Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Inovasi Pembelajaran Sains Berbasis STEM Bagi Guru SD, SMP dan SMA Sekolah Indonesia Kuala Lumpur

Journal of Community Empowerment · Vol. 3 No. 2 (2023) · hlm. 116–121

DOI
10.15294/jce.v3i2.76732
ISSN
2798-5997, 2807-1115
Terbit
2023-12-15
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Abstrak. Salah satu bentuk reformasi pendidikan yang dapat membantu guru dalam mengatasi permasalahan di abad 21 adalah menggunakan pendekatan science, technology, engineering, dan mathematics (STEM). STEM menjadi suatu pendekatan dalam pembelajaran sains dengan menuntun pola pikir siswa seperti ilmuwan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah agar guru di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur SIKL memiliki keterampilan untuk berinovasi dalam pembelajaran sains berbasis STEM dan pengetahuan memnafaatkan sumber belajar untuk pembelajaran Sains berbasis STEM. Pengabdian ini menerapkan metode pelatihan dan pendampingan dengan model Action Learning, pada kelompok mitra sehingga terampil merancang dan mengimplementasikan pembelajaran sains berbasis STEM. Rancangan kegitan pengabdian terdiri atas tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terjalinnya kerjasama antara FMIPA UNNES dengan SIKL, terlaksananya kegiatan pengabdian kepada Masyarakat bagi guru Sains di SIKL, peserta pelatihan telah memiliki keterampilan merancang pembelajaran inovatif berbasis STEM, dan meningkatnya pengetahuan tentang pemanfaatan sumber belajar berbasis STEM di antaranya adalah penerapan projek drop egg challenge dan straw bridge. Kegiatan pelatihan inovasi pembelajaran dengan model action learning berbasis fasilitasi dapat membekali guru untuk berinovasi dalam pembelajaran sains berpendekatan STEM. Abstract. One form of educational reform that can help teachers overcome problems in the 21st century is using a science, technology, engineering and mathematics (STEM) approach. STEM is an approach to learning science by guiding students' thinking patterns like scientists. The aim of this service activity is so that teachers at Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) have the knowledge and skills to innovate in STEM-based science learning. This service applies training and mentoring methods with Action Learning model to partner groups so they are skilled at designing and implementing STEM-based science learning. The design of service activities consists of preparation, implementation and evaluation stages. The results of the service show that the training participants have knowledge about STEM-based science learning innovations, including the implementation of the drop egg challenge and straw bridge projects.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 242 tautan kepenulisan bersama · 13 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • Universitas Airlangga
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Putut MarwotoState University of Semarang14
Bambang SubaliAfiliasi tidak diketahui11
Wiyanto WiyantoState University of Semarang10
Ellianawati EllianawatiState University of Semarang9
Parmin ParminState University of Semarang8
Novi Ratna DewiState University of Semarang8
Melissa Salma DarmawanState University of Semarang7
Sigit SaptonoState University of Semarang7
Hartono HartonoAfiliasi tidak diketahui7
Budi AstutiAfiliasi tidak diketahui7
Sarwi SarwiAfiliasi tidak diketahui6
Wiwi IsnaeniState University of Semarang6
Sulhadi SulhadiAfiliasi tidak diketahui6
Saiful RidloState University of Semarang6
Muhamad TaufiqState University of Semarang5
Supriyadi SupriyadiAfiliasi tidak diketahui5
Woro SumarniState University of Semarang5
Kartono KartonoUniversitas Airlangga5
Sunyoto Eko NugrohoState University of Semarang5
Fidia FibrianaState University of Semarang4
Dyah Rini IndriyantiState University of Semarang4
Indah Urwatin WusqoState University of Semarang4
Dwi YuliantiState University of Semarang4
Suharto LinuwihAfiliasi tidak diketahui4
Tiara Dwi WulandariAfiliasi tidak diketahui4
Aditya MariantiAfiliasi tidak diketahui4
Sugiyanto SugiyantoAfiliasi tidak diketahui4
Arka YanitamaState University of Semarang3
Stephani Diah PamelasariState University of Semarang3
Septiko AjiAfiliasi tidak diketahui3
. SupriyadiAfiliasi tidak diketahui3
Siti AlimahState University of Semarang3
Sudarmin SudarminAfiliasi tidak diketahui3
Wahyu HardyantoAfiliasi tidak diketahui3

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/JCE/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Inovasi Pembelajaran Sains Berbasis STEM Bagi Guru SD, SMP dan SMA Sekolah Indonesia Kuala Lumpur</dc:title>
	<dc:creator>Sugianto, Sugianto</dc:creator>
	<dc:creator>Rusilowati, Ani</dc:creator>
	<dc:creator>Widiyatmoko, Arif</dc:creator>
	<dc:creator>Puspitasari, Della</dc:creator>
	<dc:creator>Arifa, Nur Miftachul</dc:creator>
	<dc:creator>Roziqin, Roziqin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak. Salah satu bentuk reformasi pendidikan yang dapat membantu guru dalam mengatasi permasalahan di abad 21 adalah menggunakan pendekatan science, technology, engineering, dan mathematics (STEM). STEM menjadi suatu pendekatan dalam pembelajaran sains dengan menuntun pola pikir siswa seperti ilmuwan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah agar guru di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur SIKL memiliki keterampilan untuk berinovasi dalam pembelajaran sains berbasis STEM dan pengetahuan memnafaatkan sumber belajar untuk pembelajaran Sains berbasis STEM. Pengabdian ini menerapkan metode pelatihan dan pendampingan dengan model Action Learning, pada kelompok mitra sehingga terampil merancang dan mengimplementasikan pembelajaran sains berbasis STEM. Rancangan kegitan pengabdian terdiri atas tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terjalinnya kerjasama antara FMIPA UNNES dengan SIKL, terlaksananya kegiatan pengabdian kepada Masyarakat bagi guru Sains di SIKL, peserta pelatihan telah memiliki keterampilan merancang pembelajaran inovatif berbasis STEM, dan meningkatnya pengetahuan tentang pemanfaatan sumber belajar berbasis STEM di antaranya adalah penerapan projek drop egg challenge dan straw bridge. Kegiatan pelatihan inovasi pembelajaran dengan model action learning berbasis fasilitasi dapat membekali guru untuk berinovasi dalam pembelajaran sains berpendekatan STEM.
Abstract. One form of educational reform that can help teachers overcome problems in the 21st century is using a science, technology, engineering and mathematics (STEM) approach. STEM is an approach to learning science by guiding students' thinking patterns like scientists. The aim of this service activity is so that teachers at Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) have the knowledge and skills to innovate in STEM-based science learning. This service applies training and mentoring methods with Action Learning model to partner groups so they are skilled at designing and implementing STEM-based science learning. The design of service activities consists of preparation, implementation and evaluation stages. The results of the service show that the training participants have knowledge about STEM-based science learning innovations, including the implementation of the drop egg challenge and straw bridge projects.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2023-12-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/JCE/article/view/76732</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jce.v3i2.76732</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Community Empowerment; Vol 3 No 2 (2023): Journal of Community Empowerment; 116-121</dc:source>
	<dc:source>2798-5997</dc:source>
	<dc:source>2807-1115</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jce.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/JCE/article/view/76732/25838</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Journal of Community Empowerment</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/JCE</dc:rights>
</oai_dc:dc>