Jurnal
Representasi Matematis Bernuansa Etnomatematika dan Self Directed Learning
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika · Vol. 2 (2019) · hlm. 899–904
- ISSN
- 2613-9189
- Terbit
- 2019-02-28
- Penerbit
- Jurusan Matematika FMIPA UNNES
- Bahasa
- eng
Abstrak
Pembelajaran matematika yang berbasis etnomatematika masih jarang dilakukan di setiap jenjang pendidikan. Hal ini menjadikan siswa kurang optimal dalam merepresentasikan permasalahan yang dihadapi. Berdasarkan hal tersebut representasi matematis dalam pembelajaran matematika di sekolah sangatlah penting bagi siswa. Penggunaan etnomatematika dalam pembelajaran bertujuan agar siswa dapat menggunakan hubungan antara kehidupan disekitarnya dengan permasalahan matematika, sehinggadiharapkan dapat membantu siswa dalam pembelajaran.Oleh karenanya diperlukan upaya pengimplementasian etnomatematika dalam pembelajaran. Kemandirian belajar siswa dalam pembelajaran juga sangat penting, hal ini dikarenakan dengan kemandirian belajar siswa dapat menentukan langkah-langkah untuk mengimplementasikan ilmu yang diperolehnyadalam menyelesaikan permasalahan. Kemampuan ini biasa disebut dengan SDL.Sehingga akan dilakukan analisis tentang representasi matematis siswa yang bernuansaetnomatematika. Selain itu juga akan menganalisis tentang pengaruh antara representasi matematis dengan SDL.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 184 tautan kepenulisan bersama · 4 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Universitas Airlangga
- Universitas Halu Oleo
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Isnarto Isnarto | Afiliasi tidak diketahui | 28 |
| Kartono Kartono | Universitas Airlangga | 9 |
| Arief Agoestanto | Afiliasi tidak diketahui | 8 |
| Mulyono Mulyono | Afiliasi tidak diketahui | 8 |
| Dwijanto Dwijanto | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Mashuri Mashuri | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Hardi Suyitno | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Wardono Wardono | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Muhammad Kharis | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Isti Hidayah | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Masrukan Masrukan | State University of Semarang | 4 |
| Riza Arifudin | State University of Semarang | 3 |
| Raden Ariel Andro Bramasta | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Iwan Junaedi | State University of Semarang | 2 |
| Dian Kartika Putri | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Mukeriyanto Mukeriyanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rais Ulinnuha | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| St. Budi Waluya | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Endang Retno W. | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nuriana Rachmani Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Isnaini Rosyida | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Kristina Wijayanti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sugiman Sugiman | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Farid Ahmadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Farida Puput lestari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ricky Yusuf Susanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alfany Rahman Yulianto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Karomah Dwidayati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Abdul Kadir | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Nur Ilmia Nisarohmah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rina Febrinasti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kholifatu Ulil Azmi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rembulan Permata Octalia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alamsyah Alamsyah | State University of Semarang | 1 |
| Agus Susiloputro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Walid Walid | State University of Semarang | 1 |
| Nurul Hidayati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.