Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGARUH ENKAPSULASI Fe DAN Cu PADA BNNT TERHADAP PARAMETER NMR MENGGUNAKAN DFT

Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 2 No. 1 (2013)

DOI
10.15294/ijcs.v2i1.1208
ISSN
2502-6844, 2252-6951
Terbit
2013-05-01
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui energi BNNT (5,0) sebelum di enkapsulasi dan setelah dienkapsulasi dengan logan Fe dan Cu, dan mempelajari parameter NMR dari BNNT setelah dienkapsulasi ataupun sebelum di enkapsulasi. Perhitungan menggunakan paket Gaussian® 03W dengan metode DFT/B3LYP, basis set yang digunakan yakni STO-3G dan 3-21G. Perhitungan energi dapat menentukan logam yang efektif untuk disisipkan dalam BNNT. Berdasarkan hasil perhitungan dengan kedua basis set menunjukkan bahwa penyisipan logam Cu dapat menghasilkan energi ikat yang lebih stabil, hal ini dapat dilihat dari besarnya energi yang lebih kecil. Sementara itu, hasil perhitungan NMR diperoleh nilai isotropi, nilai ini dapat menunjukkan nilai kerapatan elektroniknya. Pada lapisan N pertama atau B keempat pada BNNT tanpa penyisipan logam, mempunyai nilai isotropi besar sehingga mempunyai kerapatan elektronik yang tinggi, sedangkan nilai isotropi paling kecil pada lapisan N keempat atau B pertama, sehingga mempunyai kerapatan elektronik yang rendah. Penyisipan logam mempengaruhi nilai isotropi pada lapisan kedua dan ketiga. Hal ini dikarenakan posisinya lebih dekat dengan logam, sehingga kerapatan elektroniknya tinggi yang ditunjukkan dengan nilai isotropi yang besar.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 175 tautan kepenulisan bersama · 12 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • University of Malaya
  • Universiti Teknologi MARA
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Eko Budi SusatyoAfiliasi tidak diketahui13
Woro SumarniState University of Semarang6
Kasmui KasmuiState University of Semarang6
Sri HaryaniAfiliasi tidak diketahui6
Nuni WidiartiState University of Semarang5
Endang SusilaningsihState University of Semarang5
Wisnu SunartoAfiliasi tidak diketahui5
Ella KusumastutiAfiliasi tidak diketahui4
Sri WardaniState University of Semarang3
Jumaeri JumaeriAfiliasi tidak diketahui3
Sri Susilogati SumartiState University of Semarang2
Nanik WijayatiState University of Semarang2
Harjito HarjitoAfiliasi tidak diketahui2
SRI WAHYUNIAfiliasi tidak diketahui2
Latifah LatifahAfiliasi tidak diketahui2
Triastuti SulistyaningsihAfiliasi tidak diketahui2
Sri MursitiAfiliasi tidak diketahui2
Winarni PratjojoAfiliasi tidak diketahui2
Sudarmin SudarminState University of Semarang1
Dwi YuliantiState University of Semarang1
Yasmin AzzahraState University of Semarang1
Ratna Kumala DewiUniversitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung1
Fonny Dameaty HutagalungUniversity of Malaya1
Sri HaryaniState University of Semarang1
Hadariah BahronUniversiti Teknologi MARA1
SudarminState University of Semarang1
Mirza PahleviState University of Semarang1
Siti Herlina DewiState University of Semarang1
Rr. Sri Endang PujiastutiAfiliasi tidak diketahui1
Sudarmin SudarminAfiliasi tidak diketahui1
Widhi MahatmantiAfiliasi tidak diketahui1
Charisma ChalifAfiliasi tidak diketahui1
Zaneta Nur FaidaAfiliasi tidak diketahui1
Anida Hasna RahmatikaAfiliasi tidak diketahui1
Sistia Asfa FiqrotinnisaAfiliasi tidak diketahui1
Annisa SetyawatiAfiliasi tidak diketahui1
Ayu Anisa LarasatiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH ENKAPSULASI Fe DAN Cu PADA BNNT TERHADAP PARAMETER NMR MENGGUNAKAN DFT</dc:title>
	<dc:creator>Pamungkas, Erwin Budi</dc:creator>
	<dc:creator>Prasetya, Agung Tri</dc:creator>
	<dc:creator>Alauhdin, Mohammad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui energi BNNT (5,0) sebelum di enkapsulasi dan setelah dienkapsulasi dengan logan Fe dan Cu, dan mempelajari parameter NMR dari BNNT setelah dienkapsulasi ataupun sebelum di enkapsulasi. Perhitungan menggunakan paket Gaussian® 03W dengan metode DFT/B3LYP, basis set yang digunakan yakni STO-3G dan 3-21G. Perhitungan energi dapat menentukan logam yang efektif untuk disisipkan dalam BNNT. Berdasarkan hasil perhitungan dengan kedua basis set menunjukkan bahwa penyisipan logam Cu dapat menghasilkan energi ikat yang lebih stabil, hal ini dapat dilihat dari besarnya energi yang lebih kecil. Sementara itu, hasil perhitungan NMR diperoleh nilai isotropi, nilai ini dapat menunjukkan nilai kerapatan elektroniknya. Pada lapisan N pertama atau B keempat  pada BNNT tanpa penyisipan logam, mempunyai nilai isotropi besar sehingga mempunyai kerapatan elektronik yang tinggi, sedangkan nilai isotropi paling kecil pada lapisan N keempat atau B pertama, sehingga mempunyai kerapatan elektronik yang rendah. Penyisipan logam mempengaruhi nilai isotropi pada lapisan kedua dan ketiga. Hal ini dikarenakan posisinya lebih dekat dengan logam, sehingga kerapatan elektroniknya tinggi yang ditunjukkan dengan nilai isotropi yang besar.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2013-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/1208</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijcs.v2i1.1208</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Chemical Science; Vol 2 No 1 (2013)</dc:source>
	<dc:source>2502-6844</dc:source>
	<dc:source>2252-6951</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijcs.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/1208/1160</dc:relation>
</oai_dc:dc>