Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

UJI AKTIVITAS KATALIS Zn2+-ZEOLIT BETA PADA REAKSI SIKLISASI-ASETILASI R-(+)-SITRONELAL MENJADI ISOPULEGIL ASETAT

Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 2 No. 3 (2013)

DOI
10.15294/ijcs.v2i3.1995
ISSN
2502-6844, 2252-6951
Terbit
2013-11-01
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

R-(+)-sitronelal merupakan senyawa monoterpen yang terdapat dalam minyak sereh yang dapat direaksikan menjadi isopulegil asetat. Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh temperatur dan waktu reaksi terhadap persen relatif produk hasil reaksi siklisasi-asetilasi R-(+)-sitronelal terkatalisis Zn2+-zeolit beta menjadi isopulegil asetat untuk mengetahui aktivitas dan selektivitas katalis terhadap reaksi siklisasi-asetilasi tersebut. R-(+)-sitronelal diisolasi menggunakan destilasi fraksinasi pengurangan tekanan dan dianalisis menggunakan GC dan FTIR. Katalis Zn2+-zeolit beta diperoleh dari hasil pertukaran ion H-zeolit beta dengan larutan ZnCl2 0,1 N. Karakterisasi katalis dilakukan dengan instrumen XRD dan BET. R-(+)-sitronelal direaksikan dengan anhidrida asam asetat dengan katalis Zn2+-zeolit beta pada variasi suhu 29oC, dan 80oC. Selama reaksi berlangsung, hasil reaksi diambil 1 mL sampel pada waktu reaksi 6, 12, 18 dan 24 jam. Produk yang dihasilkan dianalisis dengan GC, FTIR dan GCMS. Uji aktivitas katalis Zn2+-zeolit beta pada reaksi siklisasi-asetilasi R-(+)-sitronelal dengan menghasilkan produk dominan IPA dan NIPA. Produk reaksi bertambah dengan bertambahnya temperatur dan waktu reaksi. Aktivitas terbaik dihasilkan pada suhu 80oC dan waktu reaksi 24 jam sebesar 91,99%. Katalis Zn2+-zeolit beta memiliki selektivitas yang cukup tinggi terhadap produk IPA dengan perbandingan persentase produk IPA dan NIPA sebesar 2,16: 1.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 176 tautan kepenulisan bersama · 11 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Sains Al-Qur'an
  • Universiti Sains Islam Malaysia
  • Kanazawa University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Sri MursitiAfiliasi tidak diketahui9
Nanik WijayatiState University of Semarang8
Ersanghono KusumoAfiliasi tidak diketahui7
Endang SusilaningsihState University of Semarang7
Kusoro SiadiAfiliasi tidak diketahui7
Harjono HarjonoAfiliasi tidak diketahui6
Eko Budi SusatyoAfiliasi tidak diketahui4
Woro SumarniState University of Semarang4
Sudarmin SudarminAfiliasi tidak diketahui3
Bowo NurcahyoAfiliasi tidak diketahui3
Dante AlighiriState University of Semarang2
Saffanah Binti Mohd Ab AzidAfiliasi tidak diketahui2
Dyah Rini IndriyantiState University of Semarang2
Tjahyo SubrotoAfiliasi tidak diketahui2
Eleny Sania PutriAfiliasi tidak diketahui2
Murbangun NuswowatiState University of Semarang2
Sri HaryaniAfiliasi tidak diketahui2
Sri NurhayatiState University of Semarang2
Harjito HarjitoAfiliasi tidak diketahui2
Sri JuminiUniversitas Sains Al-Qur'an1
Sutikno MadnasriState University of Semarang1
Yatim Md NadrahUniversiti Sains Islam Malaysia1
H HamzahAfiliasi tidak diketahui1
F FatiatunUniversitas Sains Al-Qur'an1
Tri HandayaniAfiliasi tidak diketahui1
Nugrahaningsih WHAfiliasi tidak diketahui1
Adrian Maulana ZakyAfiliasi tidak diketahui1
Sabila AisyahAfiliasi tidak diketahui1
Bella PermatasariAfiliasi tidak diketahui1
Samuel Budi Wardhana KusumaKanazawa University1
Cindy MaharaniAfiliasi tidak diketahui1
Prayogo Probo AsmoroAfiliasi tidak diketahui1
Ridho PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Sri Susilogati SumartiState University of Semarang1
Afifa Ayu ZahronadaAfiliasi tidak diketahui1
Umi RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Ersanghono KusumaAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">UJI AKTIVITAS KATALIS Zn2+-ZEOLIT BETA PADA REAKSI SIKLISASI-ASETILASI R-(+)-SITRONELAL MENJADI ISOPULEGIL ASETAT</dc:title>
	<dc:creator>Hermawan, Ardi</dc:creator>
	<dc:creator>Cahyono, Edy</dc:creator>
	<dc:creator>Supartono, Supartono</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">R-(+)-sitronelal merupakan senyawa monoterpen yang terdapat dalam minyak sereh yang dapat direaksikan menjadi isopulegil asetat. Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh temperatur dan waktu reaksi terhadap persen relatif produk hasil reaksi siklisasi-asetilasi R-(+)-sitronelal terkatalisis Zn2+-zeolit beta menjadi isopulegil asetat untuk mengetahui aktivitas dan selektivitas katalis terhadap reaksi siklisasi-asetilasi tersebut. R-(+)-sitronelal diisolasi menggunakan destilasi fraksinasi pengurangan tekanan dan dianalisis menggunakan GC dan FTIR. Katalis Zn2+-zeolit beta diperoleh dari hasil pertukaran ion H-zeolit beta dengan larutan ZnCl2 0,1 N. Karakterisasi katalis dilakukan dengan instrumen XRD dan BET. R-(+)-sitronelal direaksikan dengan anhidrida asam asetat dengan katalis Zn2+-zeolit beta pada variasi suhu 29oC, dan 80oC. Selama reaksi berlangsung, hasil reaksi diambil 1 mL sampel pada waktu reaksi 6, 12, 18 dan 24 jam. Produk yang dihasilkan dianalisis dengan GC, FTIR dan GCMS. Uji aktivitas katalis Zn2+-zeolit beta pada reaksi siklisasi-asetilasi R-(+)-sitronelal dengan menghasilkan produk dominan IPA dan NIPA. Produk reaksi bertambah dengan bertambahnya temperatur dan waktu reaksi.  Aktivitas terbaik dihasilkan pada suhu 80oC dan waktu reaksi 24 jam sebesar 91,99%. Katalis Zn2+-zeolit beta memiliki selektivitas yang cukup tinggi terhadap produk IPA dengan perbandingan persentase  produk IPA dan NIPA sebesar 2,16 : 1.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2013-11-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/1995</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijcs.v2i3.1995</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Chemical Science; Vol 2 No 3 (2013)</dc:source>
	<dc:source>2502-6844</dc:source>
	<dc:source>2252-6951</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijcs.v2i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/1995/1806</dc:relation>
</oai_dc:dc>