Jurnal
Hand Sanitizer Ekstrak Kulit Nanas sebagai Antibakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli
Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 6 No. 1 (2017) · hlm. 61–66
- ISSN
- 2502-6844, 2252-6951
- Terbit
- 2017-05-08
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Kulit nanas di Indonesia umumnya hanya dibuang begitu saja sebagai limbah, padahal dalam kulit nanas mengandung senyawa-senyawa kimia yang berpotensi sebagai agen antibakteri. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa kulit nanas positif mengandung flavonoid, tanin dan saponin. Hasil analisis UV-Vis dan IR menunjukkan bahwa dalam ekstrak kulit nanas mengandung senyawa flavonoid turunan dihidroflavonol. Kulit nanas hasil ekstraksi digunakan sebagai bahan aktif dalam sediaan hand sanitizer. Selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas antibakteri sediaan pada Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil uji menunjukan bahwa ektrak kulit nanas yang diaplikasikan sebagai hand sanitizer pada konsentrasi 0.5%, 1% dan 1,5% dapat menghambat atau membunuh bakteri dengan sangat baik, namun yang paling optimum menghambat bakteri adalah pada konsentrasi ekstrak kulit nanas 1,5% yang menghasilkan zona hambat sebesar 15 mm pada Escherichia coli dan 15,5 mm pada Staphylococcus aureus. Sedangkan hasil uji kualitas sediaan, semua formula hand sanitizer dinyatakan lolos mutu fisiknya sesuai standar.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 171 tautan kepenulisan bersama · 6 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Hasanuddin University
- Universiti Teknologi MARA
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Sri Mursiti | Afiliasi tidak diketahui | 12 |
| Endang Susilaningsih | State University of Semarang | 10 |
| Harjono Harjono | Afiliasi tidak diketahui | 9 |
| Edy Cahyono | State University of Semarang | 9 |
| Sri Haryani | Afiliasi tidak diketahui | 8 |
| Sri Susilogati Sumarti | State University of Semarang | 6 |
| Ersanghono Kusumo | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Sri Nurhayati | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Sri Wardani | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Murbangun Nuswowati | State University of Semarang | 4 |
| Kusoro Siadi | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sudarmin Sudarmin | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Kasmui Kasmui | State University of Semarang | 2 |
| F. Widhi Mahatmanti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Agung Tri Prasetya | State University of Semarang | 2 |
| Eleny Sania Putri | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Jumaeri Jumaeri | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nur Kusuma Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| M. Agus Prayitno | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Woro Sumarni | State University of Semarang | 2 |
| Masturi Masturi | Hasanuddin University | 2 |
| Cepi Kurniawan | State University of Semarang | 1 |
| M. Dhiyaulkhaq | State University of Semarang | 1 |
| D. Nasekhah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| M. H. Ismail | Universiti Teknologi MARA | 1 |
| Muhammad Asnawi Sabil | State University of Semarang | 1 |
| Heri Yanto | State University of Semarang | 1 |
| Suwito Eko Pramono | State University of Semarang | 1 |
| Nina Kurnia Febriana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur'aini Sa'adah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novita Nurmasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Mantini Rahayu Sedyawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anis Nabila | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Garnis Astriyanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aulia Parahita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dita Setya Hertiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Triya Ruliyanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.