Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENENTUAN KADAR NIKEL DALAM MINERAL LATERIT DENGAN METODE KOPRESIPITASI MENGGUNAKAN Cu-PIROLIDIN DITIOKARBAMAT

Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 2 No. 3 (2013)

DOI
10.15294/ijcs.v2i3.1999
ISSN
2502-6844, 2252-6951
Terbit
2013-11-01
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Telah dilakukan penelitian tentang penentuan kadar nikel dalam mineral laterit dengan metode kopresipitasi menggunakan ligan Ammonium Pirolidin Dithiocarbamat melalui pemekatan untuk menentukan kadar nikel. Variabel yang diteliti meliputi pH larutan dari 2-6, volume ligan APDC dari 2-7 mL, waktu pengadukan dengan variasi 10, 15, 20, dan 25 menit, serta dipelajari pengaruh adanya ion logam Fe(III) sebagai interferensi untuk analisis Ni(II) dengan konsentrasi 10-50 ppm. Adapun hasil optimasi yang diperoleh yaitu pH optimum pada pH 4, volume ligan APDC dicapai sebanyak 6 ml sedangkan waktu pengadukan 15 menit. Sebagai interferensi, ion Fe(III) meski konsentrasi kecil sudah sangat mengganggu analisis nikel. Temubalik konsentrasi Ni(II) pada kondisi optimum sebesar 96,19%. Pada kondisi optimum diaplikasikan dalam mineral laterit dan diperoleh sebesar 0,7904 mg. Metode analisis Ni(II) menggunakan metode kopresipitasi hanya cocok untuk kadar Fe(III) yang lebih rendah dari kadar Ni(II) atau harus dilakukan pemisahan terlebih dahulu.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 175 tautan kepenulisan bersama · 12 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • University of Malaya
  • Universiti Teknologi MARA
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Eko Budi SusatyoAfiliasi tidak diketahui10
Woro SumarniState University of Semarang6
Kasmui KasmuiState University of Semarang6
Sri HaryaniAfiliasi tidak diketahui6
Nuni WidiartiState University of Semarang5
Mohammad AlauhdinAfiliasi tidak diketahui5
SRI WAHYUNIAfiliasi tidak diketahui5
Endang SusilaningsihState University of Semarang4
Ella KusumastutiAfiliasi tidak diketahui4
Sri WardaniState University of Semarang3
Wisnu SunartoAfiliasi tidak diketahui3
Jumaeri JumaeriAfiliasi tidak diketahui3
Harjito HarjitoAfiliasi tidak diketahui3
Sudarmin SudarminAfiliasi tidak diketahui2
Sri Susilogati SumartiState University of Semarang2
Nanik WijayatiState University of Semarang2
Latifah LatifahAfiliasi tidak diketahui2
Triastuti SulistyaningsihAfiliasi tidak diketahui2
Sri MursitiAfiliasi tidak diketahui2
Sudarmin SudarminState University of Semarang1
Dwi YuliantiState University of Semarang1
Yasmin AzzahraState University of Semarang1
Ratna Kumala DewiUniversitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung1
Fonny Dameaty HutagalungUniversity of Malaya1
Sri HaryaniState University of Semarang1
Hadariah BahronUniversiti Teknologi MARA1
SudarminState University of Semarang1
Mirza PahleviState University of Semarang1
Siti Herlina DewiState University of Semarang1
Rr. Sri Endang PujiastutiAfiliasi tidak diketahui1
Widhi MahatmantiAfiliasi tidak diketahui1
Annisa SetyawatiAfiliasi tidak diketahui1
Ayu Anisa LarasatiAfiliasi tidak diketahui1
Saptorini SaptoriniAfiliasi tidak diketahui1
Renny Nuri SeptianiAfiliasi tidak diketahui1
Dian NurhayatiAfiliasi tidak diketahui1
Sri Mantini R.SAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENENTUAN KADAR NIKEL DALAM MINERAL LATERIT DENGAN METODE KOPRESIPITASI MENGGUNAKAN  Cu-PIROLIDIN DITIOKARBAMAT</dc:title>
	<dc:creator>Sari, Yulinda Ambar</dc:creator>
	<dc:creator>Saputro, Subiyanto Hadi</dc:creator>
	<dc:creator>Prasetya, Agung Tri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Telah dilakukan penelitian tentang penentuan kadar nikel dalam mineral laterit dengan metode kopresipitasi menggunakan ligan Ammonium Pirolidin Dithiocarbamat melalui pemekatan untuk menentukan kadar nikel. Variabel yang diteliti meliputi pH larutan dari 2-6, volume ligan APDC dari 2-7 mL, waktu pengadukan dengan variasi 10, 15, 20, dan 25 menit, serta dipelajari pengaruh adanya ion logam Fe(III) sebagai interferensi untuk analisis Ni(II) dengan konsentrasi 10-50 ppm. Adapun hasil optimasi yang diperoleh yaitu pH optimum pada pH 4, volume ligan APDC  dicapai sebanyak 6 ml sedangkan waktu pengadukan 15 menit. Sebagai interferensi, ion Fe(III) meski konsentrasi kecil sudah sangat mengganggu analisis nikel. Temubalik konsentrasi Ni(II) pada kondisi optimum sebesar 96,19%. Pada kondisi optimum diaplikasikan dalam mineral laterit dan diperoleh sebesar 0,7904 mg. Metode analisis Ni(II) menggunakan metode kopresipitasi hanya cocok untuk kadar Fe(III) yang lebih rendah dari kadar Ni(II) atau harus dilakukan pemisahan terlebih dahulu.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2013-11-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/1999</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijcs.v2i3.1999</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Chemical Science; Vol 2 No 3 (2013)</dc:source>
	<dc:source>2502-6844</dc:source>
	<dc:source>2252-6951</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijcs.v2i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/1999/1810</dc:relation>
</oai_dc:dc>