Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

ESTIMASI STOK KARBON TANAH DI HUTAN SEULAWAH AGAM DESA PULO KEMUKIMAN LAMTEUBA KECAMATAN SEULIMUEM KABUPATEN ACEH BESAR

Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan · Vol. 5 No. 1 (2018)

DOI
10.22373/pbio.v5i1.2122
Terbit
2018-04-05
Penerbit
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
Bahasa
eng

Abstrak

Seulawah adalah salah satu gunung di Aceh yang berperan sebagai Kawasan Penyangga karena diselimuti oleh berbagai jenis tumbuhan. Keanekaragaman tumbuhan dipengaruhi salah satunya dipengaruhi oleh stok karbon tanah. Penelitian mengenai karbon tersimpan perlu dilakukan untuk mengetahui perubahan karbon tersimpan di suatu kawasan akibat penggunaan lahan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 22 Mei 2016. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui stok karbon tanah gunnung Selawah Agam. Metode penelitian dilakukan dengan metode komposit. Penelitian ini dilakukan pada 10 plot dengan masing-masing 3 titik per plot. Hasil analisis stok karbon tanah di Hutan Selawah Agam memiliki konsentrasi yang bervariasi untuk setiap plot pengamatan. Stok karbon tanah di hutan Seulawah Agam diperoleh bahwa kandungan karbon tanah tertinggi terdapat pada plot ke-9 dengan vegetasinya berupa hutan primer yaitu 5,2796 g/cm2 atau 527,96 ton/ha. Sedangkan stok karbon tanah yang terendah didapatkan pada plot ke-2 dengan vegetasinya berupa hutan sekunder yaitu 1,04656 g/cm2 atau 104,656 ton/ha.Perbedan kadar stok karbon pada tiap plot dipengarui oleh keanekaragaman jenis pohon, kandungan karbon, faktor lingkungan, dan banyaknya serasah yang ada di sekitar plot pengambilan sampel dan jenis tanah

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 122 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Semarang
  • Hasanuddin University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
SRI REJEKIUniversitas Halu Oleo15
Muhammad Syukri SadimantaraUniversitas Halu Oleo14
Ansharullah AnsharullahUniversitas Halu Oleo10
RH Fitri FaradillaAfiliasi tidak diketahui9
Mulyadi MulyadiAfiliasi tidak diketahui9
Andi KhaeruniUniversitas Halu Oleo8
Hermanto HermantoAfiliasi tidak diketahui7
Nur AsyikUniversitas Halu Oleo6
Asnani AsnaniAfiliasi tidak diketahui6
Tamrin TamrinAfiliasi tidak diketahui5
La KarimunaAfiliasi tidak diketahui4
Sigit PriatmokoState University of Semarang4
Zuraidah ZuraidahAfiliasi tidak diketahui4
Sarinah SarinahAfiliasi tidak diketahui3
Prima Endang SusilowatiAfiliasi tidak diketahui3
Rudi HartonoAfiliasi tidak diketahui3
Sri KadarwatiState University of Semarang3
Subiyanto Hadi SaputroAfiliasi tidak diketahui3
Jumaeri JumaeriAfiliasi tidak diketahui3
Nursalmi MahdiAfiliasi tidak diketahui3
Eva Nauli TaibAfiliasi tidak diketahui3
Thamrin AzisAfiliasi tidak diketahui2
Mashuni MashuniAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad Zakir MuzakkarAfiliasi tidak diketahui2
Abdu Rahman BacoAfiliasi tidak diketahui2
Kobajashi Togo IsamuAfiliasi tidak diketahui2
Zulfa SakhiyyaAfiliasi tidak diketahui2
Januarius MujiyantoAfiliasi tidak diketahui2
Rahayu Puji HaryantiAfiliasi tidak diketahui2
Yuni Dwi SusantiAfiliasi tidak diketahui2
Abdurrachman FaridiAfiliasi tidak diketahui2
Wahyuni WahyuniHasanuddin University2
Safrika SafrikaAfiliasi tidak diketahui1
Bagio BagioAfiliasi tidak diketahui1
Rezqi MaliaAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 8 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ESTIMASI STOK KARBON TANAH DI HUTAN SEULAWAH AGAM  DESA PULO KEMUKIMAN LAMTEUBA KECAMATAN  SEULIMUEM KABUPATEN ACEH BESAR</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Farija, Nurul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahmawati, Rahmawati</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Agustina, Evi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Wahyuni, Sri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hidayat, Muslich</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Seulawah adalah salah satu gunung di Aceh yang berperan sebagai Kawasan Penyangga karena diselimuti oleh berbagai jenis tumbuhan. Keanekaragaman tumbuhan dipengaruhi salah satunya dipengaruhi  oleh stok karbon tanah.  Penelitian mengenai karbon tersimpan perlu dilakukan untuk mengetahui perubahan karbon tersimpan di suatu kawasan akibat penggunaan lahan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 22 Mei 2016. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui stok karbon tanah gunnung Selawah Agam. Metode penelitian dilakukan dengan metode komposit. Penelitian ini dilakukan pada 10 plot dengan masing-masing 3 titik per plot. Hasil analisis stok karbon tanah di Hutan Selawah Agam memiliki konsentrasi yang bervariasi untuk setiap plot pengamatan. Stok karbon tanah di hutan Seulawah Agam diperoleh bahwa kandungan karbon tanah tertinggi terdapat pada plot ke-9 dengan vegetasinya  berupa hutan primer yaitu 5,2796 g/cm2 atau 527,96 ton/ha. Sedangkan stok karbon tanah yang terendah didapatkan pada plot ke-2 dengan vegetasinya berupa hutan sekunder yaitu 1,04656 g/cm2 atau 104,656 ton/ha.Perbedan kadar stok karbon pada tiap plot dipengarui oleh keanekaragaman jenis pohon, kandungan karbon, faktor lingkungan, dan banyaknya serasah  yang ada di sekitar plot pengambilan sampel dan jenis tanah</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.</dc:publisher>
	<dc:date>2018-04-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/2122</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22373/pbio.v5i1.2122</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan; Vol. 5 No. 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK V 2017</dc:source>
	<dc:source>10.22373/pbio.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/2122/1577</dc:relation>
	<dc:relation>10.22373/pbio.v5i1.2122.g1577</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Prosiding Biotik</dc:rights>
</oai_dc:dc>