Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGARUH FORMULASI TEPUNG KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.) DENGAN PENAMBAHAN BLONDO TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK DAN NILAI GIZI SNACK BAR

Jurnal Sains dan Teknologi Pangan · Vol. 9 No. 2 (2024)

DOI
10.33772/jstp.v9i2.47839
ISSN
2527-6271
Published
2024-04-30
Publisher
JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung kacang merah dengan penambahan blondo terhadap karakteristik organoleptik dan nilai gizi snack bar. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan yaitu 100 g tepung kacang merah dengan penambahan blondo sebanyak, A0 (0 g blondo), A1 (10 g blondo), A2 (20 g blondo), A3 (30 g blondo), dan A4 (40 g blondo). Data dianalisis menggunakan sidik ragam (Analysis of Variace), jika berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan A2 berpengaruh nyata terhadap penilaian hedonik warna 4,03 (suka), aroma 3,93 (suka) dan rasa 3,93 (suka) serta berpengaruh sangat nyata terhadap tekstur 3,63 (suka). Kandungan gizi produk snack bar pada perlakuan terpilih A2 dibandingkan kontrol memiliki kandungan protein dan lemak lebih tinggi secara signifikan, yaitu kadar protein 22,41% dan kadar lemak 19,16% sedangkan kontrol yaitu kadar protein 17,82% dan kadar lemak 16,45%. Adapun perlakuan terpilih mengandung kadar air 11,89%, kadar abu 2,17% dan kadar karbohidrat 46,50% sedangkan kontrol mengandung kadar air 9,41%, kadar abu 3,59%, dan kadar karbohidrat 50,95%. Dengan penambahan blondo sebesar 20 g maka kadar protein dan kadar lemak semakin meningkat sebaliknya semakin rendah penambahan blondo maka kadar abu dan kadar karbohidrat semakin menurun.

Collaboration network of the authors

40 authors · 130 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
SRI WAHYUNIAffiliation unknown18
Nur AsyikUniversitas Halu Oleo17
Hermanto HermantoUniversitas Halu Oleo12
LA KARIMUNAUniversitas Halu Oleo12
Muhammad Syukri SadimantaraUniversitas Halu Oleo11
Tamrin TamrinUniversitas Halu Oleo10
SRI REJEKIUniversitas Halu Oleo9
Abdu Rahman BacoAffiliation unknown8
Djukrana WahabAffiliation unknown4
Mariani. LAffiliation unknown4
Asnani AsnaniAffiliation unknown3
Andi WidyantiAffiliation unknown2
Diah Islamyati HarsyamAffiliation unknown2
Kobajashi Togo IsamuAffiliation unknown2
Restu LibrianiAffiliation unknown2
Muhammad DilaAffiliation unknown2
Lilis Ratna SariAffiliation unknown2
Kobajashi T. IsamuAffiliation unknown2
ADAM MALIKUniversitas Halu Oleo1
KHAIRUN NISAUniversitas Halu Oleo1
Suwarjoyowirayatno SuwarjoyowirayatnoAffiliation unknown1
Wa Ode SarinaAffiliation unknown1
Ni Wayan SugiantariAffiliation unknown1
Yermia Nur Fajriani SuaibAffiliation unknown1
Stefiana Yunisa LakawaAffiliation unknown1
Maysuci AyunirAffiliation unknown1
Rina RinaAffiliation unknown1
Irmawati IrmawatiAffiliation unknown1
Andi HaerulAffiliation unknown1
Wa SarlinaAffiliation unknown1
Iin PratiwiAffiliation unknown1
Febriani SafitriAffiliation unknown1
Rana AulianaAffiliation unknown1
Samsia SamsiaAffiliation unknown1
Ari HastutiAffiliation unknown1
Nurlin NurlinAffiliation unknown1
Selvi YunitaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jstp/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH FORMULASI TEPUNG KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L.) DENGAN PENAMBAHAN BLONDO TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK DAN NILAI GIZI SNACK BAR</dc:title>
	<dc:creator>Aulia, Alung Magfira</dc:creator>
	<dc:creator>Ansharullah, Ansharullah</dc:creator>
	<dc:creator>Faradilla, RH Fitri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung kacang merah dengan penambahan blondo terhadap karakteristik organoleptik dan nilai gizi snack bar. Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan yaitu 100 g tepung kacang merah dengan penambahan blondo sebanyak, A0 (0 g blondo), A1 (10 g blondo), A2 (20 g blondo), A3 (30 g blondo), dan A4 (40 g blondo). Data dianalisis  menggunakan sidik ragam (Analysis of Variace), jika berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan A2 berpengaruh nyata terhadap penilaian hedonik warna 4,03 (suka), aroma 3,93 (suka) dan rasa 3,93 (suka) serta berpengaruh sangat nyata terhadap tekstur 3,63 (suka). Kandungan gizi produk snack bar pada perlakuan terpilih A2 dibandingkan kontrol memiliki kandungan protein dan lemak lebih tinggi secara signifikan, yaitu kadar protein 22,41% dan kadar lemak 19,16% sedangkan kontrol yaitu kadar protein 17,82% dan kadar lemak 16,45%. Adapun perlakuan terpilih mengandung kadar air 11,89%, kadar abu 2,17% dan kadar karbohidrat 46,50% sedangkan kontrol mengandung kadar air 9,41%, kadar abu 3,59%, dan kadar karbohidrat 50,95%. Dengan penambahan blondo sebesar 20 g maka kadar protein dan kadar lemak semakin meningkat sebaliknya semakin rendah penambahan blondo maka kadar abu dan kadar karbohidrat semakin menurun.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2024-04-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jstp/article/view/47839</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jstp.v9i2.47839</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sains dan Teknologi Pangan; Vol 9, No 2 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan</dc:source>
	<dc:source>2527-6271</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jstp.v9i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jstp/article/view/47839/20083</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2024 Jurnal Sains dan Teknologi Pangan</dc:rights>
</oai_dc:dc>