Jurnal
Penurunan Nilai COD Air Limbah Pabrik Tahu Menggunakan Reagen Fenton Secara Batch
Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 5 No. 2 (2016)
- ISSN
- 2502-6844, 2252-6951
- Terbit
- 2016-08-10
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Limbah cair yang dihasilkan dari industri tahu masih mengandung padatan tersuspensi dan terlarut yang dapat mencemari perairan dengan kadar awal limbah sebesar 7482,30 mg/L, Sehingga harus diturunkan kadarnya sebelum dibuang ke perairan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan cara sistem AOP (Advanced Oxidation Processes). sistem AOP (Advanced Oxidation Processes) menggunakan Reagen Fenton yang bertujuan untuk mengetahui penurunan optimum kadar COD pada limbah cair tahu. Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar COD pada industri tahu dengan variasi waktu didapatkan waktu optimum selama 240 menit dengan nilai COD sebesar 530,93 mg/L dan dengan presentase penurunan COD sebesar 92,90 %. variasi konsentrasi FeSO4:H2O2 didapatkan konsentrasi optimum sebesar 0,8M: 0,3M dalam menurunkan nilai COD sebesar 666,41 dan 412,88 mg/L dan presentase penurunan COD sebesar 91,09 % dan 94,48 %. setelah didapatkan waktu optimum dan konsentrasi optimum variasi pH pada limbah dan mendapatkan hasil pH optimum sebesar 6 dengan penurunan konsentrasi COD sebesar 339,43 mg/L dan presentase penurunan COD sebesar 95,46 %
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 141 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Agung Tri Prasetya | State University of Semarang | 13 |
| Woro Sumarni | State University of Semarang | 6 |
| Sri Nurhayati | State University of Semarang | 5 |
| Mohammad Alauhdin | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Endang Susilaningsih | State University of Semarang | 4 |
| Edy Cahyono | State University of Semarang | 4 |
| Sri Haryani | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Winarni Pratjojo | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Fransisca Widhi Mahatmanti | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sudarmin Sudarmin | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Tjahyo Subroto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Harjito Harjito | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Winarni Winarni | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sukarjo Sukarjo | Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang | 2 |
| Sri Wardani | State University of Semarang | 2 |
| Ella Kusumastuti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sarwi Sarwi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tuyarni Tuyarni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wulan Febriani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Adyatma Riyandino | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Saidatul Ulfa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Erman Suwardi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Faiza Ulayya Warfi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Indah Puji Rahayu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Septiyani Dwi Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kusoro Siadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tutut Adi Putranto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yulia Roikhatullaely | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ersanghono Kusumo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Denis Rahayu Yuna Pratama | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tri Anjasmorowati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ida Elwy Nurrokhmah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nestri Yunarti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurul Hidayah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Uswatun Khasanah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syafaatunniyah Syafaatunniyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alfiana Agustin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.