Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KARAKTERISTIK FISIK SURIMI IKAN NILA (Oreochromis sp. ) BERDASARKAN PERBEDAAN PROSES PENCUCIAN MENGGUNAKAN NaHCO3 DAN NaCl

Jurnal Fish Protech · Vol. 5 No. 2 (2022) · pp. 88–95

DOI
10.33772/jfp.v5i2.28303
ISSN
2621-1475
Published
2022-11-01
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik surimi ikan nila (Oreochromis sp.) dengan perbedaan proses pencucian menggunakan NaHCO3 dan NaCl. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan model Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor perlakuan yaitu pencucian lumatan daging ikan nila yang terdiri dari 4 taraf perlakuan dan masing - masing dilakukan 3 kali pengulangan, perlakuannya yaitu perlakuan A (kontrol atau tanpa NaHCO3 dan NaCl),perlakuan B (NaHCO30,4% dan NaCl 0,3%), perlakuan C (NaHCO30,5% dan NaCl 0,3%) dan perlakuanD (NaHCO30,6% dan NaCl 0,3%). Parameter fisik yang diuji yaitu rendemen, derajat putih, Water Holding Capacity (WHC), uji lipat (folding test) dan uji gigit (teeth cutting test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencucian dengan NaHCO3dan NaCl berpengaruh nyata terhadap nilai parameter fisik (kekuatan gel, derajat putih, WHC, uji lipat dan uji gigit) surimi ikan nila (p0,05). Hasil rendemen tertinggi surimi ikan nila pada perlakuanD sebesar (34,98%), sedangkan terendah pada perlakuan A (33,13%). Hasil pengukuran dari parameter fisik menunjukkan bahwa perlakuan D sebagai perlakuan terbaik dengankekuatan gel 690,24 g.cm, derajat putih 66,94%, WHC 68,46%, uji lipat 4,89 dan uji gigit 8,75. Kata Kunci: ikan nila, karakteristik fisik, NaCl, NaHCO3, surimi

Collaboration network of the authors

40 authors · 135 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Politeknik Negeri Balikpapan
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
SRI WAHYUNIAffiliation unknown10
Ansharullah AnsharullahUniversitas Halu Oleo7
Asnani AsnaniAffiliation unknown7
Nurhuda AnnaastasiaUniversitas Halu Oleo6
Tamrin TamrinUniversitas Halu Oleo5
Restu LibrianiAffiliation unknown5
Ilian ElviraAffiliation unknown5
Hermanto HermantoUniversitas Halu Oleo4
Haslianti HasliantiAffiliation unknown3
Mariani. LAffiliation unknown3
Abdul SarifinAffiliation unknown3
La Ode Abdul Fajar HasiduUniversitas Sembilanbelas November Kolaka3
RH Fitri FaradillaAffiliation unknown2
LA KARIMUNAUniversitas Halu Oleo2
faris takzimAffiliation unknown2
Muhammad Iqbal Kusumabaka RianseUniversitas Halu Oleo2
Nurmaladewi NurmaladewiUniversitas Halu Oleo2
Laode Muhamaad Hazairin NadiaAffiliation unknown2
Pipih SuptijahAffiliation unknown2
Mohamad Nuh IbrahimAffiliation unknown2
Kobajashi Togo IsamuAffiliation unknown2
KHAIRUN NISAUniversitas Halu Oleo1
La RiandaAffiliation unknown1
Abdu Rahman BacoAffiliation unknown1
Djukrana WahabAffiliation unknown1
Hadi SudarmoAffiliation unknown1
Raden Marsuki IswandiAffiliation unknown1
Rahayu Endah PurwantiAffiliation unknown1
Safitri YaniAffiliation unknown1
Mohammad Nuh IbrahimAffiliation unknown1
Yusra YusraAffiliation unknown1
Windriani Citra Lestari LolopayungAffiliation unknown1
Nur Inayah MuhtarAffiliation unknown1
Armin ArminPoliteknik Negeri Balikpapan1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jfp/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KARAKTERISTIK FISIK SURIMI IKAN NILA (Oreochromis sp. ) BERDASARKAN PERBEDAAN PROSES PENCUCIAN MENGGUNAKAN NaHCO3 DAN NaCl</dc:title>
	<dc:creator>Nadia, Laode Muhamad Hazairin</dc:creator>
	<dc:creator>Elvira, Illian</dc:creator>
	<dc:creator>Huli, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Nafilawati, Wa Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Rejeki, Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Effendy, Waode Nilda Arifiana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik surimi ikan nila (Oreochromis sp.) dengan perbedaan proses pencucian menggunakan NaHCO3 dan NaCl. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan model Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor perlakuan yaitu pencucian lumatan daging ikan nila yang terdiri dari   4 taraf perlakuan dan masing - masing dilakukan 3 kali pengulangan, perlakuannya yaitu perlakuan A (kontrol atau tanpa NaHCO3 dan NaCl),perlakuan B (NaHCO30,4% dan NaCl 0,3%), perlakuan C (NaHCO30,5% dan NaCl 0,3%) dan perlakuanD (NaHCO30,6% dan NaCl 0,3%). Parameter fisik yang diuji yaitu rendemen, derajat putih, Water Holding Capacity (WHC), uji lipat (folding test) dan uji gigit (teeth cutting test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencucian dengan NaHCO3dan NaCl berpengaruh nyata terhadap nilai parameter fisik (kekuatan gel, derajat putih, WHC, uji lipat dan uji gigit) surimi ikan nila (p0,05). Hasil rendemen tertinggi surimi ikan nila pada perlakuanD sebesar (34,98%), sedangkan terendah pada perlakuan A (33,13%). Hasil pengukuran dari parameter fisik menunjukkan bahwa perlakuan D sebagai perlakuan terbaik dengankekuatan gel 690,24 g.cm, derajat putih 66,94%, WHC 68,46%, uji lipat 4,89 dan uji gigit 8,75. Kata Kunci: ikan nila, karakteristik fisik, NaCl, NaHCO3, surimi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-11-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jfp/article/view/28303</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jfp.v5i2.28303</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Fish Protech; Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Fish Protech Vol. 5 No. 2 Oktober 2022; 88-95</dc:source>
	<dc:source>2621-1475</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jfp.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jfp/article/view/28303/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Fish Protech</dc:rights>
</oai_dc:dc>