Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

FILM BERBASIS EKSTRAK ANTOSIANIN UBI JALAR UNGU SEBAGAI BIOINDIKATOR KERUSAKAN DAGING AYAM

Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 6 No. 1 (2017) · hlm. 84–90

DOI
10.15294/ijcs.v6i1.11809
ISSN
2502-6844, 2252-6951
Terbit
2017-05-08
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Telah dilakukan penelitian pembuatan film berbasis ektrak antosianin ubi jalar ungu yang di aplikasikan sebagai bioindikator kerusakan pada daging ayam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preparasi ubi jalar ungu yang optimum dalam proses ekstraksi, mengetahui konsentrasi ekstrak antosianin dalam film antosianin yang paling tepat dijadikan bioindikator dan mengetahui karakteristik fisik film antosianin. Film dibuat menggunakan teknik casting dengan bahan dasar tepung tapioka, gliserol, carboxy methyl cellulose (CMC), dan ekstrak antosianin ubi jalar ungu. Total plate count dan pH daging dianalisis selama rentang waktu 24 jam. Sampel Film antosianin di uji karakteristik fisiknya menggunakan texture analyzer serta diukur nilai perubahan warnanya menggunakan aplikasi Adobe photoshop. Preparasi ekstrak ubi jalar ungu dengan nilai absorbansi UV-Vis tertinggi yaitu preparasi frying (A3). film antosianin dengan nilai perubahan warna tertinggi  yaitu dengan konsentrasi ekstrak antosianin 20% untuk film boiling dan 30% untuk film steam dan frying. Penambahan ekstrak antosianin menyebabkan nilai kuat tarik dan elongasi dari film antosianin semakin menurun

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 178 tautan kepenulisan bersama · 4 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Kanazawa University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Nanik WijayatiState University of Semarang6
Sri MursitiAfiliasi tidak diketahui4
Supartono SupartonoAfiliasi tidak diketahui4
Kasmui KasmuiState University of Semarang3
Sudarmin SudarminAfiliasi tidak diketahui3
Sigit PriatmokoState University of Semarang3
Cepi KurniawanState University of Semarang3
Edy CahyonoState University of Semarang3
Agung Tri PrasetyaAfiliasi tidak diketahui2
Woro SumarniState University of Semarang2
Sri Susilogati SumartiState University of Semarang2
Endang SusilaningsihState University of Semarang2
Murbangun NuswowatiState University of Semarang2
Samuel Budi Wardana KusumaAfiliasi tidak diketahui2
Melinda Dwi LestariAfiliasi tidak diketahui2
Jumaeri JumaeriAfiliasi tidak diketahui2
Sri WardaniState University of Semarang2
L. LindawatiAfiliasi tidak diketahui1
Siti Herlina DewiState University of Semarang1
Eko Budi SusatyaAfiliasi tidak diketahui1
Norma EralitaAfiliasi tidak diketahui1
Rr. S.E PujiastutiAfiliasi tidak diketahui1
Yosephine Debbie DamayantiAfiliasi tidak diketahui1
Sri NurhayatiState University of Semarang1
Rizka Indriani SetyaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Melly RihmahwatiAfiliasi tidak diketahui1
Sri Susilogati SumartiAfiliasi tidak diketahui1
Ameiliana Nur AzizahAfiliasi tidak diketahui1
Putra Reinho Rosario SanamAfiliasi tidak diketahui1
Willy Tirza EdenAfiliasi tidak diketahui1
M. Kholid Baror AbadiAfiliasi tidak diketahui1
Dyah Rini IndriyantiState University of Semarang1
Saffanah Binti Mohd Ab AzidAfiliasi tidak diketahui1
Cindy MaharaniAfiliasi tidak diketahui1
Prayogo Probo AsmoroAfiliasi tidak diketahui1
Ridho PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Intan CahyaningrumAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">FILM BERBASIS EKSTRAK ANTOSIANIN UBI JALAR UNGU SEBAGAI BIOINDIKATOR KERUSAKAN DAGING AYAM</dc:title>
	<dc:creator>Ananta, Rosalina</dc:creator>
	<dc:creator>Kusuma, Samuel Budi Wardhana</dc:creator>
	<dc:creator>Harjono, Harjono</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Telah dilakukan penelitian pembuatan film berbasis ektrak antosianin ubi jalar ungu yang di aplikasikan sebagai bioindikator kerusakan pada daging ayam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui preparasi ubi jalar ungu yang optimum dalam proses ekstraksi, mengetahui konsentrasi ekstrak antosianin dalam film antosianin yang paling tepat dijadikan bioindikator dan mengetahui karakteristik fisik film antosianin. Film dibuat menggunakan teknik casting dengan bahan dasar tepung tapioka, gliserol, carboxy methyl cellulose (CMC), dan ekstrak antosianin ubi jalar ungu. Total plate count dan pH daging dianalisis selama rentang waktu 24 jam. Sampel Film antosianin di uji karakteristik fisiknya menggunakan texture analyzer serta diukur nilai perubahan warnanya menggunakan aplikasi Adobe photoshop. Preparasi ekstrak ubi jalar ungu dengan nilai absorbansi UV-Vis tertinggi yaitu preparasi frying (A3). film antosianin dengan nilai perubahan warna tertinggi  yaitu dengan konsentrasi ekstrak antosianin 20% untuk film boiling dan 30% untuk film steam dan frying. Penambahan ekstrak antosianin menyebabkan nilai kuat tarik dan elongasi dari film antosianin semakin menurun</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-05-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/11809</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijcs.v6i1.11809</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Chemical Science; Vol 6 No 1 (2017); 84-90</dc:source>
	<dc:source>2502-6844</dc:source>
	<dc:source>2252-6951</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijcs.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/11809/7815</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Indonesian Journal of Chemical Science</dc:rights>
</oai_dc:dc>