Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PEMANFAATAN KARAGENAN DALAM PEMBUATAN NUGGET IKAN CUCUT

Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 1 No. 1 (2012)

DOI
10.15294/ijcs.v1i1.586
ISSN
2502-6844, 2252-6951
Terbit
2012-05-05
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Salah satu produk perikanan yang dapat dikembangkan dan berpeluang menambah nilai tambah adalah nugget ikan cucut. Bahan alami pembentuk gel yang dapat digunakan sebagai bahan alternatif aman pengganti boraks dan sodium tripolifosfat dalam nugget ikan adalah karagenan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan variasi karagenan terhadap kadar proksimat (air, protein, lemak, abu, karbohidrat), kekuatan gel, jumlah mikroba, warna aroma, rasa dan tekstur nugget ikan cucut. Penambahan karagenan meningkatkan kadar kadar air, protein, abu, kekuatan gel dan jumlah mikroorganisme serta menurunkan kadar lemak dan karbohidrat. Penambahan karagenan tidak berpengaruh terhadap parameter warna, aroma, dan rasa nugget ikan cucut, tetapi berpengaruh terhadap tekstur (kekenyalan) nugget ikan cucut. Nugget ikan cucut yang paling disukai panelis adalah sampel N3 yaitu nugget dengan penambahan karagenan 1,5 %. Hasil Analisis kadar air berkisar 53,89-58,35%; kadar protein 20,52-21,52%; kadar lemak 4,29-3,05%; kadar abu 2,14-2,63%; kadar karbohidrat 19,16-14,45%; kekuatan gel 1773,27-2958,53 (gf); Jumlah mikroba masa simpan hari ke-15 9 x 102 - 5,8 x 103 (koloni per g/mL).

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 144 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Agung Tri PrasetyaState University of Semarang11
Wisnu SunartoAfiliasi tidak diketahui8
Woro SumarniState University of Semarang8
Endang SusilaningsihState University of Semarang4
Edy CahyonoState University of Semarang4
Sri NurhayatiAfiliasi tidak diketahui4
Mohammad AlauhdinAfiliasi tidak diketahui4
Sri HaryaniAfiliasi tidak diketahui3
Fransisca Widhi MahatmantiAfiliasi tidak diketahui3
Ella KusumastutiAfiliasi tidak diketahui3
Nuni WidiartiState University of Semarang3
Harjito HarjitoAfiliasi tidak diketahui2
Winarni WinarniAfiliasi tidak diketahui2
Sukarjo SukarjoPoliteknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Palembang2
Sri WardaniState University of Semarang1
Sarwi SarwiAfiliasi tidak diketahui1
Tuyarni TuyarniAfiliasi tidak diketahui1
Wulan FebrianiAfiliasi tidak diketahui1
Adyatma RiyandinoAfiliasi tidak diketahui1
Saidatul UlfaAfiliasi tidak diketahui1
Erman SuwardiAfiliasi tidak diketahui1
Faiza Ulayya WarfiAfiliasi tidak diketahui1
Kusoro SiadiAfiliasi tidak diketahui1
Tutut Adi PutrantoAfiliasi tidak diketahui1
Ersanghono KusumoAfiliasi tidak diketahui1
Denis Rahayu Yuna PratamaAfiliasi tidak diketahui1
Tri AnjasmorowatiAfiliasi tidak diketahui1
Nestri YunartiAfiliasi tidak diketahui1
Syafaatunniyah SyafaatunniyahAfiliasi tidak diketahui1
Novanda VarantikaAfiliasi tidak diketahui1
Ratnasari RatnasariAfiliasi tidak diketahui1
Widya RosantiAfiliasi tidak diketahui1
Nur Rizky AmaliaAfiliasi tidak diketahui1
Rizqi AnisaAfiliasi tidak diketahui1
Oktaviony Tiara KusumaAfiliasi tidak diketahui1
Ida RosidaAfiliasi tidak diketahui1
Darmuah DarmuahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMANFAATAN KARAGENAN DALAM PEMBUATAN NUGGET IKAN CUCUT</dc:title>
	<dc:creator>Nafiah, Hidayatun</dc:creator>
	<dc:creator>Pratjojo, Winarni</dc:creator>
	<dc:creator>Susatyo, Eko Budi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Salah satu produk perikanan yang dapat dikembangkan dan berpeluang menambah  nilai tambah  adalah  nugget ikan  cucut.  Bahan  alami  pembentuk gel yang  dapat  digunakan  sebagai  bahan  alternatif  aman  pengganti  boraks  dan sodium tripolifosfat dalam nugget ikan adalah karagenan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh  penambahan  variasi  karagenan  terhadap  kadar proksimat  (air,  protein,  lemak,  abu,  karbohidrat),  kekuatan  gel,  jumlah  mikroba, warna  aroma,  rasa  dan  tekstur nugget  ikan  cucut.  Penambahan  karagenan meningkatkan  kadar kadar air,  protein,  abu,  kekuatan  gel  dan  jumlah mikroorganisme  serta  menurunkan  kadar lemak dan  karbohidrat.  Penambahan karagenan  tidak berpengaruh  terhadap  parameter warna,  aroma, dan rasa nugget ikan cucut, tetapi berpengaruh terhadap tekstur (kekenyalan) nugget ikan cucut. Nugget ikan cucut yang paling disukai panelis adalah sampel N3 yaitu nugget dengan penambahan karagenan 1,5 %. Hasil Analisis kadar air berkisar 53,89-58,35%; kadar protein 20,52-21,52%; kadar lemak 4,29-3,05%; kadar abu 2,14-2,63%; kadar karbohidrat 19,16-14,45%; kekuatan gel 1773,27-2958,53 (gf); Jumlah mikroba masa simpan hari ke-15 9 x 102 - 5,8 x 103 (koloni per g/mL). </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2012-05-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/586</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijcs.v1i1.586</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Chemical Science; Vol 1 No 1 (2012)</dc:source>
	<dc:source>2502-6844</dc:source>
	<dc:source>2252-6951</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijcs.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/586/10206</dc:relation>
</oai_dc:dc>