Melola Discovery

← Melola Discovery

Prosiding

KENDALA, PELUANG DAN POTENSI NILAI TAMBAH DARI USAHAAGROINDUSTRI BERBASIS SAGU DI SULAWESI TENGGARA

Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal · Vol. 1 No. 1 (2019)

Published
2019-01-07
Publisher
Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala, peluang dan potensi nilai tambah dalam pengembangan agroindustry berbasis sagu di Sulawesi Tenggara. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap yaitu: FocusGroup Discussion (FGD) di sentra produksi sagu di Kabupaten Kolaka Timur, Konawe dan Konawe Selatan, ProvinsiSulawesi Tenggara; survei dan analisis untuk menetapkan lokasi prioritas dalam pengembangan usaha agroindustrisagu yang berkelanjutan. Data yang diperoleh adalah ketersediaan lahan sagu dan ketersediaan bahan baku,karakteristik usaha agroindustri, kapasitas produksi, teknologi yang digunakan, biaya produksi dan pendapatan,pemasaran produk, dan potensi nilai tambah. Penentuan lokasi yang paling potensial dalam pengembangan agroindustri sagu dilakukan dengan menggunakan metode perbandingan eksponensial (MPE). Kriteria yangdigunakan dalam analisis ini adalah ketersediaan lahan, ketersediaan bahan baku, keterampilan petani,keterampilan pengolah, potensi pasar, aspek kelembagaan, dukungan sarana dan prasarana, kemasan, keamananproduk, dan jaringan pemasaran. Hasil penelitian ini menunjukkkan bahwa kapasitas usaha agroindustri dalammengolah sagu hanya sekitar 21 – 23% dari jumlah batang potong sagu yang siap olah, skala usaha masih dalamkelas usaha mikro dan kecil, dan hanya beberapa yang masuk dalam kategori usaha kecil, teknologi produksisederhana dan semi-mekanis, kualitas produk sagu rendah. Pendapatan dari usaha ini menguntungkan danmenyediakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya. Potensi nilai tambah dari produk yang dihasilkan olehusaha agroindustri sagu ini sangat besar peluangnya, mengingat masih banyaknya kegiatan dan proses produksilanjutan yang bisa dilakukan, termasuk dengan melakukan proses pengeringan, pengemasan, dan diversifikasiproduk. Nilai tambah yang paling besar akan diperoleh jika dilakukan upaya diversifikasi melalui produksi gula cair,bioetanol, pangan olahan, dan bahan industri lainnnya. Kata kunci: Agroindustri, sagu, diversifikasi, nilai tambah.

Collaboration network of the authors

40 authors · 139 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Tamrin TamrinUniversitas Halu Oleo40
LA KARIMUNAUniversitas Halu Oleo19
RH Fitri FaradillaAffiliation unknown18
Muhammad Syukri SadimantaraUniversitas Halu Oleo17
SRI WAHYUNIAffiliation unknown17
SRI REJEKIUniversitas Halu Oleo14
Asnani AsnaniAffiliation unknown6
La RiandaAffiliation unknown5
Muhammad Zakir MuzakkarAffiliation unknown4
Suwarjoyowirayatno SuwarjoyowirayatnoAffiliation unknown4
Kobajashi Togo IsamuAffiliation unknown4
Mariani. LAffiliation unknown4
Agung Putu Agus SaputraAffiliation unknown4
Diah Islamyati HarsyamAffiliation unknown4
Haslianti HasliantiAffiliation unknown3
Sakir SakirAffiliation unknown3
Ryan HidayatAffiliation unknown2
Andi WidyantiAffiliation unknown2
Muh Syukri SadimantaraAffiliation unknown2
ADAM MALIKUniversitas Halu Oleo2
Kadir KadirAffiliation unknown2
Wulandari WulandariAffiliation unknown2
Tamrin -Affiliation unknown1
Wa Ode RatnaUniversitas Halu Oleo1
GEDE AGUS SANJAYAUniversitas Halu Oleo1
Nurhaliza NurhalizaUniversitas Halu Oleo1
MARIANI MARIANIUniversitas Halu Oleo1
SAS MITAUniversitas Halu Oleo1
KHAIRUN NISAUniversitas Halu Oleo1
H. Abdu Rahman BacoAffiliation unknown1
Azhar AnsiUniversitas Halu Oleo1
Hamrin HamrinAffiliation unknown1
Bayu HarisaktiAffiliation unknown1
Sawalludin SawalludinAffiliation unknown1
Mizan Reski ArsandiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KENDALA, PELUANG DAN POTENSI NILAI TAMBAH DARI USAHAAGROINDUSTRI BERBASIS SAGU DI SULAWESI TENGGARA</dc:title>
	<dc:creator>Ansharullah, Ansharullah</dc:creator>
	<dc:creator>Hermanto, Hermanto</dc:creator>
	<dc:creator>Baco, Abdu Rahman</dc:creator>
	<dc:creator>Asyik, Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Wahab, Djukrana</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala, peluang dan potensi nilai tambah dalam pengembangan agroindustry berbasis sagu di Sulawesi Tenggara. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap yaitu: FocusGroup Discussion (FGD) di sentra produksi sagu di Kabupaten Kolaka Timur, Konawe dan Konawe Selatan, ProvinsiSulawesi Tenggara; survei dan analisis untuk menetapkan lokasi prioritas dalam pengembangan usaha agroindustrisagu yang berkelanjutan. Data yang diperoleh adalah ketersediaan lahan sagu dan ketersediaan bahan baku,karakteristik usaha agroindustri, kapasitas produksi, teknologi yang digunakan, biaya produksi dan pendapatan,pemasaran produk, dan potensi nilai tambah. Penentuan lokasi yang paling potensial dalam pengembangan agroindustri sagu dilakukan dengan menggunakan metode perbandingan eksponensial (MPE). Kriteria yangdigunakan dalam analisis ini adalah ketersediaan lahan, ketersediaan bahan baku, keterampilan petani,keterampilan pengolah, potensi pasar, aspek kelembagaan, dukungan sarana dan prasarana, kemasan, keamananproduk, dan jaringan pemasaran. Hasil penelitian ini menunjukkkan bahwa kapasitas usaha agroindustri dalammengolah sagu hanya sekitar 21 – 23% dari jumlah batang potong sagu yang siap olah, skala usaha masih dalamkelas usaha mikro dan kecil, dan hanya beberapa yang masuk dalam kategori usaha kecil, teknologi produksisederhana dan semi-mekanis, kualitas produk sagu rendah. Pendapatan dari usaha ini menguntungkan danmenyediakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya. Potensi nilai tambah dari produk yang dihasilkan olehusaha agroindustri sagu ini sangat besar peluangnya, mengingat masih banyaknya kegiatan dan proses produksilanjutan yang bisa dilakukan, termasuk dengan melakukan proses pengeringan, pengemasan, dan diversifikasiproduk. Nilai tambah yang paling besar akan diperoleh jika dilakukan upaya diversifikasi melalui produksi gula cair,bioetanol, pangan olahan, dan bahan industri lainnnya. Kata kunci: Agroindustri, sagu, diversifikasi, nilai tambah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-01-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/5345</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal; Vol 1, No 1 (2018): Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal (SNT2BKL)</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/snt2bkl/article/view/5345/3980</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Seminar Nasional Teknologi Terapan Berbasis Kearifan Lokal</dc:rights>
</oai_dc:dc>