Jurnal
Persepsi Guru dan Siswa Terhadap Pembelajaran IPA Terpadu Serta Implikasinya di SMP
Journal of Innovative Science Education · Vol. 6 No. 1 (2017) · hlm. 96–103
- ISSN
- 2502-4523, 2252-6412
- Terbit
- 2017-08-26
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Penerapan pembelajaran IPA Terpadu di SMP menimbulkan persepsi guru yang berbeda. Hal ini dikarenakan guru harus menguasai ketiga bidang ilmu sekaligus (Fisika, Kimia, dan Biologi). Penerapan Pembelajaran IPA di dalam kelas oleh guru akan membentuk persepsi siswa terhadap pembelajaran IPA Terpadu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1. Menganalisis persepsi guru dan siswa terhadap pembelajaran IPA Terpadu, 2. Mengajukan suatu desain pembelajaran IPA Terpadu sesuai dengan analisis persepsi yang valid, praktis, dan efektif. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah mixed method diawali penelitian kualitatif untuk mendapatkan data persepsi guru dan siswa dilanjutkan dengan penelitian kuantitatif berupa pengujian desain pembelajaran yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut persepsi guru penerapan pembelajaran IPA Terpadu belum mendapatkan dukungan yang memadai, diantaranya bahan ajar yang belum sepenuhnya terpadu, guru yang belum menguasai materi ketiga bidang ilmu, serta keterbatasan waktu. Di sisi lain, siswa mempersepsikan pembelajaran IPA Terpadu sudah cukup baik. Berdasarkan persepsi tersebut, diajukan desain pembelajaran Discovery Learning. Berdasarkan analisis secara kuantitatif, hasil uji coba desain pembelajaran tersebut menunjukkan valid, praktis, dan efektif. Application of integrated science teaching in junior high school caused teacher raises a different perception. It is associated with having mastered the three disciplines as well (Physics, Chemistry, and Biology) by teachers. As well as the application of learning in the classroom by the teacher will shape students' perceptions.The objectives of this research are to 1. analyze the perceptions of teachers and students, toward the integrated science learning, 2. develop the design of integrated science learning as the implication of the perceptions of teachers and students. The method that is used in this research is mixed method, which is started with a qualitative research, and then followed by a quantitative research. The result of teachers perceptions is has not been any well integrated teaching material that connect two or three subjects in science. Teachers still find difficult to deliver the integrated materials and also the limitation of time in delivering integrated science material. In other to, the students' perception toward the integrated science learning has already been good. Whereas the suggested learning design is discovery learning. The results of trials of the learning design show its validity, practicality, and effectiveness.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 170 tautan kepenulisan bersama · 40 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Universiti Teknologi MARA
- Universitas PGRI Semarang
- Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
- Hasanuddin University
- Ministry of Religious Affairs
- Universitas Sains dan Teknologi Komputer
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Ani Rusilowati | State University of Semarang | 6 |
| Sudarmin Sudarmin | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Arif Widiyatmoko | State University of Semarang | 5 |
| Ellianawati Ellianawati | State University of Semarang | 5 |
| Aditya Marianti | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Hartono Hartono | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Sigit Saptono | State University of Semarang | 4 |
| Yustinus Ulung Anggraito | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Fidia Fibriana | State University of Semarang | 2 |
| Sunyoto Eko Nugroho | State University of Semarang | 2 |
| Saiful Ridlo | State University of Semarang | 2 |
| Suharto Linuwih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Lisdiana Lisdiana | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ngurah Made Darma Putra | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ning Setiati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Siti Harnina Bintari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Woro Sumarni | State University of Semarang | 2 |
| Masturi Masturi | Hasanuddin University | 2 |
| Hardi Suyitno | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nur Rahayu Utami | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Mosik Mosik | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sugianto Sugianto | Universitas Nahdlatul Ulama Blitar | 2 |
| Sri Wardani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muhammad Miftakhul Falah | Ministry of Religious Affairs | 1 |
| Ardian Awaluddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Sholikhan | Universitas Sains dan Teknologi Komputer | 1 |
| Muhamad Furkan Mat Salleh | Universiti Teknologi MARA | 1 |
| Ahmad Syamil Mohd Basri | Universiti Teknologi MARA | 1 |
| Mohamad Hisyam Ismail | Universiti Teknologi MARA | 1 |
| Zulinda Ayu Zulkipli | Universiti Teknologi MARA | 1 |
| Nabilah Abdullah | Universiti Teknologi MARA | 1 |
| Siti Zuraida Maaruf | Universiti Teknologi MARA | 1 |
| Lutfia Nur Hadiyanti | State University of Semarang | 1 |
| W H Nugrahaningsih | State University of Semarang | 1 |
| Nur Khoiri | Universitas PGRI Semarang | 1 |
| Choirul Huda | Universitas PGRI Semarang | 1 |
| S. Sulhadi | State University of Semarang | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.