Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

SIPOU (Siphonosoma australe-australe): PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN PANGAN

Jurnal Fish Protech · Vol. 4 No. 1 (2021) · pp. 19–27

DOI
10.33772/jfp.v4i1.18139
ISSN
2621-1475
Published
2021-05-16
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

ABSTRACT Sipou (Siphonosoma australe-australe) or sipuncula (peanut worm) is a marine animal that can be found in the coastal areas of Toronipa, Konawe Regency, Southeast Sulawesi. Sipou has been used as food and traditional medicine. It has been researched that it has a complete nutritional content, traditionally used as a nutraceutical ingredient against tuberculosis, regulates the function of the stomach and spleen, and restores health caused by pathogens. Due to its broad benefits, Sipou is now known to have an anti-inflammatory, anti-diabetic, or antihyperglycemic function in what has been done on its extracts. Indonesia is a region that holds a wealth of various types of marine animals, one of which is sipou, which until now is still very rarely used, even the processing technology is new in the form of dry raw materials and used as food ingredients. Meanwhile, sipou research as a medicinal ingredient is still limited and Sipou products are still exported as dry whole raw materials to Asian countries. Given its potential resources, research towards industry, processing, pharmaceuticals, and health needs to be increased. The research is intended to further introduce and support various industries in increasing the added value of processing and processed Sipou which is very useful. Keywords: Foodstuffs, Sipou, processing techniquesABSTRAKSipou (Siphonosoma australe-australe) atau sipuncula (peanut worm) merupakan hewan laut yang dapat ditemui di wilayah pesisir pantai Toronipa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Sipou telah dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan pengobatan tradisional. Telah diteliti memiliki kandungan nutrisi yang lengkap, secara tradisional telah dimanfaatkan sebagai bahan nutraceutical terhadap penyakit tuberkulosis, pengatur fungsi lambung dan limpa, serta pemulihan kesehatan yang disebabkan oleh patogen. Karena manfaatnya yang cukup luas, kini sipou diketahui memiliki fungsi sebagai antiinflamasi, anti diabetes atau antihiperglikemik dalam penetian yang telah dilakukan terhadap ektraknya. Indonesia merupakan wilayah yang menyimpan kekayaan berbagai jenis hewan laut, salah satunya adalah sipou yang hingga saat ini pemanfaatannya masih sangat jarang bahkan teknologi pengolahannya baru dalam bentuk bahan baku kering dan dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Sementara penelitian sipou sebagai bahan obat masih terbatas dan produk sipou masih diekspor dalam bentuk bahan baku utuh kering ke negara-negara Asia. Mengingat sumberdayanya yang cukup potensial, maka penelitian ke arah bidang industri, pengolahan, farmasi dan kesehatan perlu ditingkatkan. Penelitian tersebut untuk lebih memperkenalkan dan mendukung berbagai industri dalam peningkatan nilai tambah dari pengolahan dan hasil olahan sipou yang sangat bermanfaat.Kata kunci: Bahan pangan, Sipou, teknik pengolahan

