Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kemampuan pemecahan masalah dengan strategi pemodelan matematika pada model eliciting activities berdasarkan self-concept matematis

PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika · Vol. 3 (2020) · hlm. 571–580

ISSN
2613-9189
Terbit
2020-02-28
Penerbit
Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Bahasa
eng

Abstrak

Kemampuan pemecahan masalah siswa Indonesia masih rendah. Salah satu strategi yang akan diterapkan pada kemampuan pemecahan masalah di penelitian ini adalah strategi pemodelan matematika dengan mengidentifikasi besaran, menentukan hukum yang mengendalikan, menentukan solusi model, dan menginterpretasikannya menjadi solusi masalah melalui Model Eliciting Activities (MEAs) sehingga tercipta self-concept matematis siswa yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas kemampuan pemecahan masalah dengan strategi pemodelan matematika pada MEAs dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah berdasarkan self-concept matematis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dilanjutkan deskriptif dengan variabel penelitian yaitu kemampuan pemecahan masalah dan self-concept matematis. Data diambil dengan dokumentasi, tes, angket, dan wawancara, selanjutnya diolah dengan uji ketuntasan klasikal, uji t, uji proporsi, dan uji regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan pemecahan masalah dengan strategi pemodelan matematika pada Model Eliciting Activities mencapai ketuntasan klasikal; (2) kemampuan pemecahan masalah dengan strategi pemodelan matematika pada Model Eliciting Activities lebih baik dibandingkan dengan pada model pembelajaran konvensional; (3) self-concept matematis siswa berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah sebesar 31,2 %; (4) dua subjek kategori self-concept matematis tinggi masing-masing memiliki kemampuan pemecahan masalah tinggi dan rendah, dua subjek kategori self-concept matematis sedang dan rendah berturut-turut memiliki kemampuan pemecahan masalah sedang dan rendah.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 73 tautan kepenulisan bersama · 2 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Airlangga
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Zaenuri ZaenuriState University of Semarang3
Fajar Sodik PamungkasAfiliasi tidak diketahui3
Dedy KurniantoAfiliasi tidak diketahui3
St. Budi WaluyaAfiliasi tidak diketahui2
Jannatun Khustia LubisAfiliasi tidak diketahui2
Alif Aulia RahmanAfiliasi tidak diketahui2
Mohammad AsikinAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad AshimAfiliasi tidak diketahui2
Nur HasanahUniversitas Halu Oleo2
Rohimatul AzizahAfiliasi tidak diketahui2
Bayu Dwi PrasetyaAfiliasi tidak diketahui2
Fatkhurokhman FauziAfiliasi tidak diketahui2
MulyonoAfiliasi tidak diketahui1
Noviana Dini RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Alfina AkmalinaAfiliasi tidak diketahui1
Elya Gita AstutiAfiliasi tidak diketahui1
Mira Dwi UtamiAfiliasi tidak diketahui1
Nike Yustina OktavianiAfiliasi tidak diketahui1
Luthfiyah AstutiningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Riska Nur FitrianingsihAfiliasi tidak diketahui1
Annisa IkrimahAfiliasi tidak diketahui1
Supriyono SupriyonoAfiliasi tidak diketahui1
Mohammad Jefrie Ilham AkbarAfiliasi tidak diketahui1
Faris Febri RahantoAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Nurul MuttaqinAfiliasi tidak diketahui1
Iwan JunaediState University of Semarang1
Sanianajiba Nugroho PutriAfiliasi tidak diketahui1
Hendrik SutrisnoAfiliasi tidak diketahui1
Yeni NurochmahAfiliasi tidak diketahui1
WardonoAfiliasi tidak diketahui1
MunaAfiliasi tidak diketahui1
Tri Sri Noor AsihAfiliasi tidak diketahui1
Rizki Ahid NurhasanahAfiliasi tidak diketahui1
Petronela Ivoni SusantyAfiliasi tidak diketahui1
Kartono KartonoUniversitas Airlangga1
Luluk Ulfa ChasaniAfiliasi tidak diketahui1
Tri Sri Noor AsihAfiliasi tidak diketahui1
Wardono WardonoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kemampuan pemecahan masalah dengan strategi pemodelan matematika pada model eliciting activities berdasarkan self-concept matematis</dc:title>
	<dc:creator>Cahyati, Nurlaela Eka</dc:creator>
	<dc:creator>Kharisudin, Iqbal</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kemampuan pemecahan masalah siswa Indonesia masih rendah. Salah satu strategi yang akan diterapkan pada kemampuan pemecahan masalah di penelitian ini adalah strategi pemodelan matematika dengan mengidentifikasi besaran, menentukan hukum yang mengendalikan, menentukan solusi model, dan menginterpretasikannya menjadi solusi masalah melalui Model Eliciting Activities (MEAs) sehingga tercipta self-concept matematis siswa yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas kemampuan pemecahan masalah dengan strategi pemodelan matematika pada MEAs dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah berdasarkan self-concept matematis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dilanjutkan deskriptif dengan variabel penelitian yaitu kemampuan pemecahan masalah dan self-concept matematis. Data diambil dengan dokumentasi, tes, angket, dan wawancara, selanjutnya diolah dengan uji ketuntasan klasikal, uji t, uji proporsi, dan uji regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan pemecahan masalah dengan strategi pemodelan matematika pada Model Eliciting Activities mencapai ketuntasan klasikal; (2) kemampuan pemecahan masalah dengan strategi pemodelan matematika pada Model Eliciting Activities lebih baik dibandingkan dengan pada model pembelajaran konvensional; (3) self-concept matematis siswa berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah sebesar 31,2 %; (4) dua subjek kategori self-concept matematis tinggi masing-masing memiliki kemampuan pemecahan masalah tinggi dan rendah, dua subjek kategori self-concept matematis sedang dan rendah berturut-turut memiliki kemampuan pemecahan masalah sedang dan rendah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Matematika FMIPA UNNES</dc:publisher>
	<dc:date>2020-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/prisma/article/view/37609</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika; Vol 3 (2020): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika; 571-580</dc:source>
	<dc:source>2613-9189</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/prisma/article/view/37609/15540</dc:relation>
</oai_dc:dc>