Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGARUH ENKAPSULASI Cu DAN Fe TERHADAP BAND GAP SILIKON NANOTUBE(10,0) MENGGUNAKAN DFT

Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 2 No. 1 (2013)

DOI
10.15294/ijcs.v2i1.1210
ISSN
2502-6844, 2252-6951
Terbit
2013-05-01
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Silikon Nanotube(10,0) (SiNT) yang bersifat semikonduktor mendekati metalik dengan band gap 0,1 eV diharapkan menjadi alternatif bagi perkembangan industri semikonduktor jika band gap bisa dinaikkan kedalam range semikonduktor, yaitu sekitar 1 sampai 4 eV. Dalam Penelitian ini, optimasi geometri dilakukan dengan menggunakan software Gaussian® 03W dan hasilnya dianalisis dengan menggunakan software GaussSum. Pemodelan SiNT(10,0) terdiri dari 2 repetisi cincin Si dengan total atom Si sebanyak 80 atom. Energi total dan band gap diukur menggunakan metode DFT B3LYP dengan basis set 3-21G. Energi total dari optimasi geometri SiNT(10,0), SiNT(10,0)-Cu, dan SiNT(10,0)-Fe berturut-turut adalah -23050,1933899 Hartree, -24682,6747646 Hartree dan -24307,6639011 Hartree. Dari hasil optimasi geometri, pengenkapsulasian logam mempengaruhi kestabilan struktur dengan ditandainya energi makin rendah. Band gap SiNT(10,0), SiNT(10,0)-Cu, dan SiNT(10,0)-Fe berturut-turut adalah 0,25; 1,22 dan 0,25 eV. Fe memiliki sifat feromagnetik dimana sifat kemagnetannya lebih kuat dari Cu yang memiliki sifat diamagnetik. Akibatnya fermi level pada SiNT(10,0)-Fe menurun dari struktur SiNT(10,0), Cu mempunyai jari-jari kovalen lebih besar dari Fe, sehingga interaksi elektron antara Cu dengan atom-atom Si lebih kuat mengakibatkan diameter SiNT lebih kecil, sehingga band gap makin besar. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa SiNT(10,0)-Cu dapat lebih menstabilkan struktur dan menaikkan band gap dari SiNT(10,0) daripada SiNT(10,0)-Fe.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 181 tautan kepenulisan bersama · 11 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • University of Malaya
  • Universiti Teknologi MARA
  • Universitas Halu Oleo
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Eko Budi SusatyoAfiliasi tidak diketahui12
Woro SumarniState University of Semarang7
Endang SusilaningsihState University of Semarang7
Kasmui KasmuiState University of Semarang6
Nuni WidiartiState University of Semarang6
Sri HaryaniAfiliasi tidak diketahui6
Mohammad AlauhdinAfiliasi tidak diketahui5
Ella KusumastutiAfiliasi tidak diketahui4
Sri WardaniState University of Semarang4
Jumaeri JumaeriAfiliasi tidak diketahui4
SRI WAHYUNIAfiliasi tidak diketahui4
Wisnu SunartoAfiliasi tidak diketahui3
Sudarmin SudarminAfiliasi tidak diketahui3
Sigit PriatmokoState University of Semarang3
Sri Susilogati SumartiState University of Semarang2
Nanik WijayatiState University of Semarang2
Latifah LatifahAfiliasi tidak diketahui2
Triastuti SulistyaningsihAfiliasi tidak diketahui2
Sri MursitiAfiliasi tidak diketahui2
Sri NurhayatiState University of Semarang2
Subiyanto Hadi SaputroAfiliasi tidak diketahui2
Sudarmin SudarminState University of Semarang1
Dwi YuliantiState University of Semarang1
Yasmin AzzahraState University of Semarang1
Ratna Kumala DewiUniversitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung1
Fonny Dameaty HutagalungUniversity of Malaya1
Sri HaryaniState University of Semarang1
Hadariah BahronUniversiti Teknologi MARA1
SudarminState University of Semarang1
Mirza PahleviState University of Semarang1
Norma ArifUniversitas Halu Oleo1
Laode AfaAfiliasi tidak diketahui1
Venni AstutiAfiliasi tidak diketahui1
Bambang Widjanarko OtokAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad ZulfadhliAfiliasi tidak diketahui1
Riwi Dyah PangestiAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Idham KurniawanAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH ENKAPSULASI Cu DAN Fe TERHADAP BAND GAP SILIKON NANOTUBE(10,0) MENGGUNAKAN DFT</dc:title>
	<dc:creator>Kurniawan, Iwan</dc:creator>
	<dc:creator>Prasetya, Agung Tri</dc:creator>
	<dc:creator>Harjito, Harjito</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Silikon Nanotube(10,0) (SiNT)  yang bersifat semikonduktor mendekati metalik dengan band gap 0,1 eV diharapkan menjadi alternatif bagi perkembangan industri semikonduktor jika band gap bisa dinaikkan kedalam range semikonduktor, yaitu sekitar 1 sampai 4 eV. Dalam Penelitian ini, optimasi geometri dilakukan dengan menggunakan software Gaussian® 03W dan hasilnya dianalisis dengan menggunakan software GaussSum. Pemodelan SiNT(10,0) terdiri dari 2 repetisi cincin Si dengan total atom Si sebanyak 80 atom. Energi total dan band gap diukur menggunakan metode DFT B3LYP dengan basis set 3-21G. Energi total dari optimasi geometri SiNT(10,0), SiNT(10,0)-Cu, dan SiNT(10,0)-Fe berturut-turut adalah          -23050,1933899 Hartree, -24682,6747646 Hartree dan -24307,6639011 Hartree. Dari hasil optimasi geometri, pengenkapsulasian logam mempengaruhi kestabilan struktur dengan ditandainya energi makin rendah. Band gap SiNT(10,0), SiNT(10,0)-Cu, dan SiNT(10,0)-Fe berturut-turut adalah 0,25; 1,22 dan 0,25 eV. Fe memiliki sifat feromagnetik dimana sifat kemagnetannya lebih kuat dari Cu yang memiliki sifat diamagnetik. Akibatnya fermi level pada SiNT(10,0)-Fe menurun dari struktur SiNT(10,0), Cu mempunyai jari-jari kovalen lebih besar dari Fe, sehingga interaksi elektron antara Cu dengan atom-atom Si lebih kuat mengakibatkan diameter SiNT lebih kecil, sehingga band gap makin besar. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa SiNT(10,0)-Cu dapat lebih menstabilkan struktur dan menaikkan band gap dari SiNT(10,0) daripada SiNT(10,0)-Fe.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2013-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/1210</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijcs.v2i1.1210</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Chemical Science; Vol 2 No 1 (2013)</dc:source>
	<dc:source>2502-6844</dc:source>
	<dc:source>2252-6951</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijcs.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/1210/1162</dc:relation>
</oai_dc:dc>