Collaboration network of the authors

40 authors · 99 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Kobajashi Togo IsamuAffiliation unknown21
Haslianti HasliantiAffiliation unknown10
SRI REJEKIUniversitas Halu Oleo6
SRI WAHYUNIAffiliation unknown5
Andi Besse PatadjaiAffiliation unknown5
Mohamad Nuh IbrahimAffiliation unknown4
Tamrin TamrinUniversitas Halu Oleo4
Ansharullah AnsharullahUniversitas Halu Oleo4
Mita Gebriella IntheAffiliation unknown4
Hermanto HermantoUniversitas Halu Oleo3
Nur AsyikUniversitas Halu Oleo3
Moh. Nuh IbrahimAffiliation unknown3
Arum Ayu Gustiara Absyah SalehAffiliation unknown2
Mimin Kaidah IndayaniAffiliation unknown2
Karmin KarminAffiliation unknown2
Haji SaedimanUniversitas Halu Oleo1
Surni SurniAffiliation unknown1
Salam SalamAffiliation unknown1
Karmila DawistaAffiliation unknown1
Yusra YusraAffiliation unknown1
Nita Pratiwi IdhamAffiliation unknown1
Asman AsmanAffiliation unknown1
Jusman JusmanAffiliation unknown1
Wa Ode SarinaAffiliation unknown1
Selin LolopayungAffiliation unknown1
Nur Inayah MuhtarAffiliation unknown1
Fajrin AssidikAffiliation unknown1
Erma YunikaAffiliation unknown1
Rahdi Fajar MiftahulkhairAffiliation unknown1
Ashar SuhadarAffiliation unknown1
Feti FeraAffiliation unknown1
Asriadi RahmatAffiliation unknown1
Dina DinaAffiliation unknown1
Suriani SurianiAffiliation unknown1
Yosi Ananda DewiAffiliation unknown1
Astri RahayuAffiliation unknown1
La TandaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jfp/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SIPOU (Siphonosoma australe-australe): PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN PANGAN</dc:title>
	<dc:creator>Fatimah, Shalawatun Amaliah</dc:creator>
	<dc:creator>Asnani, Asnani</dc:creator>
	<dc:creator>Suwarjoyowirayatno, Suwarjoyowirayatno</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRACT         Sipou (Siphonosoma australe-australe) or sipuncula (peanut worm) is a marine animal that can be found in the coastal areas of Toronipa, Konawe Regency, Southeast Sulawesi. Sipou has been used as food and traditional medicine. It has been researched that it has a complete nutritional content, traditionally used as a nutraceutical ingredient against tuberculosis, regulates the function of the stomach and spleen, and restores health caused by pathogens. Due to its broad benefits, Sipou is now known to have an anti-inflammatory, anti-diabetic, or antihyperglycemic function in what has been done on its extracts. Indonesia is a region that holds a wealth of various types of marine animals, one of which is sipou, which until now is still very rarely used, even the processing technology is new in the form of dry raw materials and used as food ingredients. Meanwhile, sipou research as a medicinal ingredient is still limited and Sipou products are still exported as dry whole raw materials to Asian countries. Given its potential resources, research towards industry, processing, pharmaceuticals, and health needs to be increased. The research is intended to further introduce and support various industries in increasing the added value of processing and processed Sipou which is very useful. Keywords: Foodstuffs, Sipou, processing techniquesABSTRAKSipou (Siphonosoma australe-australe) atau sipuncula (peanut worm) merupakan hewan laut yang dapat ditemui di wilayah pesisir pantai Toronipa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Sipou telah dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan pengobatan tradisional. Telah diteliti memiliki kandungan nutrisi yang lengkap, secara tradisional telah dimanfaatkan sebagai bahan nutraceutical terhadap penyakit tuberkulosis, pengatur fungsi lambung dan limpa, serta pemulihan kesehatan yang disebabkan oleh patogen. Karena manfaatnya yang cukup luas, kini sipou diketahui memiliki fungsi sebagai antiinflamasi, anti diabetes atau antihiperglikemik dalam penetian yang telah dilakukan terhadap ektraknya. Indonesia merupakan wilayah yang menyimpan kekayaan berbagai jenis hewan laut, salah satunya adalah sipou yang hingga saat ini pemanfaatannya masih sangat jarang bahkan teknologi pengolahannya baru dalam bentuk bahan baku kering dan dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Sementara penelitian sipou  sebagai bahan obat masih terbatas dan produk sipou masih diekspor dalam bentuk bahan baku utuh kering ke negara-negara Asia. Mengingat sumberdayanya yang cukup potensial, maka penelitian ke arah bidang industri, pengolahan, farmasi dan kesehatan perlu ditingkatkan. Penelitian tersebut untuk lebih memperkenalkan dan mendukung berbagai industri dalam peningkatan nilai tambah dari pengolahan dan hasil olahan sipou yang sangat bermanfaat.Kata kunci: Bahan pangan, Sipou, teknik pengolahan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-05-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jfp/article/view/18139</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jfp.v4i1.18139</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Fish Protech; Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Fish Protech Vol. 4 No. 1 April 2021; 19-27</dc:source>
	<dc:source>2621-1475</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jfp.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jfp/article/view/18139/11863</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Fish Protech</dc:rights>
</oai_dc:dc>