Jurnal
Reformasi Model Perkuliahan Berbasis Lesson Study untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika · Vol. 1 (2018) · hlm. 59–68
- ISSN
- 2613-9189
- Terbit
- 2018-02-01
- Penerbit
- Jurusan Matematika FMIPA UNNES
- Bahasa
- eng
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan deskripsi pola reformasi model perkuliahan di FMIPA Unnes berbasis Lesson Study dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, pengamatan, wawancara, dan dokumen. Reformasi model perkuliahan berbasis Lesson Study dapat dilakukan dengan melaksanakan (1) Lesson Study berbasis jurusan yang penyelenggaraannya tertutup hanya diikuti observer dosen dalam satu jurusan maupun terbuka yang dapat diikuti oleh dosen beberapa jurusan di FMIPA, di Unnes bahkan dari luar Unnes, (2) Lesson Study berbasis bidang keahlian, dan (3) Lesson Study dalam bentuk workshop, seminar atau konferensi. Melalui ketiga model, observer dosen dapat berdiskusi untuk menentukan bagaimana perencanaan (plan), implementasi (do), dan refleksi (see) sehingga kemampuan berpikir kritis mahasiswa dapat berkembang. Contoh dalam implementasi perkuliahan adalah dengan memberikan umpan pertanyaan dan kesempatan mahasiswa untuk berdiskusi.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 190 tautan kepenulisan bersama · 4 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Universitas Airlangga
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Arif Widiyatmoko | State University of Semarang | 7 |
| Masrukan Masrukan | State University of Semarang | 6 |
| Kartono Kartono | Universitas Airlangga | 6 |
| Aditya Marianti | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Parmin Parmin | State University of Semarang | 5 |
| Mohammad Asikin | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| St. Budi Waluya | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Hardi Suyitno | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Novi Ratna Dewi | State University of Semarang | 3 |
| Yustinus Ulung Anggraito | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Zaenuri Zaenuri | State University of Semarang | 3 |
| Isnarto Isnarto | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Ellianawati Ellianawati | State University of Semarang | 3 |
| Adi Satrio Ardiansyah | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Nuriana Rachmani Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Mulyono Mulyono | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Amin Suyitno | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sigit Saptono | State University of Semarang | 2 |
| Murbangun Nuswowati | State University of Semarang | 2 |
| Indah Urwatin Wusqo | State University of Semarang | 2 |
| Melissa Salma Darmawan | State University of Semarang | 2 |
| Trida Ridho Fariz | State University of Semarang | 2 |
| Sri Sukaesih | State University of Semarang | 2 |
| Nuni Widiarti | State University of Semarang | 2 |
| Siti Wahyuni | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Virgania Sari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Wiyanto Wiyanto | State University of Semarang | 2 |
| Ning Setiati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Siti Harnina Bintari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sunyoto Eko Nugroho | State University of Semarang | 2 |
| Rochmad Rochmad | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nur Rahayu Utami | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Aji Purwinarko | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sudarmin Sudarmin | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sri Wardani | State University of Semarang | 2 |
| Edy Soedjoko | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.