Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Analisis Kontribusi Pangan dan Produk Pangan Olahan Terhadap Tingkat Kecukupan Zat Gizi dan Status Gizi Pada Mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo Tahun 2019

Jurnal Sains dan Teknologi Pangan · Vol. 7 No. 4 (2022)

DOI
10.33772/jstp.v7i4.27488
ISSN
2527-6271
Published
2022-08-26
Publisher
JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO
Language
eng

Abstract

ABSTRACTThis research aims to study the relationship between socio economic status (pocket money, food expenditure, and parents' income) and the adequacy of nutrients and nutritional status of students of the Department of Food Science and Technology, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University. Food intake was obtained from interviews using a questionnaire with the diary food method. Determination of the amount of nutrient intake was done using the Nutrisurvey application. After that, determining the level of nutritional adequacy was done by comparing the total nutrient intake in 1 day with the Nutrition Adequacy Rate (RDA) in 1 day. The results showed that the fulfillment of nutrition of students with underweight, normal and overweight nutritional status was at a percentage 80%. The data shows that the level of nutritional fulfillment of students of the Department of Food Science and Technology is lacking. Except for the level of consumption of vitamin A, the average level of consumption of students with poor nutritional status, normal, and overweight are in the percentage of 82-83%, this shows that the fulfillment of vitamin A nutrition in Food Science and Technology Students is quite adequate. Processed food products contribute (15.80-15.90, 12.42-12.47, 15.52-15.57, 18.44-18.52, 17.45-17.91, 33.77- 34,) on energy, protein, fat, carbohydrates, vitamin A, and sodium. In addition, there is no relationship between socioeconomic (allowance, food expenses, and parents' income) status on the level of nutrient adequacy and nutritional status of students of the Department of Food Science and Technology, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University.Keywords: Food, nutritional status, nutritional intake, nutritional adequacy rate.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan status sosial ekonomi terhadap tingkat kecukupan zat gizi mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo. Asupan makanan diperoleh dari hasil wawancara menggunakan kuesioner dengan metode diary food. Penentuan jumlah asupan nutrisi dilakukan dengan menggunakan aplikasi Nutrisurvey. Setelah itu, penentuan tingkat kecukupan gizi dilakukan dengan membandingkan total asupan zat gizi dalam 1 hari dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dalam 1 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan nutrisi mahasiswa dengan status gizi kurang, normal dan kegemukan berada pada persentase 80%. Data ini menunjukan bahwa tingkat pemenuhan nutrisi mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan tergolong kurang. Kecuali pada tingkat konsumsi vitamin A, rata-rata tingkat konsumsi Mahasiswa dengan status gizi kurang, normal, dan kegemukan berada pada persentase 82-83%, hal ini menunjukan pemenuhan nutrisi vitamin A pada Mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan tergolong cukup. Produk pangan olahan berkontribusi sebesar (15,80-15,90, 12,42-12,47, 15,52-15,57, 18,44-18,52, 17,45-17,91, 33,77-34,) terhadap energi, protein, lemak, karbohidrat, vitamin A, dan natrium. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara status sosial ekonomi (uang saku, pengeluaran pangan, dan penghasilan orang tua) terhadap kecukupan zat gizi dan status gizi mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo.Kata kunci: Pangan, tingkat kecukupan gizi, status gizi, angka kecukupan gizi.

