Jurnal
Pengembangan Instrumen Penilaian Kognitif untuk Mengukur Literasi Membaca Bahasa Indonesia Berbasis Model Pirls pada Siswa Kelas IV SD
Journal of Research and Educational Research Evaluation · Vol. 6 No. 1 (2017) · hlm. 01–09
- ISSN
- 2503-1732, 2252-6420
- Terbit
- 2017-08-08
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Literasi membaca merupakan proses memaknai hal-hal yang disampaikanoleh penulis, dan membawa pengalaman mereka sendiri pada teks yang dibacanya serta menciptakan sesuatu yang bermakna bagi kehidupan pembaca. Kemampuan literasi membaca setiap siswa seharusnya dapat terukur melalui penilaian dengan menggunakan instrumen penilaian yang baku. Kenyataannya, belum tersedia instrumen penilaian yang baku untuk mampu mengukur kemampuan literasi membaca siswa sehingga perlu dikembangkan instrumen penilaian literasi membaca bahasa Indonesia dengan mengacu pada model PIRLS. Model PIRLS dipilih sebagai acuan karena mempunyai tes literasi membaca yang telah digunakan di seluruh dunia. Tujuan dari penelitian ini adalah tersedianya instrumen penilaian literasi membaca yang praktis dan terstandar. Desain penelitian yang digunakan merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada dua model yaitu Borg&Gall dan Branch sehingga terdiri atas sembilan tahap penelitian. Adapun hasil penelitian berupa buku panduan penilaian literasi membaca bahasa Indonesia untuk guru Sekolah Dasar. Berdasarkan hasil uji kelayakan, instrumen penilaian yang dikembangkan berada pada kategori layak dengan prosentase 83,33% serta kualitas butir juga dinyatakan memenuhi persyaratan karena indeks tingkat kesukaran butir (p) yang dihasilkan setelah uji coba luas berada pada kisaran 0,300-0,700 dan indeks daya beda (d) menunjukkan ≥0,400. Reading literacy is a process to make sense of things disampaikanoleh writer, and bring their own experience to the text he read and create something meaningful for the life of the reader. Reading literacy skills every student should be measured through assessment using standardized assessment instruments. In fact, are not yet available for the standard assessment instrument able to measure students' reading literacy skills need to be developed so that the literacy assessment instrument Indonesian read with reference to the PIRLS models. Model PIRLS chosen as a reference because it has a reading literacy tests that have been used around the world. The purpose of this study is the availability of reading literacy assessment instrument that is practical and standardized. The study design used is a research development refers to two models of Borg & Gall and Branch that consists of nine stages of the research. The research results in the form of guide books Indonesian reading literacy assessment for elementary school teachers. Based on the results of due diligence, assessment instruments developed in the category feasible with a percentage of 83.33% and grain quality is also otherwise meet the requirements for the level of difficulty index point (p) generated after extensive testing in the range of 0.300 to 0.700 and different power index (d) shows ≥0,400.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 208 tautan kepenulisan bersama · 16 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Universitas Airlangga
- Walisongo State Islamic University
- National University of Malaysia
- Universiti Teknologi MARA
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Sri Haryani | Afiliasi tidak diketahui | 12 |
| Sigit Priatmoko | State University of Semarang | 8 |
| Sri Wardani | State University of Semarang | 6 |
| Kasmui Kasmui | State University of Semarang | 6 |
| Nanik Wijayati | State University of Semarang | 6 |
| Sri Nurhayati | State University of Semarang | 5 |
| Murbangun Nuswowati | State University of Semarang | 4 |
| Eko Budi Susatyo | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Harjito Harjito | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Supartono Supartono | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Jumaeri Jumaeri | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Kasmadi Imam Supardi | State University of Semarang | 4 |
| Agung Tri Prasetya | State University of Semarang | 4 |
| Sri Susilogati Sumarti | State University of Semarang | 4 |
| Kartono Kartono | Universitas Airlangga | 4 |
| Supriyadi Supriyadi | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Widya Kusumaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Woro Sumarni | State University of Semarang | 3 |
| Edy Cahyono | State University of Semarang | 3 |
| Triastuti Sulistyaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Apriliana Drastisianti | Walisongo State Islamic University | 2 |
| Ani Rusilowati | State University of Semarang | 2 |
| Yosephine Debbie Damayanti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sudarmin Sudarmin | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Harjono Harjono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Cepi Kurniawan | State University of Semarang | 2 |
| Suyatno Suyatno | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rusdarti Rusdarti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Achmad Binadja | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Azza Khisnu Addiani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sri Susilogati Sumarti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sharipah Ruzaina Syed Aris | Universiti Teknologi MARA | 1 |
| Isnaini Putri Salimnah | State University of Semarang | 1 |
| Harjono | State University of Semarang | 1 |
| Lilia Ellany Mohtar | National University of Malaysia | 1 |
| L. Lastri | State University of Semarang | 1 |
| E. Kusumo | State University of Semarang | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.