Jurnal
Implementasi Teori Perkembangan Piaget Pada Perkembangan Mental Anak Ditinjau dari Hukum Kekekalan Berat
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika · Vol. 6 (2023) · hlm. 445–448
- ISSN
- 2613-9189
- Terbit
- 2023-03-09
- Penerbit
- Jurusan Matematika FMIPA UNNES
- Bahasa
- eng
Abstrak
Menurut Piaget ada enam tahap dalam perkembangan belajar anak yang disebut dengan hukum kekekalan. Salah satu dari hukum kekekalan tersebut adalah hukum kekekalan berat. Hukum kekekalan berat menyatakan bahwa berat suatu benda akan tetap, meskipun bentuk, tempat, dan atau penimbangan benda tersebut berbeda. Pada umumnya anak akan memahami hukum kekekalan berat setelah berusia sekitar 9-10 tahun. Tujuan: penelitian ini (1) untuk mengetahui pemahaman hukum kekekalan berat pada anak dan (2) untuk membuktikan benar atau tidaknya teori dari Piaget. Metode: Metode yang digunakan adalah penelitian dan wawancara terhadap anak yang berusia lebih dari 9-10 tahun, kurang dari 9-10 tahun dan tepat berusia 9-10 tahun. Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa (1) ternyata anak belum mampu memahami hukum kekekalan berat. Hal ini dikarenakan (2) anak masih mudah terkecoh oleh bentuk yang lebih besar. Kesimpulan: Jadi, kesimpulan yang terbentuk dari penelitian ini adalah anak belum mampu memahami hukum kekekalan berat dan teori Piaget tidak selamanya terbukti.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 103 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Tri Sri Noor Asih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Iwan Junaedi | State University of Semarang | 2 |
| Endah Lusiatri | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Zaenuri Zaenuri | State University of Semarang | 2 |
| Sigit Priyatno | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rochmad Rochmad | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Mulyono Mulyono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Adi Satrio Ardiansyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fitri Retnowati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Karomah Dwidayati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Riza Arifudin | State University of Semarang | 1 |
| Rozak Ilham Aditya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Adi Nur Cahyono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bagus Surya Maulana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Andi Nugroho | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Widaswara Agustin Hanisyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ardhi Prabowo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Scolastika Mariani | State University of Semarang | 1 |
| Eka Anjarwati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fitrania Ainurrachmani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wuryanto Wuryanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ika Deavy Martyaningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sunarmi Sunarmi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arum Diyastanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Krisna Oktafiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurul Afifatul Ula | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Safarina Yasrieva Pratiwi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nanda Nur Izzati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fatkhiya An-Nisa Raharani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sabrina Aprilia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Elisa Mutiara Fatmadewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahmad Taufik Hidayat | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nafa Nur Rakhima | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Indah Maulidya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Umi Arifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Naufal Jundi Hibban | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.