Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Komparasi Keefektifan Model Pembelajaran Collaborative Problem Solving dan Cooperative Problem Solving dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Materi Konsep Mol

Chemistry in Education · Vol. 12 No. 2 (2024) · hlm. 112–124

DOI
10.15294/chemined.v12i2.67848
ISSN
2502-6852, 2252-6609
Terbit
2024-01-23
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Berdasarkan hasil PISA tahun 2018, kemampuan siswa Indonesia masih berada dibawah rata-rata skor internasional. Perlu adanya upaya dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah salah satunya dengan melatih siswa melalui pembelajaran pemecahan masalah dalam kelompok. Pembelajaran pemecahan masalah dalam kelompok dapat dilakukan melalui pembelajaran collaborative problem solving (ColPS) dan pembelajaran cooperative problem solving (CooPS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah sebagai dampak dari penerapan kedua pembelajaran tersebut dalam materi konsep mol. Penelitian dilakukan dengan jenis quasi experiment, desain one shot case study dengan dua kelas eksperimen. Pemilihan sampel dilakukan dengan perpaduan teknik purposive sampling dan cluster random sampling. Hasil uji statistik menunjukan tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah pada materi konsep mol di kedua kelas eksperimen, dilihat dari nilai signifikasinya (0,056) yang lebih dari 0,05. Hasil kemampuan pemecahan masalah individual dan pengetahuan siswa dengan pembelajaran CooPS memiliki rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan kelas dengan pembelajaran ColPS tetapi masih dalam kategori yang sama yaitu sangat baik (79,09% > 79,07% & 90,06 > 89,79). Hasil kemampuan pemecahan masalah kolaboratif dalam kelompok kelas dengan pembelajaran ColPS rata-rata lebih tinggi dibandingkan dengan kelas dengan pembelajaran CooPS tetapi masih dalam level yang sama yaitu level 2 (67% > 54%).

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 133 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Halu Oleo
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Endang SusilaningsihState University of Semarang4
Woro SumarniState University of Semarang2
Sudarmin SudarminAfiliasi tidak diketahui2
Eko Budi SusatyoAfiliasi tidak diketahui2
Agung Tri PrasetyaState University of Semarang2
SRI WAHYUNIAfiliasi tidak diketahui2
Sigit PriatmokoState University of Semarang2
Ina AnggreaniAfiliasi tidak diketahui1
Sri NurhayatiAfiliasi tidak diketahui1
Elvara Siti AzzahraAfiliasi tidak diketahui1
Dwi RetnowatiAfiliasi tidak diketahui1
Kusoro SiadiAfiliasi tidak diketahui1
Yohanna Indah SetyaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Fera Emilia SariAfiliasi tidak diketahui1
Laily Noor IzzaAfiliasi tidak diketahui1
Nurul Huda ErvinaAfiliasi tidak diketahui1
Ida AgustianiAfiliasi tidak diketahui1
SRI REJEKIUniversitas Halu Oleo1
Min Zahrotil UmamiAfiliasi tidak diketahui1
Ersanghono KusumoAfiliasi tidak diketahui1
Ishri Arju SyafangahAfiliasi tidak diketahui1
Kumar PujiatiAfiliasi tidak diketahui1
Widya RosantiAfiliasi tidak diketahui1
Nur Rizky AmaliaAfiliasi tidak diketahui1
Oki PurwaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Supartono SupartonoAfiliasi tidak diketahui1
Nur HalimahAfiliasi tidak diketahui1
Yefta Irga KrisandaAfiliasi tidak diketahui1
Edy CahyonoState University of Semarang1
Noviana Sri RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Sri WardaniState University of Semarang1
Sri HaryaniAfiliasi tidak diketahui1
Aida Saefa FitriarieswaAfiliasi tidak diketahui1
Deluna Hayang FaistaAfiliasi tidak diketahui1
Sri KadarwatiState University of Semarang1
Lailatul BadriyahAfiliasi tidak diketahui1
Subiyanto Hadi SaputroAfiliasi tidak diketahui1
Febri Mandhurul LabibAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/chemined/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Komparasi Keefektifan Model Pembelajaran Collaborative Problem Solving dan Cooperative Problem Solving dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Materi Konsep Mol</dc:title>
	<dc:creator>Holifah, Siti Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Harjito, Harjito</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Berdasarkan hasil PISA tahun 2018, kemampuan siswa Indonesia masih berada dibawah rata-rata skor internasional. Perlu adanya upaya dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah salah satunya dengan melatih siswa melalui pembelajaran pemecahan masalah dalam kelompok. Pembelajaran pemecahan masalah dalam kelompok dapat dilakukan melalui pembelajaran collaborative problem solving (ColPS) dan pembelajaran cooperative problem solving (CooPS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah sebagai dampak dari penerapan kedua pembelajaran tersebut dalam materi konsep mol. Penelitian dilakukan dengan jenis quasi experiment, desain one shot case study dengan dua kelas eksperimen. Pemilihan sampel dilakukan dengan perpaduan teknik purposive sampling dan cluster random sampling. Hasil uji statistik menunjukan tidak terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah pada materi konsep mol di kedua kelas eksperimen, dilihat dari nilai signifikasinya (0,056) yang lebih dari 0,05. Hasil kemampuan pemecahan masalah individual dan pengetahuan siswa dengan pembelajaran CooPS memiliki rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan kelas dengan pembelajaran ColPS tetapi masih dalam kategori yang sama yaitu sangat baik (79,09% &amp;gt; 79,07% &amp;amp; 90,06 &amp;gt; 89,79). Hasil kemampuan pemecahan masalah kolaboratif dalam kelompok kelas dengan pembelajaran ColPS rata-rata lebih tinggi dibandingkan dengan kelas dengan pembelajaran CooPS tetapi masih dalam level yang sama yaitu level 2 (67% &amp;gt; 54%).</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-01-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/chemined/article/view/67848</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/chemined.v12i2.67848</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Chemistry in Education; Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023; 112-124</dc:source>
	<dc:source>2502-6852</dc:source>
	<dc:source>2252-6609</dc:source>
	<dc:source>10.15294/chemined.v12i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/chemined/article/view/67848/26327</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Chemistry in Education</dc:rights>
</oai_dc:dc>