Jurnal
PENERAPAN PENDEKATAN INDUKTIF-DEDUKTIF DALAM PEMBELAJARAN MATERI KELARUTAN DAN Ksp
Chemistry in Education · Vol. 3 No. 1 (2014)
- ISSN
- 2502-6852, 2252-6609
- Terbit
- 2014-04-08
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Pembelajaran berpusat pada guru menyebabkan siswa tidak dapat membangun pengetahuannya sendiri sehingga menjadi pasif. Pendekatan induktif-deduktif merupakan pendekatan pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa dalam membangun pengetahuan. Penelitian dilakukan di MAN 1 Magelang pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran dengan pendekatan induktif-deduktif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA MAN 1 Magelang tahun pelajaran 2012/2013. Desain penelitian yang digunakan adalah postest only control design. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster random sampling, dengan kelas XI IPA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji t terhadap nilai posttest. Dari hasil uji hipotesis tersebut diperoleh nilai thitung sebesar 4,99 dan nilai ttabel pada? = 5% adalah 1,72, yang berarti nilai thitung > ttabel sehingga nilai postest kelas eksperimen sudah mencapai ketuntasan belajar. Pada pengujian proporsi ketuntasan klasikal kelas eksperimen mencapai 86,36% sedangkan pada kelas kontrol hanya 75%. Pada pengujian aspek afektif dan psikomotor, rata-rata nilai hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan induktif-deduktif efektif pada hasil belajar kimia siswa MAN 1 Magelang pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan.
Jaringan kolaborasi para penulis
34 penulis · 109 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Endang Susilaningsih | State University of Semarang | 8 |
| Sri Nurhayati | State University of Semarang | 3 |
| Sri Wardani | State University of Semarang | 3 |
| Yosephine Debbie Damayanti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Woro Sumarni | State University of Semarang | 2 |
| Sri Haryani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Harjono Harjono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Saptorini - | State University of Semarang | 1 |
| Hidayah Hidzyam Diniy | State University of Semarang | 1 |
| Rr. Sri Endang Pujiastuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sudarmin Sudarmin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| F. Widhi Mahatmanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Prasetyo Listiadji | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| M. Sasmita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ellisa Auliya Ashfa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Antonius Tri Widodo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rinandar Muslimin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kasmui Kasmui | State University of Semarang | 1 |
| Nurkintan Aprilia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Winarsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Susilogati Sumarti | State University of Semarang | 1 |
| Amalina Artani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Jumaeri Jumaeri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Apriliani Arifatul Afwah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| NAUFAL LINA AZMI | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Feby Kristiansi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nila Agustia Fatimatul Hidayah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mipa Amarul Haq | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Khilda Ayu Lengkanawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Vidya Kristyowati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fina Ayu Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Amroeni Rosyada | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.