Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Identifikasi Senyawa Aktif dan Uji Antibakteri Hand Sanitizer Spray Daun Jambu Mete

Indonesian Journal of Chemical Science · Vol. 6 No. 3 (2018) · hlm. 249–255

DOI
10.15294/ijcs.v6i3.15897
ISSN
2502-6844, 2252-6951
Terbit
2018-01-18
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Daun jambu mete diketahui secara luas sebagai agen antibakteri. Ekstrak daun jambu mete (Anacardium occidentale Linn.) dapat menghambat bakteri Gram positif (Bacillus subtilis) dan Gram negatif (Escherichia coli). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak dan jenis pelarut pengekstrak terhadap aktivitas antibakteri dalam aplikasinya sebagai liquid hand sanitizer. Karakterisasi ekstrak dilakukan menggunakan UV-Vis, FT-IR, dan HPLC. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etil asetat dan etanol dapat menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis sebesar 18 mm dan Escherichia coli sebesar 11 dan 12 mm. Liquid hand sanitizer ekstrak etil asetat daun jambu mete konsentrasi 1, 2, dan 3 % dapat menghambat pertumbuhan Bacillus subtilis sebesar 8,2; 8,6; dan 10 mm serta Escherichia coli sebesar 8,4 dan 9 mm pada konsentrasi 2 dan 3 %, sedangkan ekstrak etanol hanya dapat menghambat Bacillus subtilis pada konsentrasi 3 %. Spektra UV-Vis menunjukkan serapan maksimum pada 298 nm, sementara analisis spektrum FT-IR menunjukkan adanya gugus hidroksil O-H, N-H amina sekunder, O-H fenol, C-H cincin sikloheksana, dan C-H, serta kromatogram HPLC yang diduga menunjukkan adanya senyawa flavonol yaitu kuersetin. Kata kunci: Daun jambu mete, Antibakteri, Hand Sanitizer

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 173 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Sri MursitiAfiliasi tidak diketahui10
Nanik WijayatiState University of Semarang8
Endang SusilaningsihState University of Semarang6
Edy CahyonoState University of Semarang6
Ersanghono KusumoAfiliasi tidak diketahui5
Kusoro SiadiAfiliasi tidak diketahui4
Kasmui KasmuiState University of Semarang3
Sudarmin SudarminAfiliasi tidak diketahui3
Sigit PriatmokoState University of Semarang3
Murbangun NuswowatiState University of Semarang3
Cepi KurniawanState University of Semarang3
Woro SumarniState University of Semarang3
Agung Tri PrasetyaAfiliasi tidak diketahui2
Sri Susilogati SumartiState University of Semarang2
Eleny Sania PutriAfiliasi tidak diketahui2
Samuel Budi Wardana KusumaAfiliasi tidak diketahui2
Melinda Dwi LestariAfiliasi tidak diketahui2
Jumaeri JumaeriAfiliasi tidak diketahui2
Sri NurhayatiAfiliasi tidak diketahui2
Sri WardaniState University of Semarang2
Siti Herlina DewiState University of Semarang1
Eko Budi SusatyaAfiliasi tidak diketahui1
Norma EralitaAfiliasi tidak diketahui1
Rr. S.E PujiastutiAfiliasi tidak diketahui1
Yosephine Debbie DamayantiAfiliasi tidak diketahui1
Rizka Indriani SetyaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Melly RihmahwatiAfiliasi tidak diketahui1
Sri Susilogati SumartiAfiliasi tidak diketahui1
Ameiliana Nur AzizahAfiliasi tidak diketahui1
Putra Reinho Rosario SanamAfiliasi tidak diketahui1
Willy Tirza EdenAfiliasi tidak diketahui1
M. Kholid Baror AbadiAfiliasi tidak diketahui1
Nur'aini Sa'adahAfiliasi tidak diketahui1
Novita NurmasariAfiliasi tidak diketahui1
Sri Mantini Rahayu SedyawatiAfiliasi tidak diketahui1
Anis NabilaAfiliasi tidak diketahui1
Garnis AstriyantiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Identifikasi Senyawa Aktif dan Uji Antibakteri Hand Sanitizer Spray Daun Jambu Mete</dc:title>
	<dc:creator>Prasetyaningtyas, Renata Putri</dc:creator>
	<dc:creator>Supartono, Supartono</dc:creator>
	<dc:creator>Harjono, Harjono</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Daun jambu mete diketahui secara luas sebagai agen antibakteri. Ekstrak daun jambu mete (Anacardium occidentale Linn.) dapat menghambat bakteri Gram positif (Bacillus subtilis) dan Gram negatif (Escherichia coli). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak dan jenis pelarut pengekstrak terhadap aktivitas antibakteri dalam aplikasinya sebagai liquid hand sanitizer. Karakterisasi ekstrak dilakukan menggunakan UV-Vis, FT-IR, dan HPLC. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etil asetat dan etanol dapat menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis sebesar 18 mm dan Escherichia coli sebesar 11 dan 12 mm. Liquid hand sanitizer ekstrak etil asetat daun jambu mete konsentrasi 1, 2, dan 3 % dapat menghambat pertumbuhan Bacillus subtilis sebesar 8,2; 8,6; dan 10 mm serta Escherichia coli sebesar 8,4 dan 9 mm pada konsentrasi 2 dan 3 %, sedangkan ekstrak etanol hanya dapat menghambat Bacillus subtilis pada konsentrasi 3 %. Spektra UV-Vis menunjukkan serapan maksimum pada 298 nm, sementara analisis spektrum FT-IR menunjukkan adanya gugus hidroksil O-H, N-H amina sekunder, O-H fenol, C-H cincin sikloheksana, dan C-H, serta kromatogram HPLC yang diduga menunjukkan adanya senyawa flavonol yaitu kuersetin.
Kata kunci : Daun jambu mete, Antibakteri, Hand Sanitizer</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2018-01-18</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/15897</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ijcs.v6i3.15897</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Indonesian Journal of Chemical Science; Vol 6 No 3 (2017); 249-255</dc:source>
	<dc:source>2502-6844</dc:source>
	<dc:source>2252-6951</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ijcs.v6i3</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/15897/9865</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Indonesian Journal of Chemical Science</dc:rights>
</oai_dc:dc>