Jurnal
Preparasi Komposit Kitosan-Bentonit sebagai Adsorben Zat Warna Methyl Orange
Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 7 No. 3 (2018) · hlm. 207–213
- ISSN
- 2502-6844, 2252-6951
- Terbit
- 2018-09-07
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Pewarna methyl orange merupakan pewarna yang berpotensi karsinogenik dan beracun, sehingga menjadi masalah utama bagi lingkungan. Salah satu metode adalah adsorpsi sering digunakan untuk menghilangkan pewarna dalam air limbah. Bentonit (BT) memilki daya adsorpsi yang rendah terhadap polutan organik. Kitosan (CS) sangat baik sebagai adsorben alami untuk ion logam dan zat warna, namun CS sulit digunakan sebagai adsorben karena mempunyai daya mengembang dan daya apung yang tinggi. Komposit CS-BT ini banyak dikembangkan sebagai adsorben zat warna. Penelitian yang dilakukan meliputi preparasi komposit CS-BT, karakterisasi komposit dengan X-Ray Diffraction (XRD) dan Fourier Transform Infra Red (FT-IR) dan uji adsorpsi yang meliputi optimasi waktu kontak dan konsentrasi awal adsorbat. Hasil Karakteristik komposit CS-BT menunjukkan basal spacing 4,46279 Ã…, tidak jauh berbeda dengan BT 4,42234 Ã…. Kemampuan CS, BT, dan komposit CS-BT sebagai adsorben methyl orange efektif masing-masing pada waktu kontak 120, 60, dan 60 menit. Konsentrasi optimum CS, BT, dan komposit CS-BT sebesar 462,36; 539,49; dan 539,49 mg/L, pada konsentrasi ini jumlah MO yang teradsorp oleh CS, BT, dan komposit CS-BT sebesar 17,81; 25,11; 23,10 mg/g.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 112 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Telkom University
- Kanazawa University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Ella Kusumastuti | Afiliasi tidak diketahui | 8 |
| Jumaeri Jumaeri | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Endang Susilaningsih | State University of Semarang | 3 |
| Agung Tri Prasetya | State University of Semarang | 2 |
| Widi Astuti | Telkom University | 2 |
| Nuril Huda | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Herlina Dewi | State University of Semarang | 1 |
| SRI WAHYUNI | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mohammad Haris Baihaqi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fika Maulydha Hardiyanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eka Siti Rinjani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Masrukan Masrukan | State University of Semarang | 1 |
| Ani Rusilowati | State University of Semarang | 1 |
| R. Susanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Heru Setyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tri Sri NoorAsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Woro Sumarni | State University of Semarang | 1 |
| Fatimah Khoirunisa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Susilogati Sumarti | State University of Semarang | 1 |
| Nanik Wijayati | State University of Semarang | 1 |
| Inca Pritonasya Milaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agustina Dwi Rahmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ummi Kulsum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rika Wulandari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nelly Rahmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Mantini Rahayu Sedyawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Kholipuk | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Selli Renata Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Puji Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Subiyanto Hadisaputro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Imaniah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Amanda Shinta Maylani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Vinny Rochmah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Samuel Budi Wardhana Kusuma | Kanazawa University | 1 |
| Mursalina Mulyasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ari Vitri Wulandari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Diana Isnaeni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.