Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengembangan Instrumen Three Tier Diagnostic Test Berbasis Multirepresentasi untuk Menganalisis Miskonsepsi Siswa pada Materi Asam Basa

Chemistry in Education · Vol. 12 No. 2 (2024) · hlm. 144–152

DOI
10.15294/chemined.v12i2.69048
ISSN
2502-6852, 2252-6609
Terbit
2024-01-23
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen three tier diagnostic test berbasis multirepresentasi untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa yang dianalisis menggunakan model Rasch. Penelitian dilakukan menggunakan desain 4D yang dikemukakan oleh Thiagarajan meliputi tahap: define, design, development, dan disseminate, namun dalam penelitian ini hanya sampai pada tahap development. Hasil validasi ahli menunjukkan instrumen tes masuk dalam kategori sangat valid dengan ratarata skor 111,3 dari total skor 120. Hasil analisis reliabilitas menggunakan model Rasch menunjukkan bahwa reliabilitas instrumen belum cukup baik. Hasil analisis miskonsepsi secara klasikal menunjukkan sebanyak 47% siswa paham konsep, 16% siswa mengalami miskonsepsi positif, 12% siswa mengalami miskonsepsi negatif, 15% siswa mengalami miskonsepsi utuh, 4% siswa kurang paham, 1% siswa kurang yakin, dan 5% siswa tidak paham konsep. Siswa secara umum memberikan respon positif terhadap instrumen tes dibuktikan dengan angket. Persentase siswa yang memberikan respon setuju dan sangat setuju yakni sebanyak 45% dan 21% pada uji skala kecil, 63% dan 14% pada uji skala besar, serta 62% dan 14% pada uji implementasi.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 237 tautan kepenulisan bersama · 13 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Airlangga
  • Walisongo State Islamic University
  • National University of Malaysia
  • Universiti Teknologi MARA
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Sri HaryaniAfiliasi tidak diketahui14
Nanik WijayatiState University of Semarang12
Sri NurhayatiState University of Semarang9
Sri WardaniState University of Semarang9
Kasmui KasmuiState University of Semarang9
Supartono SupartonoAfiliasi tidak diketahui8
Jumaeri JumaeriAfiliasi tidak diketahui8
Sri Susilogati SumartiState University of Semarang7
Woro SumarniState University of Semarang7
Murbangun NuswowatiState University of Semarang6
Sudarmin SudarminAfiliasi tidak diketahui6
Sri MursitiAfiliasi tidak diketahui5
Agung Tri PrasetyaState University of Semarang5
SRI WAHYUNIAfiliasi tidak diketahui5
Harjito HarjitoAfiliasi tidak diketahui5
Edy CahyonoState University of Semarang5
Cepi KurniawanState University of Semarang5
Yosephine Debbie DamayantiAfiliasi tidak diketahui5
Eko Budi SusatyoAfiliasi tidak diketahui4
Kasmadi Imam SupardiState University of Semarang4
Kartono KartonoUniversitas Airlangga4
Supriyadi SupriyadiAfiliasi tidak diketahui3
Triastuti SulistyaningsihAfiliasi tidak diketahui3
Sri KadarwatiState University of Semarang3
Sri Susilogati SumartiAfiliasi tidak diketahui3
Apriliana DrastisiantiWalisongo State Islamic University2
Agung Tri PrasetyaAfiliasi tidak diketahui2
Samuel Budi Wardana KusumaAfiliasi tidak diketahui2
Melinda Dwi LestariAfiliasi tidak diketahui2
Achmad BinadjaAfiliasi tidak diketahui2
Azza Khisnu AddianiAfiliasi tidak diketahui2
Nuni WidiartiState University of Semarang2
Sharipah Ruzaina Syed ArisUniversiti Teknologi MARA1
Isnaini Putri SalimnahState University of Semarang1
HarjonoState University of Semarang1
Lilia Ellany MohtarNational University of Malaysia1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/chemined/oai, pertama di-harvest 5 Nov 2026, terakhir terlihat 5 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengembangan Instrumen Three Tier Diagnostic Test Berbasis Multirepresentasi  untuk Menganalisis Miskonsepsi Siswa pada Materi Asam Basa</dc:title>
	<dc:creator>Lestari, Fina Ayu</dc:creator>
	<dc:creator>Priatmoko, Sigit</dc:creator>
	<dc:creator>Susilaningsih, Endang</dc:creator>
	<dc:creator>Harjono, Harjono</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen three tier diagnostic test berbasis multirepresentasi untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa yang dianalisis menggunakan model Rasch. Penelitian dilakukan menggunakan desain 4D yang dikemukakan oleh Thiagarajan meliputi tahap: define, design, development, dan disseminate, namun dalam penelitian ini hanya sampai pada tahap development. Hasil validasi ahli menunjukkan instrumen tes masuk dalam kategori sangat valid dengan ratarata skor 111,3 dari total skor 120. Hasil analisis reliabilitas menggunakan model Rasch menunjukkan bahwa reliabilitas instrumen belum cukup baik. Hasil analisis miskonsepsi secara klasikal menunjukkan sebanyak 47% siswa paham konsep, 16% siswa mengalami miskonsepsi positif, 12% siswa mengalami miskonsepsi negatif, 15% siswa mengalami miskonsepsi utuh, 4% siswa kurang paham, 1% siswa kurang yakin, dan 5% siswa tidak paham konsep. Siswa secara umum memberikan respon positif terhadap instrumen tes dibuktikan dengan angket. Persentase siswa yang memberikan respon setuju dan sangat setuju yakni sebanyak 45% dan 21% pada uji skala kecil, 63% dan 14% pada uji skala besar, serta 62% dan 14% pada uji implementasi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-01-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/chemined/article/view/69048</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/chemined.v12i2.69048</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Chemistry in Education; Vol 12 No 2 (2023): Terbit bulan Oktober 2023; 144-152</dc:source>
	<dc:source>2502-6852</dc:source>
	<dc:source>2252-6609</dc:source>
	<dc:source>10.15294/chemined.v12i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/chemined/article/view/69048/26331</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Chemistry in Education</dc:rights>
</oai_dc:dc>