Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Audience Feedback pada Pencapaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika dan Kemandirian Belajar dengan Model Discovery Learning

PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika · Vol. 3 (2020) · hlm. 514–517

ISSN
2613-9189
Terbit
2020-02-28
Penerbit
Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil survey TIMSS 2015 bahwa presentase kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik di Indonesia masih di bawah standar Internasional. Belum optimalnya kemampuan pemecahan masalah peserta didik mempengaruhi kualitas dan prestasi belajar peserta didik. Pemecahan masalah mendorong peserta didik mencari informasi, memperkaya wawasan dan keterampilannya melalui berbagai upaya aktif dan mandiri. Kemandirian belajar peserta didik perlu adanya pembiasaan agar dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Sesuai dengan Permendikbud No.105 tahun 2014, Discovery Learning merupakan salah satu model pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang direkomendasikan kurikulum 2013. Penerapan model tersebut dengan melaksanakan diskusi untuk membangun persamaan persepsi tentang konsep dan pelaksanaan kurikulum 2013. Selain sebagai fasilitator guru juga bertanggung jawab atas evaluasi terhadap peserta didik. Namun tidak semua guru memberikan umpan balik (feedback) yang sesuai dengan kesalahan peserta didik. Salah satu feedback yaitu audience feedback dimana peserta didik yang mengalami kesulitan diberikan feedback secara individual atau grup (class). Berdasarkan hasil dari berbagai survey dan penelitian, diketahui bahwa pembelajaran Discovery Learning dengan audience feedback dapat mencapai kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari kemandirian belajar matematika.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 221 tautan kepenulisan bersama · 10 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Airlangga
  • Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Wardono WardonoAfiliasi tidak diketahui15
Masrukan MasrukanState University of Semarang9
Scolastika MarianiState University of Semarang8
Mulyono MulyonoAfiliasi tidak diketahui6
Rochmad RochmadAfiliasi tidak diketahui6
Supriyadi SupriyadiAfiliasi tidak diketahui5
Iwan JunaediState University of Semarang5
Kristina WijayantiAfiliasi tidak diketahui4
Isnarto IsnartoAfiliasi tidak diketahui4
Endang SusilaningsihState University of Semarang4
Budi WaluyaAfiliasi tidak diketahui4
Mohammad AsikinAfiliasi tidak diketahui4
Endang Retno WinartiAfiliasi tidak diketahui4
Ani RusilowatiState University of Semarang3
Dwijanto DwijantoAfiliasi tidak diketahui3
Zaenuri MasturAfiliasi tidak diketahui3
Isti HidayahAfiliasi tidak diketahui3
Walid WalidState University of Semarang3
Ami AriyaniAfiliasi tidak diketahui3
Sugianto SugiantoUniversitas Nahdlatul Ulama Blitar3
Stevanus Budi WaluyaAfiliasi tidak diketahui3
Hardi SuyitnoAfiliasi tidak diketahui3
Rahayu Budhiati VeronicaAfiliasi tidak diketahui2
Saiful RidloState University of Semarang2
Zaenuri ZaenuriState University of Semarang2
Nuriana Rachmani DewiAfiliasi tidak diketahui2
Suhito SuhitoAfiliasi tidak diketahui2
Prihatina HikmasariAfiliasi tidak diketahui2
Emi PujiastutiState University of Semarang2
Safira Aprillia NarumiAfiliasi tidak diketahui2
Lukky FadillahAfiliasi tidak diketahui2
Ana RisdiantiAfiliasi tidak diketahui2
Uzlifa Khanifatul MuttaqiAfiliasi tidak diketahui2
Ignasia Santi Kumala SwariAfiliasi tidak diketahui2
Mita KonitaAfiliasi tidak diketahui2
Adi Nur CahyonoAfiliasi tidak diketahui2
Isnaini RosyidaAfiliasi tidak diketahui2

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Audience Feedback pada Pencapaian Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika dan Kemandirian Belajar dengan Model Discovery Learning</dc:title>
	<dc:creator>Hikmasaria, Prihatina</dc:creator>
	<dc:creator>Kartono, Kartono</dc:creator>
	<dc:creator>Asih, Tri Sri Noor</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil survey TIMSS 2015 bahwa presentase kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik di Indonesia masih di bawah standar Internasional. Belum optimalnya kemampuan pemecahan masalah peserta didik mempengaruhi kualitas dan prestasi belajar peserta didik. Pemecahan masalah mendorong peserta didik mencari informasi, memperkaya wawasan dan keterampilannya melalui berbagai upaya aktif dan mandiri. Kemandirian belajar peserta didik perlu adanya pembiasaan agar dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. Sesuai dengan Permendikbud No.105 tahun 2014, Discovery Learning merupakan salah satu model pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang direkomendasikan kurikulum 2013. Penerapan model tersebut dengan melaksanakan diskusi untuk membangun persamaan persepsi tentang konsep dan pelaksanaan kurikulum 2013. Selain sebagai fasilitator guru juga bertanggung jawab atas evaluasi terhadap peserta didik. Namun tidak semua guru memberikan umpan balik (feedback) yang sesuai dengan kesalahan peserta didik. Salah satu feedback yaitu audience feedback dimana peserta didik yang mengalami kesulitan diberikan feedback secara individual atau grup (class). Berdasarkan hasil dari berbagai survey dan penelitian, diketahui bahwa pembelajaran Discovery Learning dengan audience feedback dapat mencapai kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari kemandirian belajar matematika.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Matematika FMIPA UNNES</dc:publisher>
	<dc:date>2020-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/prisma/article/view/37572</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika; Vol 3 (2020): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika; 514-517</dc:source>
	<dc:source>2613-9189</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/prisma/article/view/37572/15532</dc:relation>
</oai_dc:dc>