Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK SISWA KELAS VII BERDASARKAN GAYA BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PBL

Unnes Journal of Mathematics Education Research · Vol. 5 No. 2 (2017) · hlm. 166–177

ISSN
2502-4507, 2252-6455
Terbit
2017-02-23
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Kemampuan pemecahan masalah matematika merupakam sebagian kemampuan dalam matematika yang belum dikembangkan secara optimal pada siswa. Kemampuan pemecahan masalah matematik siswa dapat ditinjau dari berbagai dimensi, salah satunya adalah gaya belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas pembelajaran model PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas VIIB SMP N 2 Karangawen yang terdiri 29 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa instrumen tes dan wawancara. Analisis data meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran matematika model PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah dalam kategori baik. Siswa dengan gaya belajar divergen hanya mampu menyelesaikan pada langkah merencanakan pemecahan masalah dan gagal dalam memecahkan masalah, siswa dengan gaya belajar konvergen mampu menyelesaikan pemecahan masalah pada langkah mengecek kembali, siswa dengan gaya belajar asimilasi mampu pada langkah mengecek kembali tetapi tidak sempurna, dan siswa dengan gaya belajar akomodasi mampu pada langkah melaksanakan pemecahan masalah tetapi tidak melakukan pengecekan kembali. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa setiap gaya belajar yang berbeda memiliki kemampuan pemecahan masalah yang berbeda-beda.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 129 tautan kepenulisan bersama · 3 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Airlangga
  • Universitas Primagraha
  • Universitas Halu Oleo
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Masrukan MasrukanState University of Semarang5
Mohammad AsikinAfiliasi tidak diketahui5
Kartono KartonoUniversitas Airlangga5
St. Budi WaluyaAfiliasi tidak diketahui4
Zaenuri ZaenuriState University of Semarang3
Hardi SuyitnoAfiliasi tidak diketahui3
Isnarto IsnartoAfiliasi tidak diketahui3
Adi Satrio ArdiansyahAfiliasi tidak diketahui3
Sunyoto Eko NugrohoState University of Semarang2
Rochmad RochmadAfiliasi tidak diketahui2
Nuriana Rachmani DewiAfiliasi tidak diketahui2
Amin SuyitnoAfiliasi tidak diketahui2
Bambang Eko SusiloState University of Semarang2
Batul Fatin HendrianiAfiliasi tidak diketahui2
Wardono WardonoAfiliasi tidak diketahui2
Sugiarto _Afiliasi tidak diketahui1
Supriyadi SupriyadiAfiliasi tidak diketahui1
Ika Silfiana A.KhAfiliasi tidak diketahui1
Endang WerdiningsihAfiliasi tidak diketahui1
Sulhadi SulhadiAfiliasi tidak diketahui1
Wahyu Eka Putra MuttaqinAfiliasi tidak diketahui1
Ninik SetiyawatiAfiliasi tidak diketahui1
Fauzi FadliansyahUniversitas Primagraha1
Joko SutartoAfiliasi tidak diketahui1
Ginanjar MaulanaAfiliasi tidak diketahui1
Abdul KadirUniversitas Halu Oleo1
Bambang SubaliAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Mafaza A’laAfiliasi tidak diketahui1
Fitrania AinurrachmaniAfiliasi tidak diketahui1
Iqbal KharisudinAfiliasi tidak diketahui1
Sanianajiba Nugroho PutriAfiliasi tidak diketahui1
Ary Woro KurniasihAfiliasi tidak diketahui1
Nurlalili Tri RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Dhidik Joko PurnomoAfiliasi tidak diketahui1
Tuti HaryatiAfiliasi tidak diketahui1
Desy KumalasariAfiliasi tidak diketahui1
Ari PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Nur Karomah DwidayatiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujmer/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIK SISWA KELAS VII BERDASARKAN GAYA BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PBL</dc:title>
	<dc:creator>Setiyono Riau, Budi Eko</dc:creator>
	<dc:creator>Junaedi, Iwan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kemampuan pemecahan masalah matematika merupakam sebagian kemampuan dalam matematika yang belum dikembangkan secara optimal pada siswa. Kemampuan pemecahan masalah matematik siswa dapat ditinjau dari berbagai dimensi, salah satunya adalah gaya belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas pembelajaran model PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII dan mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas VIIB SMP N 2 Karangawen yang terdiri 29 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa instrumen tes dan wawancara. Analisis data meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran matematika model PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah dalam kategori baik. Siswa dengan gaya belajar divergen hanya mampu menyelesaikan pada langkah merencanakan pemecahan masalah dan gagal dalam memecahkan masalah, siswa dengan gaya belajar konvergen mampu menyelesaikan pemecahan masalah pada langkah mengecek kembali, siswa dengan gaya belajar asimilasi mampu pada langkah mengecek kembali tetapi tidak sempurna, dan siswa dengan gaya belajar akomodasi mampu pada langkah melaksanakan pemecahan masalah tetapi tidak melakukan pengecekan kembali. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa setiap gaya belajar yang berbeda memiliki kemampuan pemecahan masalah yang berbeda-beda.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-02-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ujmer/article/view/12933</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Unnes Journal of Mathematics Education Research; Vol 5 No 2 (2016): December 2016; 166-177</dc:source>
	<dc:source>2502-4507</dc:source>
	<dc:source>2252-6455</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ujmer/article/view/12933/7062</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Unnes Journal of Mathematics Education Research</dc:rights>
</oai_dc:dc>