkuUniversitas Halu Oleo1
S. A. Dwi Rara Atma AuliaAfiliasi tidak diketahui1
Awaluddin SyamsuAfiliasi tidak diketahui1
Astri Arsi IsmailAfiliasi tidak diketahui1
Dewi Pratiwi Oktavia BahtiarAfiliasi tidak diketahui1
Zul Jalal HadiAfiliasi tidak diketahui1
AchbanAfiliasi tidak diketahui1
Dian Endang LestariAfiliasi tidak diketahui1
Didik PratamaAfiliasi tidak diketahui1
Huda RiskikaAfiliasi tidak diketahui1
Iwon SusilowatiAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Thoyyib FuadyAfiliasi tidak diketahui1
Nabilah Nisa’uzzakiyyahAfiliasi tidak diketahui1
Nurul Wisa AdianaAfiliasi tidak diketahui1
Edy HeriantoAfiliasi tidak diketahui1
Irma Yulita SilvianyBandung Islamic University1
Fahmi Fatwa Rosyadi Satria HamdaniAfiliasi tidak diketahui1
Intan Manggala WijayantiAfiliasi tidak diketahui1
Abdul MollahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jakpp/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Desentralisasi Kewenangan Pelayanan Publik pada Kecamatan di Kabupaten Pangkep</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Haning, Mohamad Thahir</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Tamba, La</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Yunus, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nara, Nurdin</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Desentralisasi Kewenangan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kompetensi SDM</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Desain Struktur</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pelayanan Publik</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Permasalahan yang krusial dalam desentralisasi pemerintah adalah tarik menarik kepentingan antara dinas-dinas dengan kecamatan. Dalam konteks pelayanan publik, bahwa desentralisasi kewenangan dari dinasdan lembaga teknis lainnya ke kecamatan sudah saatnya dilakukan demi peningkatan pelayanan kepadamasyarakat. Kenyataannya implementasi dari Peraturan Pemerintah bahwa kecamatan merupakan SatuanKerja Perangkat Daerah (SKPD) yang melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan daerah, belum berjalandengan maksimal. Penelitian ini bertujuan: 1) menganalisis kewenangan distributif pemerintah kecamatan;2) menganalisis desain struktur organisasi pemerintahan kecamatan sesuai dengan kewenanganyang diberikan dalam menunjang pelaksanaan pelayanan publik; 3) menganalisis kompetensi SDM yangdibutuhkan dalam pelaksanaan tugas pelayanan publik di tingkat kecamatan. Penelitian ini merupakanpenelitian kualitatif dengan menggunakan teknik “triangulasi” dalam pengumpulan data. Unit analisis iniadalah organisasi pemerintah kecamatan di Kabupaten Pangkep. Penelitian ini mengindikasikan bahwadesain struktur organisasi pemerintah kecamatan di Pangkep belum memiliki keterkaitan dengan visi, tugaspokok dan fungsi yang dimiliki pemerintah daerah, desain strukturnya masih berpedoman sepenuhnya padaPP No. 41 Tahun 2007.                                                AbstractThe crucial problems in the government’s decentralization are conflict of interest between departments/offices and district. In the context of public service, decentralization authority from the department/officeand other technical institutions to the district it’s time to do in order to improve services to the community.In fact, the implementation of Government Regulation (PP) that stated if districts are regional work units(SKPD) which carry out the regional administration, has not gone up. This study aimed to: 1) analyze thedistributive authority of the district governments; 2) analyze the design of the organizational structure ofthe government district in accordance with the authority granted to support the delivery of public services;3) analyze the competence of human resources needed in the implementation of public service duties at thedistrict level. This study is a qualitative study using the technique of “triangulation” in the data collection.The unit of analysis is a government organization of districts in Pangkep. The analysis showed that from44 authorities at the district level there were 23 of authorities are still considered to be implemented by therelevant SKPD. Design of the organizational structure of the district governments of Pangkep Regency hasnot own relationship with the vision, the duties and functions of existing local government and its structurestill guided by PP No.41 tahun </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS</dc:publisher>
	<dc:date>2017-03-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jakpp/article/view/1523</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31947/jakpp.v2i1.1523</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan &amp; Pelayanan Publik); Volume 2 Number 1, June 2016; 73-92</dc:source>
	<dc:source>2527-6476</dc:source>
	<dc:source>2460-6162</dc:source>
	<dc:source>10.31947/jakpp.v2i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jakpp/article/view/1523/849</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 JAKPP : Jurnal Analisis Kebijakan &amp; Pelayanan Publik</dc:rights>
</oai_dc:dc>