Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kemampuan Literasi Matematika pada Pembelajaran Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) berpendekatan Realistik

PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika · Vol. 2 (2019) · hlm. 103–108

ISSN
2613-9189
Terbit
2019-02-11
Penerbit
Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Bahasa
eng

Abstrak

Pemahaman tentang pembelajaran yang mengarah pada pembentukan literasi di Indonesia saat ini sudah banyak diprogramkan di sekolah, yaitu Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dikembangkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan guna mengembangkan sumber daya manusia melalui pendidikan. Kemampuan literasi peserta didik sangat penting dilakukan oleh guru, karena selama ini guru cenderung hanya mengembangkan keterampilan prosedural sehingga peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami istilah atau bacaan teks untuk menyelesaikan masalah. Salah satu strategi membaca dalam pembelajaran matematika adalah model SQ4R (Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review) yang didukung oleh teori belajar Gagne. Karena menurut Gagne, belajar dapat dikelompokkan menjadi 8 tipe belajar, yaitu belajar isyarat, stimulus respon, rangkaian gerak, rangkaian verbal, membedakan, pembentukan konsep, pembentukan aturan, dan pemecahan masalah, kedelapan komponen ini relevan dengan tahapan pada teknik pembelajaran SQ4R. Hal ini disebabkan karena dalam teknik SQ4R terkandung penguasaan pembendaharaan kata dan pengorganisasian bahan ajar. Di samping penggunaan model pembelajaran tersebut penggunaan pendekatan realistik akan lebih menyempurnakan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Karena pembelajaran melalui pendekatan realistik adalah suatu solusi dalam mereformasi pendidikan matematika di Indonesia. Jadi secara teoritis, dengan adanya pembelajaran SQ4R berpendekatan realistik diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi matematika dalam pembelajaran.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 145 tautan kepenulisan bersama · 4 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Airlangga
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Zaenuri ZaenuriState University of Semarang6
Kartono KartonoUniversitas Airlangga3
Masrukan MasrukanState University of Semarang3
Mulyono MulyonoAfiliasi tidak diketahui3
Sunarmi SunarmiAfiliasi tidak diketahui3
Heriyanto HeriyantoAfiliasi tidak diketahui2
Tri Sri Noor AsihAfiliasi tidak diketahui2
Aisyah Fany AchmaliaAfiliasi tidak diketahui2
Sugiman SugimanAfiliasi tidak diketahui2
Iwan JunaediState University of Semarang2
Endah LusiatriAfiliasi tidak diketahui2
Ignasia Santi Kumala SwariAfiliasi tidak diketahui2
BERNIKA RAHMANIA NALURITAAfiliasi tidak diketahui2
Wardono WardonoAfiliasi tidak diketahui2
Sigit PriyatnoAfiliasi tidak diketahui2
Rochmad RochmadAfiliasi tidak diketahui2
Adi Nur CahyonoAfiliasi tidak diketahui2
Hardi SuyitnoAfiliasi tidak diketahui2
Scolastika MarianiState University of Semarang1
Wardono WardonoState University of Semarang1
Ayu AristikaState University of Semarang1
Vena AgustinaState University of Semarang1
Adi Satrio ArdiansyahAfiliasi tidak diketahui1
Bayu Rizky PratamaAfiliasi tidak diketahui1
Fitri RetnowatiAfiliasi tidak diketahui1
Nur Karomah DwidayatiAfiliasi tidak diketahui1
Riza ArifudinState University of Semarang1
Rozak Ilham AdityaAfiliasi tidak diketahui1
Bagus Surya MaulanaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Andi NugrohoAfiliasi tidak diketahui1
Widaswara Agustin HanisyahAfiliasi tidak diketahui1
Ardhi PrabowoAfiliasi tidak diketahui1
Nurul HidayatiAfiliasi tidak diketahui1
Zaenuri MasturAfiliasi tidak diketahui1
Maula Qorri 'AinaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Naufal Jundi HibbanAfiliasi tidak diketahui1
Desilia Alvina SafitriAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kemampuan Literasi Matematika pada Pembelajaran Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) berpendekatan Realistik</dc:title>
	<dc:creator>Nurvicalesti, Nikmah</dc:creator>
	<dc:creator>Dewi, Nuriana Rachmani</dc:creator>
	<dc:creator>Walid, Walid</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pemahaman tentang pembelajaran yang mengarah pada pembentukan literasi di Indonesia saat ini sudah banyak diprogramkan di sekolah, yaitu Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dikembangkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan guna mengembangkan sumber daya manusia melalui pendidikan. Kemampuan literasi peserta didik &amp;nbsp;sangat penting dilakukan oleh guru, karena selama ini guru cenderung hanya mengembangkan keterampilan prosedural sehingga peserta didik &amp;nbsp;mengalami kesulitan dalam memahami istilah atau bacaan teks untuk menyelesaikan masalah. Salah satu strategi membaca dalam pembelajaran matematika adalah model SQ4R (Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review) yang didukung oleh teori belajar Gagne. Karena menurut Gagne, belajar dapat dikelompokkan menjadi 8 tipe belajar, yaitu belajar isyarat, stimulus respon, rangkaian gerak, rangkaian verbal, membedakan, pembentukan konsep, pembentukan aturan, dan pemecahan masalah, kedelapan komponen ini relevan dengan tahapan pada teknik pembelajaran SQ4R. Hal ini disebabkan karena dalam teknik SQ4R terkandung penguasaan pembendaharaan kata dan pengorganisasian bahan ajar. Di samping penggunaan model pembelajaran tersebut penggunaan pendekatan realistik akan lebih menyempurnakan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Karena pembelajaran melalui pendekatan realistik adalah suatu solusi dalam mereformasi pendidikan matematika di Indonesia. Jadi secara teoritis, dengan adanya pembelajaran SQ4R berpendekatan realistik diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi matematika dalam pembelajaran.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Matematika FMIPA UNNES</dc:publisher>
	<dc:date>2019-02-11</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/prisma/article/view/28878</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika; Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika; 103-108</dc:source>
	<dc:source>2613-9189</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/prisma/article/view/28878/12627</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika</dc:rights>
</oai_dc:dc>