Collaboration network of the authors

40 authors · 130 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
SRI WAHYUNIAffiliation unknown18
Nur AsyikUniversitas Halu Oleo17
Hermanto HermantoUniversitas Halu Oleo12
LA KARIMUNAUniversitas Halu Oleo12
Muhammad Syukri SadimantaraUniversitas Halu Oleo11
Tamrin TamrinUniversitas Halu Oleo10
SRI REJEKIUniversitas Halu Oleo9
Abdu Rahman BacoAffiliation unknown8
Djukrana WahabAffiliation unknown4
Mariani. LAffiliation unknown4
Asnani AsnaniAffiliation unknown3
Andi WidyantiAffiliation unknown2
Diah Islamyati HarsyamAffiliation unknown2
Kobajashi Togo IsamuAffiliation unknown2
Restu LibrianiAffiliation unknown2
Lilis Ratna SariAffiliation unknown2
Elfira HamidsuAffiliation unknown2
Kobajashi T. IsamuAffiliation unknown2
ADAM MALIKUniversitas Halu Oleo1
KHAIRUN NISAUniversitas Halu Oleo1
Suwarjoyowirayatno SuwarjoyowirayatnoAffiliation unknown1
Wa Ode SarinaAffiliation unknown1
Ni Wayan SugiantariAffiliation unknown1
Yermia Nur Fajriani SuaibAffiliation unknown1
Stefiana Yunisa LakawaAffiliation unknown1
Maysuci AyunirAffiliation unknown1
Rina RinaAffiliation unknown1
Irmawati IrmawatiAffiliation unknown1
Andi HaerulAffiliation unknown1
Wa SarlinaAffiliation unknown1
Iin PratiwiAffiliation unknown1
Febriani SafitriAffiliation unknown1
Rana AulianaAffiliation unknown1
Samsia SamsiaAffiliation unknown1
Ari HastutiAffiliation unknown1
Nurlin NurlinAffiliation unknown1
Selvi YunitaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jstp/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Kontribusi Pangan dan Produk Pangan Olahan Terhadap Tingkat Kecukupan Zat Gizi dan Status Gizi Pada Mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo Tahun 2019</dc:title>
	<dc:creator>Dila, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Ansharullah, Ansharullah</dc:creator>
	<dc:creator>Faradilla, RH Fitri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRACTThis research aims to study the relationship between socio economic status (pocket money, food expenditure, and parents' income) and the adequacy of nutrients and nutritional status of students of the Department of Food Science and Technology, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University. Food intake was obtained from interviews using a questionnaire with the diary food method. Determination of the amount of nutrient intake was done using the Nutrisurvey application. After that, determining the level of nutritional adequacy was done by comparing the total nutrient intake in 1 day with the Nutrition Adequacy Rate (RDA) in 1 day. The results showed that the fulfillment of nutrition of students with underweight, normal and overweight nutritional status was at a percentage  80%. The data shows that the level of nutritional fulfillment of students of the Department of Food Science and Technology is lacking. Except for the level of consumption of vitamin A, the average level of consumption of students with poor nutritional status, normal, and overweight are in the percentage of 82-83%, this shows that the fulfillment of vitamin A nutrition in Food Science and Technology Students is quite adequate. Processed food products contribute (15.80-15.90, 12.42-12.47, 15.52-15.57, 18.44-18.52, 17.45-17.91, 33.77- 34,) on energy, protein, fat, carbohydrates, vitamin A, and sodium. In addition, there is no relationship between socioeconomic (allowance, food expenses, and parents' income) status on the level of nutrient adequacy and nutritional status of students of the Department of Food Science and Technology, Faculty of Agriculture, Halu Oleo University.Keywords: Food, nutritional status, nutritional intake, nutritional adequacy rate.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan status sosial ekonomi terhadap tingkat kecukupan zat gizi mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo. Asupan makanan diperoleh dari hasil wawancara menggunakan kuesioner dengan metode diary food. Penentuan jumlah asupan nutrisi dilakukan dengan menggunakan aplikasi Nutrisurvey. Setelah itu, penentuan tingkat kecukupan gizi dilakukan dengan membandingkan total asupan zat gizi dalam 1 hari dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dalam 1 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan nutrisi mahasiswa dengan status gizi kurang, normal dan kegemukan berada pada persentase  80%. Data ini menunjukan bahwa tingkat pemenuhan nutrisi mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan tergolong kurang. Kecuali pada tingkat konsumsi vitamin A, rata-rata tingkat konsumsi Mahasiswa dengan status gizi kurang, normal, dan kegemukan berada pada persentase 82-83%, hal ini menunjukan pemenuhan nutrisi vitamin A pada Mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan tergolong cukup. Produk pangan olahan berkontribusi sebesar (15,80-15,90, 12,42-12,47, 15,52-15,57, 18,44-18,52, 17,45-17,91, 33,77-34,) terhadap energi, protein, lemak, karbohidrat, vitamin A, dan natrium. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara status sosial ekonomi (uang saku, pengeluaran pangan, dan penghasilan orang tua) terhadap kecukupan zat gizi dan status gizi mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo.Kata kunci: Pangan, tingkat kecukupan gizi, status gizi, angka kecukupan gizi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-08-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jstp/article/view/27488</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jstp.v7i4.27488</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sains dan Teknologi Pangan; Vol 7, No 4 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan</dc:source>
	<dc:source>2527-6271</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jstp.v7i4</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jstp/article/view/27488/16130</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Sains dan Teknologi Pangan</dc:rights>
</oai_dc:dc>