Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS PROKSIMAT DAN KANDUNGAN KALSIUM KERUPUK BERBAHAN DASAR LIMBAH CANGKANG KERANG POKEA (Batissa violacea celebensis Marten 1897)

Jurnal Fish Protech · Vol. 1 No. 1 (2018) · pp. 26–33

DOI
10.33772/jfp.v1i1.4068
ISSN
2621-1475
Published
2018-05-07
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Kerupuk merupakan makanan kudapan yang bersifat kering, ringan, banyak disukai masyarakat dan mengandung pati yang cukup tinggi. Pemanfaatan cangkang kerang pokea sebagai bahan tambahan dalam pembuatan kerupuk bertujuan untuk meningkatkan nilai gizi kerupuk khususnya kandungan kalsium yang dibutuhkan bagi anak-anak yang dalam masa pertumbuhan dan pada penderita defisiensi kalsium. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu tahap pertama pengukuran potensi kerang pokea dan menganilisis karakteristik fisiko-kimia tepung kalsium cangkang kerang pokea yang dihasilkan. Tahap kedua yaitu proses pembuatan kerupuk dengan penambahan tepung cangkang kerang pokea, uji proksimat, uji kekerasan, uji derajat putih, uji kandungan kalsium, volume pengembangan dan uji sensori meliputi penampakan, warna, aroma, kerenyahan dan rasa dari kerupuk yang dihasilkan serta menganalisis karakteristik fisiko-kimia kerupuk. Faktor perlakuan yang digunakan adalah penambahan tepung cangkang kerang pokea pada kerupuk dengan taraf 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Hasil penelitian memperlihatkan perlakuan terbaik dengan penambahan tepung cangkang pokea pada konsentrasi 15%, diperoleh nilai proksimat kadar air, protein, lemak, abu dan karbohidrat berturut-turut 11,80; 0,76; 0,93; 17,86 dan 68,64%, serta pengujian kalsium kerupuk dengan nilai 520 mg/100g. Kata Kunci: Kerupuk, Kalsium, Cangkang, Pokea

Collaboration network of the authors

40 authors · 92 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Islam Malang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Kobajashi Togo IsamuAffiliation unknown15
Asnani AsnaniAffiliation unknown8
Haslianti HasliantiAffiliation unknown8
Andi Besse PatadjaiAffiliation unknown4
Mohamad Nuh IbrahimAffiliation unknown4
Hermanto HermantoUniversitas Halu Oleo3
Tamrin TamrinUniversitas Halu Oleo3
Shalawatun Amaliah FatimahAffiliation unknown2
Moh. Nuh IbrahimAffiliation unknown2
Mita Gebriella IntheAffiliation unknown2
Karmila DawistaAffiliation unknown1
Arum Ayu Gustiara Absyah SalehAffiliation unknown1
Nita Pratiwi IdhamAffiliation unknown1
Asman AsmanAffiliation unknown1
Jusman JusmanAffiliation unknown1
Ansharullah AnsharullahUniversitas Halu Oleo1
Wa Ode SarinaAffiliation unknown1
Fajrin AssidikAffiliation unknown1
Erma YunikaAffiliation unknown1
Mimin Kaidah IndayaniAffiliation unknown1
Rahdi Fajar MiftahulkhairAffiliation unknown1
Ashar SuhadarAffiliation unknown1
Karmin KarminAffiliation unknown1
Asriadi RahmatAffiliation unknown1
Yosi Ananda DewiAffiliation unknown1
La TandaAffiliation unknown1
Athira AthiraAffiliation unknown1
Noviyanti LundaAffiliation unknown1
Sakir SakirAffiliation unknown1
Rhenislawaty RhenislawatyAffiliation unknown1
Rita SaharaAffiliation unknown1
Iin Caroline ArpinAffiliation unknown1
Thamrin ThamrinAffiliation unknown1
Idham SaputraAffiliation unknown1
Lia MitraAffiliation unknown1
Tri Adiyat BadrinAffiliation unknown1
Muhammad YunusUniversitas Islam Malang1
Meliyanti ThamrinAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jfp/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS PROKSIMAT DAN KANDUNGAN KALSIUM KERUPUK BERBAHAN DASAR LIMBAH CANGKANG KERANG POKEA (Batissa violacea celebensis Marten 1897)</dc:title>
	<dc:creator>Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno</dc:creator>
	<dc:creator>Tamtama, Ary</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kerupuk merupakan makanan kudapan yang bersifat kering, ringan, banyak disukai masyarakat dan mengandung pati yang cukup tinggi. Pemanfaatan cangkang kerang pokea sebagai bahan tambahan dalam pembuatan kerupuk bertujuan untuk meningkatkan nilai gizi  kerupuk khususnya kandungan kalsium yang dibutuhkan bagi anak-anak yang dalam masa pertumbuhan dan pada penderita defisiensi kalsium. Penelitian ini terdiri dari dua tahap yaitu tahap pertama pengukuran potensi kerang pokea dan menganilisis karakteristik fisiko-kimia tepung kalsium cangkang kerang pokea yang dihasilkan. Tahap kedua yaitu proses pembuatan kerupuk dengan penambahan tepung cangkang kerang pokea, uji proksimat, uji kekerasan, uji derajat putih, uji kandungan kalsium, volume pengembangan dan uji sensori meliputi penampakan, warna, aroma, kerenyahan dan rasa dari kerupuk yang dihasilkan serta menganalisis karakteristik fisiko-kimia kerupuk. Faktor perlakuan yang digunakan adalah penambahan tepung cangkang kerang pokea pada kerupuk dengan taraf 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Hasil penelitian memperlihatkan perlakuan terbaik dengan penambahan tepung cangkang pokea pada konsentrasi 15%, diperoleh nilai proksimat kadar air, protein, lemak, abu dan karbohidrat berturut-turut 11,80; 0,76; 0,93; 17,86 dan 68,64%, serta pengujian kalsium kerupuk dengan nilai 520 mg/100g. Kata Kunci : Kerupuk, Kalsium, Cangkang, Pokea</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-05-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jfp/article/view/4068</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jfp.v1i1.4068</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Fish Protech; Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Fish Protech, April 2018; 26-33</dc:source>
	<dc:source>2621-1475</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jfp.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jfp/article/view/4068/3213</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Jurnal Fish Protech (JFP)</dc:rights>
</oai_dc:dc>