Jurnal
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Kancing Gemerincing Berbasis Budaya Jawa
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika · Vol. 2 (2019) · hlm. 171–177
- ISSN
- 2613-9189
- Terbit
- 2019-02-12
- Penerbit
- Jurusan Matematika FMIPA UNNES
- Bahasa
- eng
Abstrak
Model kancing gemerincing berbasis Budaya Jawa adalah salah satu model pembelajaran kooperatif yang masing-masing anggota kelompoknya mendapat kesempatan yang sama untuk memberikan kontribusi dan mendengarkan pandangan serta pemikiran anggota kelompok lain. Aktivitas yang dilakukan meliputi aktivitas mengelompokkan, berhitung, mengukur, merancang bangunan atau alat, bermain, menentukan lokasi, dan lain sebagainya. Pembelajaran berbasis budaya menekankan tercapainya pemahaman yang terpadu (integrated understanding) dari pada pemahaman mendalam (inert understanding). Proses penciptaan makna melalui proses pembelajaran berbasis budaya memiliki beberapa komponen, yaitu tugas yang bermakna, interaksiaktif, penjelasan dan penerapan ilmu secara kontekstual, dan pemanfaatan beragam sumber belajar.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 213 tautan kepenulisan bersama · 6 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Universitas Airlangga
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Kartono Kartono | Universitas Airlangga | 9 |
| Isnaini Rosyida | Afiliasi tidak diketahui | 8 |
| Rochmad Rochmad | Afiliasi tidak diketahui | 8 |
| Scolastika Mariani | State University of Semarang | 7 |
| Amin Suyitno | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Mukh Doyin | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Sumartini Sumartini | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Isnarto Isnarto | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Mashuri Mashuri | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Hardi Suyitno | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| U’um Qomariyah | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Novira Rahmadian Mahendra | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Wardono Wardono | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Masrukan Masrukan | State University of Semarang | 3 |
| Dwijanto Dwijanto | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sugiman Sugiman | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Mohammad Asikin | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Walid Walid | State University of Semarang | 3 |
| Adi Satrio Ardiansyah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Zaenuri Zaenuri | State University of Semarang | 2 |
| Mahadi Dwi Mahadi Dwi Hatmoko | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Arief Agoestanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muhammad Kharis | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Bambang Eko Susilo | State University of Semarang | 2 |
| Ary Woro Kurniasih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Amidi Amidi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Yohanes Leonardus Sukestiyarno | State University of Semarang | 2 |
| Tri Sri Noor Asih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Herlina Ulfa Ningrum | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muhamad Nurul Huda | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nur Karomah Dwidayati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Hery Sutarto | State University of Semarang | 2 |
| Isti Hidayah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nuriana Rachmani Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Setya Rahayu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hari Setijono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mohammad Fatchurrohman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.