Jurnal
Pentingnya Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Matematika untuk Menghadapi Tantangan MEA
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika (2017) · hlm. 605–612
- ISSN
- 2613-9189
- Terbit
- 2017-02-01
- Penerbit
- Jurusan Matematika FMIPA UNNES
- Bahasa
- eng
Abstrak
Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) merupakan tantangan yang harus dihadapi Indonesia dalam meningkatkan perekonomian Indonesia. Implementasi MEA membutuhkan kesiapan yang matang dalam berbagai sektor salah satunya Sumber Daya Manusia. Untuk mencapai SDM yang berkualitas perlu adanya peningkatan kualitas pendidikan. Pendidikan menjadi unsur penting yang harus mendapat prioritas utama dalam menghadapi MEA. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan yang berfokus pada pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Berpikir kritis menjadi keterampilan yang paling penting dalam menghadapi tantangan dan memecahkan masalah dikehidupan sehari-hari. Salah satu alat untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa adalah matematika. Berdasarkan uraian diatas, tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memaparkan pentingnya berfikir kritis dalam pembelajaran matematika dan peranannya dalam menghadapi MEA. Materi matematika dan berpikir kritis merupakan dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Materi matematika dipahami melalui berpikir kritis dan berpikir kritis dilatih melalui serangkaian proses dalam pembelajaran matematika. Keterampilan berpikir kritis sangat perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika karena dengan berpikir kritis memungkinkan siswa menganalisis pemikirannya sendiri untuk memutuskan suatu pilihan dan menarik kesimpulan.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 159 tautan kepenulisan bersama · 7 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Universitas Airlangga
- State University of Gorontalo
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Kartono Kartono | Universitas Airlangga | 8 |
| Wardono Wardono | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Iwan Junaedi | State University of Semarang | 5 |
| Sugiyo Sugiyo | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Muhammad Khumaedi | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Scolastika Mariani | State University of Semarang | 3 |
| Arief Agoestanto | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Rochmad Rochmad | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Isti Hidayah | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Emi Pujiastuti | State University of Semarang | 3 |
| Amin Suyitno | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sugiman Sugiman | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Walid Walid | State University of Semarang | 2 |
| Samsudi Samsudi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Wahyu Hardyanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| St. Budi Waluya | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Mulyono Mulyono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Mashuri Mashuri | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muhammad Kharis | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Zaenuri Zaenuri | State University of Semarang | 2 |
| Batul Fatin Hendriani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ana Risdianti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Taulia Damayanti | State University of Gorontalo | 2 |
| Moh. Aminudin | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Vena Agustina | State University of Semarang | 1 |
| Ani Rusilowati | State University of Semarang | 1 |
| Heru Setyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Triastuti Sulistyaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tri Sri NoorAsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| R Susanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eko Adinuryadin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fauziah Asri Latifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Joko Widodo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kasir Santoso Widodo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Purwaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Enika Wulandari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| YL Sukestiyarno | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mariani Scholastika | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.