Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pentingnya Kemampuan Literasi Matematika dan Pembentukan Kemampuan 4C dengan Strategi REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring)

PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika · Vol. 2 (2019) · hlm. 563–571

ISSN
2613-9189
Terbit
2019-02-28
Penerbit
Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Bahasa
eng

Abstrak

Literasi matematika siswa-siswi Indonesia berdasarkan penilaian PISA masih berada pada kategori rendah. Literasi matematia mencakup bagaimana siswa mampu mengetahui dan menggunakan dasar matematika untuk menyelesaikan masalah dalam konteks dunia nyata. Terlihat jelas di era millenial ini, salah satu cara untuk meningkatkan tingkat literasi siswa yaitu melalui pembelajaran. Para pendidik berlomba-lomba untuk menciptakan cara belajar siswa yang inovatif dan kreatif. Semua ini dilakukan dalam bentuk ketrampialan dalam menunjang kemampuan 4C. Salah satunya melalui strategi pembelajaran REACT, dimana dalam REACT siswa menemukan hubungan penuh makna antara ide-ide abstrak dengan penerapan di dalam konteks dunia nyata. Hal ini sesuai dengan apa yang dicari di dalam literasi matematika. Oleh karena itu, diharapkan siswa dengan segala keunikan kecerdasannya harus memiliki kemampuan literasi matematika. Dengan kemampuan literasi matematika yang dimiliki siswa, diharapkan siswa tidak hanya sekedar paham tentang rumus-rumus matematika, akan tetapi mampu mengaplikasikannya kedalam kehidupan sehari-hari. Tuntutan kemampuan siswa dalam matematika tidak sekedar kemampuan berhitung saja, akan tetapi kemampuan bernalar logis dan kritis dalam pemecahan masalah.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 175 tautan kepenulisan bersama · 4 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Airlangga
  • University of Surabaya
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Kartono KartonoUniversitas Airlangga14
Isnarto IsnartoAfiliasi tidak diketahui6
Masrukan MasrukanState University of Semarang6
Scolastika MarianiAfiliasi tidak diketahui4
Rochmad RochmadAfiliasi tidak diketahui4
Adi Nur CahyonoAfiliasi tidak diketahui4
Budi WaluyaAfiliasi tidak diketahui4
Ani RusilowatiState University of Semarang3
Mulyono MulyonoAfiliasi tidak diketahui3
Stevanus Budi WaluyaAfiliasi tidak diketahui2
Saiful RidloState University of Semarang2
Dwijanto DwijantoAfiliasi tidak diketahui2
Endang Retno WinartiAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad Dwi YantoAfiliasi tidak diketahui2
Iwan JunaediAfiliasi tidak diketahui2
Winardi WinardiUniversity of Surabaya2
Tri WahyuningsihAfiliasi tidak diketahui2
Nurkaromah DwidayatiAfiliasi tidak diketahui2
Yodie Nur HidayatAfiliasi tidak diketahui2
Tri Sri Noor AsihAfiliasi tidak diketahui2
Hendi Widi PriyonggoAfiliasi tidak diketahui2
Mohammad AsikinAfiliasi tidak diketahui2
Masjaya MasjayaAfiliasi tidak diketahui2
Walid WalidState University of Semarang2
Hardi SuyitnoAfiliasi tidak diketahui2
Dyah Rini IndriyantiState University of Semarang1
Zaenal AbidinAfiliasi tidak diketahui1
Bayu Murti SuryonegoroAfiliasi tidak diketahui1
Agung SetiawanAfiliasi tidak diketahui1
Ifan Badra WijayaAfiliasi tidak diketahui1
Marshanda Antika PutriAfiliasi tidak diketahui1
Ratna WahyuningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Zidna Nurus SakinahAfiliasi tidak diketahui1
Irfan Fajar PrihantoroAfiliasi tidak diketahui1
Emi PujiastutiState University of Semarang1
Sumliyah SumliyahAfiliasi tidak diketahui1
Nyree AniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pentingnya Kemampuan Literasi Matematika dan Pembentukan Kemampuan 4C dengan Strategi REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring)</dc:title>
	<dc:creator>Saputri, Griyani Laila</dc:creator>
	<dc:creator>Wardono, Wardono</dc:creator>
	<dc:creator>Karisudin, Iqbal</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Literasi matematika siswa-siswi Indonesia berdasarkan penilaian PISA masih berada pada kategori rendah. Literasi matematia mencakup bagaimana siswa mampu mengetahui dan menggunakan dasar matematika untuk menyelesaikan masalah dalam konteks dunia nyata. Terlihat jelas di era millenial ini, salah satu cara untuk meningkatkan tingkat literasi siswa yaitu melalui pembelajaran. Para pendidik berlomba-lomba untuk menciptakan cara belajar siswa yang inovatif dan kreatif. Semua ini dilakukan dalam bentuk ketrampialan dalam menunjang kemampuan 4C. Salah satunya melalui strategi pembelajaran REACT, dimana dalam REACT siswa menemukan hubungan penuh makna antara ide-ide abstrak dengan penerapan di dalam konteks dunia nyata. Hal ini sesuai dengan apa yang dicari di dalam literasi matematika. Oleh karena itu, diharapkan siswa dengan segala keunikan kecerdasannya harus memiliki kemampuan literasi matematika. Dengan kemampuan literasi matematika yang dimiliki siswa, diharapkan siswa tidak hanya sekedar paham tentang rumus-rumus matematika, akan tetapi mampu mengaplikasikannya kedalam kehidupan sehari-hari. Tuntutan kemampuan siswa dalam matematika tidak sekedar kemampuan berhitung saja, akan tetapi kemampuan bernalar logis dan kritis dalam pemecahan masalah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Matematika FMIPA UNNES</dc:publisher>
	<dc:date>2019-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/prisma/article/view/29056</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika; Vol 2 (2019): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika; 563-571</dc:source>
	<dc:source>2613-9189</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/prisma/article/view/29056/12795</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika</dc:rights>
</oai_dc:dc>